30/06/2021
Mas dikooooooo๐ญ
Sapaan akrab almarhum MUHAMMAD SHODIQโ dari kawan kerabat serta sahabat.
Banyak yang menangis haru tapi tak sedikit yang tiba-tiba mengingat moment kebersamaan dengan beliau dimasa berkiprahnya menjadi ketua icc di tahun 2015 hingga tahun 2017.
Karya serta gebrakan sambung semangat kolaborasi dengan beberapa instansi dan instrumen-instrumen pemerintahan korea dan indonesia banyak beliau gaungkan .
Hingga pada saat kembali ketanah airpun ia masih berjuang dengan impian-impian yang dihasratinya.
Hingga diakhir waktu almarhum sempat menulis postingan di facebook
โSunyi, sepi, kosong..
Perasaan yang seolah melekat dijiwaku
Perasaan yang terus menghantui di kala gelap malamku
Perasaan yang sepertinya enggan pergi dariku
Perasaan yang secara perlahan membunuh jiwaku
Perasaan yang mulai mematikan rasaku
Aku tak dapat mengontrolnya
Aku pun tak dapat melawannya
Seberapa usahaku tuk mengenyahkannya
Seakan rasa itu telah menguasai diriku yang lemah ini
Lama sudah rasanya aku termenung
Pada kegelapan tak bertepi,
Pada kesunyian cahaya terang
Aku tersungkur di tepi jalan,
Berharap kan ada seorang yang menolongku,
Namun tak satupun kulihat seorang menoleh untukku,
Aku telah kehilangan arah.
Hanya diriku yang mampu mengubahnya, namun harus kuakui...
Aku tak sanggup tuk mengubahnya,
Bukan diriku tak ingin berubah, hanya waktu tak merelakan
Bukan lagi cahaya terang membasahi ku,
Hanya kegelapan hitam menerpa setiap arah jalanku,
Aku tersungkap pada sebuah tepi jurang penyesalan,
Dan kali ini dengan tangis pilu melengking,
Kesepian, kehampaan
Seiring bergantian mendatangi hariku yang kelam
Tanpa ku tahu sebabnya
Ingin sekali rasanya aku lepas dari kegundahan ini
Ingin sekali rasanya menang melawan kesedihan ini
Dan menggantikan semua dengan kebahagiaan
Sehingga hati aku peka akan rasa bahagia
Tapi semakin aku mencoba, aku tak mendapatkannya
Relungku berteriak, Mengapa?
Mungkin memang takdir tak berpihak kepadaku
Sehingga ku tak yakin semua akan indah pada waktunya
Hasbunallah Wani'mal Wakil Ni'mal Maula Wani'man Nasirโ
Entah apalah yang beliau rasa dan pikir saat itu seolah membuat salam perpisahan untuk kita semua
Dan kini hanya Kiriman doa untukmu.
Selamat jalan mas Diko semoga kau beristirahat dengan damai