Portal Karir

Portal Karir a web portal for job seekers in districts in Indonesia

Permanently closed.
23/09/2025

Pernah dengar istilah "Serious Need Pleasure"?
Mungkin jarang ya, karena ini bukan istilah resmi psikologi. Tapi, frasa ini nunjukkin sesuatu yang kita banget: manusia itu punya kebutuhan serius akan rasa senang. It’s wired in us!

Menurut Sigmund Freud, ini disebut Prinsip Kesenangan (Pleasure Principle). Secara naluriah, kita akan selalu mengejar apa yang bikin nyaman dan menghindari yang bikin sakit. Simpel, kan?

Tapi, "rasa senang" itu ternyata ada dua jenis, lho. Coba cek, kamu lebih sering cari yang mana?

1. Kesenangan Hedonis (Hedonia)
Ini adalah kesenangan instan yang bikin kita happy saat itu juga. Sifatnya jangka pendek dan biasanya dari panca indera.
Contoh:

Makan es krim di hari yang panas 🍦
Dapat diskon pas belanja online πŸ’Έ

Nggak salah kok ngejar ini, seru! Tapi kalau kebablasan, kita bisa kena "Hedonic Treadmill": butuh dosis senang yang makin tinggi buat ngerasain bahagia yang sama. Capek, kan?

2. Kepuasan Eudaimonis (Eudaimonia) 🌱
Ini adalah rasa puas yang lebih dalam dan tahan lama. Datangnya dari pertumbuhan diri, pencapaian, dan hidup yang bermakna. Prosesnya nggak selalu "enak", tapi hasilnya... lega banget.
Contoh:
Akhirnya lulus setelah berbulan-bulan ngerjain skripsi
Bisa lari 5K setelah rutin latihan tiap sore
Membantu teman yang lagi kesusahan

Nah, "kebutuhan akan kesenangan" ini juga bisa punya sisi gelap kalau kita salah mengartikannya. Misalnya, jadi seorang people-pleaser yang selalu bilang "iya" demi dapat validasi dan menghindari konflik. Padahal, yang dikorbanin kebutuhan diri sendiri.

Jadi, gimana cara sehatnya?
✨ Kenali Kebutuhanmu: Sadari kapan kamu butuh hiburan instan (hedonis) dan kapan kamu butuh pemenuhan diri (eudaimonis).
✨ Nikmati Momen: Latih mindfulness. Kalau lagi makan enak, ya nikmati rasanya. Jangan sambil scroll HP.
✨ Tetapkan Batasan: Berani bilang "tidak" itu bukan egois, tapi bentuk sayang sama diri sendiri.

Intinya, hidup yang seimbang itu butuh keduanya. Butuh nonton series sampai pagi, tapi juga butuh ngerjain tugas yang bikin kita berkembang.

Kalau kamu, hari ini lagi butuh kesenangan tipe yang mana nih? Coba share di komentar! πŸ‘‡

12/09/2025
22/08/2025

Percaya Diri Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dibangun!

Merasa minder kadang menghampiri siapa saja? Tenang, itu wajar! Kepercayaan diri itu bukan sifat bawaan lahir, tapi keterampilan yang bisa diasah. Yuk, coba tips ringan ini:

Bicara Baik ke Diri Sendiri: Ganti kritik keras dengan afirmasi positif. Alih-alih "Aku pasti gagal," coba "Aku sudah berusaha maksimal." Perlahan, percakapan internal yang baik akan membangun fondasi kepercayaan. πŸ’¬

Atur Postur & Penampilan: Berdiri tegak, bahu terbuka, dan senyum! Postur percaya diri ternyata bisa memicu rasa percaya diri. Jangan lupa berpakaian rapi dan nyaman, membuatmu merasa siap menghadapi hari.

Rayakan Kemenangan Kecil: Selesaikan tugas harian? Berani ngobrol? Itu prestasi! Akui dan apresiasi diri. Fokus pada kemajuan, bukan kesempurnaan. Setiap langkah kecil itu penting.

Siapkan & Rawat Diri: Persiapan matang mengurangi rasa cemas. Pelajari materimu, latih presentasi. Juga, jaga kesehatan fisik dan mental. Tidur cukup, makan bergizi, luangkan waktu untuk relaksasi. Tubuh dan pikiran sehat mendukung rasa percaya.

Berani Mencoba & Belajar dari Gagal: Keluar dari zona nyaman! Terima tantangan baru, meski kecil. Jika gagal, jangan menyalahkan diri. Anggap sebagai pembelajaran berharga. Setiap usaha adalah bukti keberanian. πŸš€

Kunci Utamanya: Konsistensi dan Kesabaran. Percaya diri itu seperti otot, perlu dilatih setiap hari. Mulai dari hal sederhana, perlahan tapi pasti, kamu akan melihat perubahannya. Kamu lebih kuat dan mampu dari yang kamu kira!

Address

Surakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Portal Karir posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Portal Karir:

Share