31/08/2017
Buat yg besok mau nyate, siapkan tungku pembakaran, arang yg bagus, kipas angin dan lading atau pisau dapur yg tajam, jgn lupa siapkan jg tusuk satenya yg higienis, minyak gajih, slada atau timun, tomat, brambang atau bawang bombay dan lombok rawitnya. Iris daging dgn pisau yg tajam dgn cara pisau menghadap keatas lalu daging dipegang dgn kedua tangan dan gesekan searah kebelakang atau kedepan sekali iris atau sekali potong agar tekstur daging tdk rusak. Pd umumnya org memotong daging seperti memotong sayur, daging dipegang dgn tangan kiri dan pisau ditangan kanan, hasilnya akan merusak tekstur daging krn dipotong dgn gerakan maju mundur (diiris-iris), maka jk sdh dibakar rasa sate menjadi tdk khas lg gak enak krn rusaknya tekstur daging. Celupkan kedalam minyak gajih lalu bakar dgn bara api arang yg merata, agar matang dgn rata gunakan kipas dan balik sebelum gosong, bakar setengah matang lalu celupkan kembali kedalam minyak gajih yg sdh dicampur kecap agar aroma sate tdk hilang, jgn terlalu kering membakar krn hasilnya akan terasa keras (alot). Untuk daging dari hewan yg usianya tua sebaiknya buntel atau bungkus dulu selama 30 menit dgn daun gandul atau biasa disebut daun kates. Ada jg yg merendamnya menggunakan parutan nanas agar daging menjadi empuk. Terserah pilihan anda yg disuka yg mana. Jika sdh matang hidangkan dgn menambahkan sayuran slada / timun, tomat, bawang dan cabe lalu tambahkan kecap yg kental, dan bagus. Mereknya kecap apa saja yg penting kecap nomer 1 krn ternyata tdk ada kecap nomor 2. Selmt menikmati bersama keluarga anda tercinta.
***TIPS By : GrahaAqiqah.com
MamaResto.com***