AGROUPMI merupakan singkatan dari Aksi Gotong Royong Usaha Pemuda Membangun Indonesia, melalui pengembangan konsep gotong royong ( kebersamaan ), dengan semangat dan jiwa gotong royong kita wujudkan masyarakat yang mandiri, dinamis dan sejahtera. Kilas AGROUPMI
AKSI GOTONG ROYONG USAHA PEMUDA MEMBANGUN INDONESIA selanjutnya disingkat “ AGROUP’MI ” didirikan di Kota Pekanbaru
adalah Perkumpul
an Profesional Muda yang terdiri dari berbagai
disiplin ilmu, Perkumpulan Profesional yang sudah memiliki
pengetahuan dan pengalaman yang cukup di berbagai bidang
pekerjaan Dunia Usaha ; Barang dan Jasa, Perkumpulan Pelaku
Kesamaan Jasa, Perdagangan, Produsen dan Industriawan,
Pertambangan, Perikanan, Perkebunan dan Pertanian di Indonesia
sebagai Lembaga yang bersifat terbuka, mandiri dan independen. AGROUP’MI Bertujuan :
1.Menghimpun, membina dan mengembangkan potensi sumberdaya
Pemuda Bangsa menjadi lebih tangguh, berdaya saing, profesional
dan mandiri.
2.Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memadukan
keterkaitan antar pelaku usaha, antar-sektor, antar skala usaha,
dan antar daerah.
3.Mengembangkan agribisnis terpadu berbasis budidaya varietas
tanaman unggul melalui kerjasama di bidang ekonomi, pendidikan,
ilmu pengetahuan dan teknologi.
4.Mewujudkan kedaulatan pangan dan energy terbarukan guna
menopang perekonomian Indonesia yang kuat dan dengan iklim
usaha yang sehat, dinamis, harmonis, berkualitas dan bermartabat.
5.Mewujudkan tujuan Kemerdekaan Republik Indonesia berdasarkan
Pancasila dan UUD 1945 dengan berperan aktif dalam seluruh
proses pembangunan nasional. AGROUP’MI berfungsi sebagai wadah pembinaan, pelatihan,
komunikasi, informasi, konsultasi, fasilitasi, advokasi dan representasi
para pemuda dan para pelaku usaha, produsen dan industri dalam
rangka mewujudkan kesejahteraan yang bertumpu pada sumber
daya nasional yang memadukan secara seimbang keterkaitan antar potensi ekonomi, yaitu antarsektor, antar skala usaha, dan antar
daerah dalam segala aspek pembangunan nasional. solusi kreatif terhadap :
• Ancaman menipisnya deposit sumber energi yang berbasis fosil,
dan sudah seharusnya kita menggunakan energy Terbarukan yaitu
bahan bakar nabati berbasis ethanol.
• Dahsyatnya pertumbuhan jumlah penduduk yang berdampak pada
semakin sulitnya sumber pangan, sehingga diperlukan tanaman
pangan alternatif selain beras.
• Dan semakin tingginya jumlah angkatan kerja, sehingga terus
bertambah meningkat tajam angka pengangguran, untuk itu harus
lebih banyaknya lagi wirausahawan muda/Enterpreneur muda.
• Begitu dahsyatnya jasa, pengetahuan dan pengalaman para orang
tua kita, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaga
/merawat mereka ke arah Lansia menuju Surga.
• Tingginya angka Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya, dan
meninggalnya orang yang menjadi tumpuan keluarga, sehingga
menambah jumlah penduduk yang miskin, dan sudah menjadi
kewajiban kita untuk memperhatikan, memberikan bantuan,
menjaga dan memelihara anak yatim dan para janda.