Berangkat dari kesadaran dan semangat mahasiswa STAIN Pamekasan, yang pada saat itu masih menjadi cabang dari IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan pada saat itu p**a masih Cabang IAIN Sunan Ampel Pamekasan ini masih mempunyai satu fakultas yaitu hanya fakultas TARBIYAH. Makmun Syai yang pada saat itu menjabat sebagai ketua senat, akhirnya juga berusaha untuk mendirikan UKM SB (Seni dan Budaya) dengan me
ngadakan kerja sama dengan para aktifis kampus lainnya,yakni untuk mengajukan inisiatif tersebut pada Dekan IAIN Sunan Ampel Pamekasan untuk mengajukan pendirian UKM SB pada saat itu. Namun pengajuan tersebut tidak langsung diterima oleh dekan IAIN Sunan Ampel Pamekasan pada saat itu, karena beberapa alasan,yang salah satunya adalah komunitas SB khususnya komunitas teater masih belum bisa sepenuhnya diterima dilingkungan kampus pada saat itu, namun meskipun begitu para aktifis kampus pada saat itu tidak putus asa untuk mendirikan UKM SB tersebut, yang pada akhirnya dengan beberapa kali pengajuan, usaha mereka diterima sehingga akhirnya lahirlah UKM SB dan pada saat itu p**a TEATER FATARIA Lahir tepatnya pada tanggal, 11 Desember 1991. Setelah itu para aktifis kampus tersebut dengan segera mengadakan rapat untuk penentuan nama teater IAIN Sunan Apel Pamekasan ini. Pada sat itu p**a perdebatan alot terjadi, dan nama yang diajukan ada dua opsi yaitu FATAR (Fakultas Tarbiyah) dan FATARIA (Fakultas Tarbiyah IAIN),dengan perdebatan alot akhirnya FATARIA yang disahkan menjadi nama teater IAIN Sunan Ampel Pamekasan. Teater fataria Mengemban Visi Menjadikan Teater Fataria sebagai Organisasi Seni kampus terdepan serta dapat melaksanakan Tri Dharma PerguruanTinggi.