22/11/2014
...mari kita beri selamat pada malam' Selamat Malam...
sedikit renungan untuk kita semua'____
Nyanyian Abang Becak-
Wiji Thukul
jika harga minyak mundhak,simbok semakin ajeg berkelahi sama bapak
harga minyak mundhak lombok-lombok akan mundhak,sandang pangan akan mundhak
maka terpaksa tukang-tukang lebon,lintah darat bank plecit tukang kredit harus dilayani
siapa tidak marah bila kebutuhan hidup semakin mendesak,seribu lima ratus uang belanja tertinggi dari bapak untuk simbok
siapa bisa mencukupi,sedangkan kebutuhan hidup semakin mendesak
maka simbok pun mencak-mencak:
βpak-pak anak kita kebacut metu papat lho!β
βbayaran sekolahnya anak-anak nunggak lho!β
βsi Penceng muntah ngising, perutku malah sudah isi lagi
dan sesuk Selasa Pon ono sumbangan maneh si Sebloh dadi manten!β
jika BBM kembali menginjak
namun juga masih disebut langkah-langkah kebijaksanaan
maka aku tidak akan lagi memohon pembangunan
nasib....
kepadamu duh pangeran duh gusti
sebab nasib adalah permainan kekuasaan.lampu butuh menyala, menyala butuh minyak.perut butuh kenyang, kenyang butuh diisi
namun bapak cuma abang becak!
maka apabila becak pusaka keluarga pulang tanpa membawa uang
simbok akan kembali mengajak berkelahi bapak.
Solo, 1984