BNKP Pos pelayanan Fanta PT.Mutiara Agam-Padang

BNKP Pos pelayanan Fanta PT.Mutiara Agam-Padang mari berbagi dengan iman anak-anak Yesus kristus.jarak tak memisahkan kita.

23/12/2017

Natal kita tak boleh dirayakan diwilayah Mutiara Agam-SumBar,namun jemaat jangan berkecil hati karna perayaan itu hanya sebuah seremonia semata.yg sesungguhnya natal adalah mengingatkan kita akan lahirnya Yesus kristus sebagai penebus dosa umat-Nya.
Selamat Natal 25-12-2017
Dan
Selamat Tahun Baru 01-01-2018
Mohon maaf lahir dan bathin.
GBU

24/11/2017
Selalu dihati
15/10/2017

Selalu dihati

Karna Kristen itu damai.yg setuju katakan yes
16/09/2017

Karna Kristen itu damai.yg setuju katakan yes

21/05/2017

Bersatulah menghadapi situasi bangsa seperti ini. lidi yg cerai berai akan mudah patah jika dikumpulkan menjadi satu dia akan menjadi kuat dan tak terpatahkan lg.umat kristen umat yg dikasihi Yesus Kristus umat penuh damai dan bermuara Kasih.umat kristen mengakui Presiden,Gubernur,bupati dan smua aparatur Negaranya.berjalanlah diatas nilai2 kristen sejati agar termulialah nama Bapa disurga.biarlah mereka mencemooh kita,mengkafirkan kita bahkan membakar tempat ibadah kita.Tahan diri!!!.biarlah?.krn iblis sedang mencoba iman kita.Tuhan Yesus menyertai kita...

11/04/2017

Berpolitik dari kacamata PERJANJIAN BARU

Dalam Yohanes 17, Yesus berdoa agar Bapa tidak mengambil para pengikut-Nya dari dunia. Ia meminta kepada Bapa untuk menguduskan mereka dengan kebenaran yakni dalam kebenaran dan keadilan. Yesus menghendaki mereka menjadi terang dan garam dunia ( Mat 5:13-16). Dengan menyimak kata dunia yang dapat berupa kosmos (tempat manusia hidup) dan aion (sistem atau struktur), kehadiran pengikut Kristus harus menjadi berkat bagi manusia dan lingkungannya, serta bagi sistem (sosial, politik, ekonomi, pertahanan keamanan dan budaya) dalam hal ini, masyarakat Kristen harus berperan serta secara aktif dalam pembangunan politik bangsa untuk menciptakan masyarakat baru yang berdasarkan hukum keadilan. Kehadiran umat Kristen dalam dunia ini mempunyai tugas khusus sebagai penegak kebenaran dan keadilan melalui suara kenabian. Dengan demikian masyarakat Kristen harus berada di dalam dunia untuk menyaksikan Injil keselamatan dan memperbarui sistem pemerintahan melalui perjuangan politik yang bersifat dialogis. Sebagai terang dan garam, para pengikut Yesus tidak bersifat eksklusif dan harus mampu hidup bersama dengan golongan masyarakat lainnya.
Agar pemerintah dapat menjalankan tugasnya dengan bertanggung jawab, orang Kristen sebagai warga gereja dan juga sebagai warga negara yang bertanggung jawab harus ikut berpartisipasi secara aktif dalam proses pembangunan bangsa. Dalam Markus 12:17, Yesus berkata, "Berikanlah kepada kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada kaisar dan kepada Allah yang wajib kamu berikan kepada Allah". Yesus menuntut keseimbangan dalam bertindak. Ia menekankan keseimbangan hukum moral dan hukum. Yesus mengajar murid-muridNya untuk bertindak adil, artinya memberikan kepada pemerintah dan Allah sesuai dengan hak dan tanggung jawabnya.
Salah satu bentuk partisipasi Kristen adalah mendoakan pemerintah. Rasul Paulus berkata, "Naikkan permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang, untuk raja-raja dan untuk semua pembesar, agar kita dapat hidup tenang dan tentram dalam segala kesalehan dan kehormatan" ( 1Tim 2:1-2). Yesus pun meminta agar para murid-Nya mendoakan para penguasa supaya mereka tidak memerintah dengan tangan besi, tetapi dengan kebenaran, keadilan, kejujuran dan ketulusan ( Mrk 10:41-45).
Dalam Roma 13:4, Rasul Paulus berkata bahwa pemerintah adalah hamba Allah, dan orang Kristen harus takluk kepadanya. Pemerintah, sebagai hamba Allah, berjuang untuk keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat tanpa memandang latar belakang golongan. Pemerintah dipanggil sebagai pelayan Tuhan yang melayani dan bertanggung jawab. Pemerintah harus menjalankan kuasa berdasarkan kebenaran dan keadilan. Sebagai hamba Allah, para penguasa tidak boleh memerintah dengan kekerasan dan tangan besi ( Mrk 10:41-45).
Sebagai seorang hamba kebenaran dan keadilan, Yesus menganjurkan kepada para pengikutnya tidak memerintah dengan kekerasan dan tangan besi. Ia berharap agar murid-muridNya tidak berkolusi dengan siapapun, dan juga tidak melibatkan diri dalam tindakan manipulasi dan korupsi. Dari semua tindakan-Nya, Yesus menunjukkan keberpihakanNya kepada golongan miskin dan tertindas. Yesus tidak mau berkolusi dengan golongan Farisi, Saduki dan ahli Taurat untuk menindas kaum lemah. Ia menuntut agar mereka menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etis dalam semua bidang kehidupan sehingga semua tindakan mereka dapat dipertanggungjawabkan kepada Allah dan sesama. Tanggung jawab moral kepada Allah dan tanggung jawab etis kepada sesama ini bersifat integral.
Tunduk kepada pemerintah juga bukan berarti melakukan semua perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma kebenaran dan keadilan. Yesus meminta para pengikut-Nya untuk berdiri tegak di atas kebenaran dan keadilan serta tetap berusaha menyuarakan suara kenabian dalam situasi apapun, seperti yang telah dilakukan para nabi dan juga oleh Yohanes Pembaptis. Kehadiran murid Yesus di tengah masyarakat akan menjadi garam dan terang, dan berusaha menghadirkan misi Kerajaan Allah ( Luk 4:18-19) secara utuh, serta berpijak pada Matius 22:37-39, "mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri".
Mengasihi sesama manusia telah diterjemahkan oleh Petrus dengan "kasih akan saudara-saudara dan kasih akan semua orang" ( 2Ptr 1:7). Oleh karenanya, pengikut Yesus tidak hanya berjuang untuk golongannya sendiri, melainkan untuk semua golongan manusia. Hal ini telah dibuktikan oleh Yesus sendiri ketika Ia memberi makan lima ribu dan juga empat ribu orang, menyembuhkan orang sakit, dan melayani manusia tanpa membedakan warna kulit. Dengan demikian, pemuridan tidak hanya dimengerti dari satu sisi saja - yaitu dari sudut keselamatan jiwa - tetapi juga dari sisi-sisi lain seperti menyampaikan kabar baik kepada orang miskin, memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, memulihkan penglihatan bagi orang-orang buta, membebaskan orang-orang tertindas, dan memberitakan tahun rahmat Tuhan. Maka misi kristiani mencakup pelayanan Injil keselamatan, penegakan keadilan sosial, pengentasan kemiskinan, pengangkatan harkat dan martabat manusia melalui perjuangan HAM, percepatan pembangunan bangsa, dan pelestarian lingkungan hidup.
Gereja dan orang Kristen harus mampu mengupayakan penafsiran yang komprehensif holistik terhadap Mat 28:19-20, Mrk 10:41-45 dan 16:15-16, Luk 4:18-19, Yoh 17, agar mampu melaksanakan misi Allah yang dijalankan oleh Yesus Kristus, dan dimandatkan kepada setiap orang Kristen. Gereja Tuhan, sebagai persekutuan orang percaya, umat Allah, dan masyarakat gereja, yang dikepalai oleh Yesus Kristus sendiri, mempunyai tugas khusus sebagai saksi Kristus dalam memprakarsai lahirnya masyarakat baru yang berasaskan kebenaran dan keadilan. Masyarakat Kristen berfungsi sebagai terang dan garam dunia. Menjadi orang Kristen berarti siap mengemban misi Kristus, menjadi terang di tengah-tengah kegelapan dan menjadi saksi Kristus di tengah-tengah dunia yang bengkok. Istilah "dunia" dapat dihubungkan dengan kejahatan struktural seperti rekayasa politik, kekuasaan, peradilan dan semua bentuk rekayasa yang merugikan masyarakat. Dalam konteks itulah masyarakat Kristen harus menjadi terang dan garam.
Dengan demikian tugas panggilan Gereja dalam bidang politik menjadi jelas yaitu menegakkan keadilan di bumi Indonesia. Hal-hal yang perlu dipikirkan dan diperjuangkan adalah sebagai berikut:
1. Melindungi dan menghargai manusia sebagai ciptaan Allah.
2. Mempromosikan dan menghargai harkat dan martabat manusia sebagai ciptaan Allah.
3. Mempromosikan dan memperjuangkan persamaan hak manusia.
4. Memperjuangkan hak dan kemerdekaan seseorang untuk memilih dan dipilih.
5. Memperjuangkan hak asasi beribadah dan bersekutu.
6. Berdampingan dengan suku-suku bangsa melaksanakan pembangunan bangsa.
7. Memperjuangkan kebenaran dan keadilan bagi seluruh warga negara Indonesia.
8. Memperjuangkan iklim demokrasi yang sehat berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
9. Berjuang untuk mengentaskan kemiskinan melalui perjuangan menegakkan keadilan hukum.
Dalam melaksanakan tugas yang berat seperti ini, Gereja sebagai tubuh Kristus masih mempunyai beban yang berat untuk menata diri sendiri. Keberadaan gereja masih terlalu primordial, egois, eksklusif dan terpecah belah. Masyarakat Kristen belum mampu berpolitik dan berdialog, masih berkompetisi antar denomisasi karena didorong oleh rasa superioritasnya.
Oleh karena itu, Gereja Tuhan juga harus berani dan mampu menilai diri sendiri serta mawas diri dan bertobat sehingga mampu menjadi pelaku Firman Allah secara bertanggung jawab. Gereja sebagai agen Kerajaan Allah harus berjuang keras mewujudkan kebenaran dan keadilan. Sebagai agen pembaru, gereja turut bertanggung jawab menerangi dan memperbarui sistem dan struktur sosial yang sudah terpolusi oleh dosa. Di satu pihak, gereja perlu membenahi diri agar terjadi persekutuan doa persatuan, tetapi di lain pihak, gereja harus turut berjuang membela keadilan, pemerataan ekonomi dan menciptakan kestabilan politik. Dengan prinsip ini, Gereja Tuhan dan masyarakat Kristen tidak akan melakukan tindakan-tindakan korupsi, kolusi, manipulasi, kronisme dan nepotisme.

24/03/2017

Kepemimpinan
Para pemimpin yang efektif memberikan delegasi tugas dan menunjukkan terima kasih atas pekerjaan orang-orang lain. Ada dalam Alkitab,�Musa memeriksa segalanya dan melihat bahwa mereka telah membuatnya tepat seperti yang diperintahkan TUHAN. Lalu Musa memberkati mereka� (Keluaran 39:43, BIS).
Para pemimpin yang efektif menyadari keterbatasan mereka. Ada dalam Alkitab,�Musa berkata kepada bangsa itu, "Waktu kita berada di Gunung Sinai, saya berkata kepadamu: Tanggung jawab untuk memimpin kamu terlalu berat bagi saya. Saya tak dapat melakukannya seorang diri� (Ulangan 1:9, BIS).
Pemimpin sejati adalah pelayan. Ada dalam Alkitab,�Yesus berkata kepada mereka, "Raja-raja bangsa yang tidak mengenal Allah menindas rakyatnya, dan penguasa-penguasanya disebut 'Pelindung Rakyat'. Tetapi kalian tidak boleh begitu. Sebaliknya, orang yang terbesar di antaramu harus menjadi seperti yang terkecil, dan pemimpin haruslah menjadi seperti pelayan� (Lukas 22:25, BIS).
Para pemimpin seharusnya menjadi teladan dalam kerja keras. Ada dalam Alkitab,�Kerjakanlah segala tugasmu dengan sekuat tenaga. Sebab nanti tak ada lagi pikiran atau kerja. Tak ada ilmu atau hikmat di dunia orang mati. Dan ke sanalah engkau akan pergi� (Pengkhotbah 9:10, BIS).
Perlakukanlah orang-orang yang berada di bawah pimpinanmu seperti yang engkau mau mereka perlakukan terhadap dirimu. Ada dalam Alkitab,�Perlakukanlah orang lain seperti kalian ingin diperlakukan oleh mereka� (Lukas 6:31, BIS). Menjadi seorang pemimpin tidaklah selalu gampang, tetapi jangan menyerah. Ada dalam Alkitab,�Tetapi kamu harus tabah dan berani. Usahamu akan berhasil" (2 Tawarikh 15:7, BIS).
Seorang pemimpin yang baik akan mendengar petunjuk-petunjuk Allah. Ada dalam Alkitab,�Bila kamu menyimpang dari jalan, di belakangmu akan terdengar suara-Nya yang berkata, �Inilah jalannya; ikutlah jalan ini�� (Yesaya 30:21, BIS).
Bagaimanakah seharusnya seorang pemimpin jemaat Allah? Ada dalam Alkitab,�Sungguh benar perkataan ini, "Orang yang ingin menjadi penilik jemaat, menginginkan suatu pekerjaan yang sangat berharga." Seorang penilik jemaat haruslah orang yang tanpa cela, hanya satu istrinya, *hanya satu istrinya: atau hanya menikah sekali.* tahu menahan diri, bijaksana, dan tertib; ia s**a menerima orang di rumahnya, dan bisa mengajar orang; jangan orang yang pemabuk, atau yang s**a berkelahi. Sebaliknya, ia harus lemah lembut dan s**a akan damai. Ia tidak boleh mata duitan. Ia harus tahu mengatur rumah tangganya dengan baik, dan mendidik anak-anaknya untuk taat dan hormat kepadanya. Sebab kalau orang tidak tahu mengatur rumah tangganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengatur jemaat Allah? Seorang penilik jemaat tidak boleh orang yang baru saja menjadi Kristen, sebab nanti ia menjadi sombong lalu terkutuk seperti Iblis dahulu. Ia haruslah orang yang punya nama baik dalam masyarakat; sebab kalau tidak begitu, maka ia akan dihina orang, sehingga jatuh ke dalam perangkap Iblis� (1 Timotius 3:1-7).
Ada pertolongan bagi pemimpin yang merasa tidak mampu atau tidak memadai. Ada dalam Alkitab,�Kalau ada seorang di antaramu yang kurang bijaksana, hendaklah ia memintanya dari Allah, maka Allah akan memberikan kebijaksanaan kepadanya; sebab kepada setiap orang, Allah memberi dengan murah hati dan dengan perasaan belas kasihan� (Yakobus 1:5, BIS).
Para pemimpin yang baik membuat rencana terlebih dahulu. Ada dalam Alkitab, �Kalau seorang dari kalian mau membangun sebuah menara, tentu ia akan duduk menghitung dahulu biayanya supaya ia tahu apakah uangnya cukup untuk menyelesaikan menara itu atau tidak. Sebab kalau ternyata ia tak dapat menyelesaikannya, padahal pondasinya sudah dibuat, maka semua orang yang melihat pekerjaan itu akan menertawakannya. Mereka akan berkata, 'Iih, orang ini membangun, tetapi tidak dapat menyelesaikannya! � (Lukas 14:28-30, BIS).
Seorang pemimpin yang baik mencari nasehat dari orang-orang lain. Ada dalam Alkitab, �Rencana gagal, jika tidak disertai pertimbangan; rencana berhasil, jika banyak yang memberi nasihat�(Amsal 15:22, BIS).
Seorang pemimpin yang baik melatih kesabaran. Ada dalam Alkitab,�Tidak cepat marah lebih baik daripada mempunyai kuasa; menguasai diri lebih baik daripada menaklukkan kota� (Amsal 16:32).

05/03/2017

Apakah umat Kristen mendukung Ahok?.
Suasana politik makin memanas menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017. Pilkada DKI yang beraroma pemilihan presiden (Pilres) pun seolah mempengaruhi aura politik nasional.
Ketika aksi dengan tema membela Islam yang dimotori oleh Gerakan Nasional Pembela Fatwa MUI terus berlangsung hingga jidil 2 pada Jumat (2/12/2016) yang tujuannya menuntut agar Petahana Calon Gubernur Basuki Tjahja Purnama atau Ahok ditahan dan dipenjara, lalu ada muncul pertanyaan perlukah ada dukungan khusus buat Ahok sebagai penyeimbang aksi bela Islam tersebut dari masyarakat warga Kristen?
Sebuah diskusi kecil yang digelar Forum Komunikasi Kristiani Jakarta (FKKJ) di Graha Bethel Jakarta, Kamis (1/12/2016). Tiga tokoh muda Kristiani, yakni Dr John Palinggi MM MBA, Romo Antonius Benny Susetyo, dan Jerry Sumampaow STh tampil sebagai pembicara dalam seminar yang dihadiri beberapa pendeta, pastor tokoh berikut umat Kristiani lainnya ini.
Dr John Palinggi yang tampil pertama mengajak peserta yang hadir untuk merenungkan apa yang Yesus berulang-ulang sampaikan dalam Injil, yakni jangan takut. ''Saya bukan Pendeta, dan bukan Pastor, tetapi saya ingat beberapa ayat Injil di mana Yesus mengatakan, jangan takut. Karena itu, umat Kristen pun di Jakarta maupun di Indonesia, tidak perlu takut menghadapi apa pun yang terjadi," ujarnya.
Ketika ada peserta menyatakan, apakah perlu dukungan gereja dan umat Kristen terhadap Ahok?, John Paling secara tegas mengatakan, sebaiknya tidak perlu mencampuradukkan antara Pilkada dengan identitas tertentu apalagi berlabel agama atau Suku Agama Ras, dan Antargolongan (SARA).
Menurut John Palinggi, Pilkada adalah hak politik setiap warga yang dijamin oleh konstitusi atau undang-undang. Jadi, tidak perlu masuk pada ranah politik praktis atau pun melakukan pernyataan yang justru memunculkan masalah baru perpecahan warga bangsa ini.
Ini diperkuat dengan Romo Benny dari Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Tokoh muda Katolik yang selalu kritis ini, justru memberikan pencerahan bagi peserta diskusi bahkan bagi umat Kristen Indonesia pada umumnya.
Dalam kasus Pilkada di DKI Jakarta, Romo Benny mengajak umat Kristen untuk tidak terpancing dalam polarisasi mendukung.Menjawab apakah perlu dukungan dari kelompok Kristen untuk Ahok, Romo Benny tegas mengatakan, gereja tidak perlu main politik praktis dukung mendukung salah satu calon dalam Pilkda DKI maupun daerah lainnya 2017 nanti.
"Itu justru bahaya, bukan saja buat netralitas kenabian gereja, tetapi juga bagi perkembangan demokrasi nasional. Sebab, bisa saja sikap dukung mendukung akan mudah dipolitisasi pihak lain dengan kekuatan media sosial lalu dibelokkan sesuai kepentingan kelompok tertentu yang tidak menginginkan bangsa ini maju," ujarnya.
Romo Benny mengajak umat Kristen untuk tidak mudah bereaksi. Boleh saja bereaksi, tetapi jangan sampai reaksi itu dibelokkan.
''Bukan berarti kita takut, tapi meresponslah secara bijak berdasarkan data, prediksi, kalau merespons tidakpas bisa masuk perangkap. Gereja harus lebih tenang, objektif, dan perbanyak jaringan dengan kelompok agama lain, komunitas lain yang mempunyai visi misi yang sama menguatkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini," ujarnya.
Romo Benny mengajak umat Kristen untuk tidak menjadi kelompok eksklusif yang tertutup dengan orang lain, jadilah inklusif dan membangun jaringan sebanyak mungkin. Karena sesungguhnya masih sangat banyak kelompok agama lain yang visi misinya untuk bangsa dan negara yang berdasarkan Pancasila ini.
Pencerahan yang disampaikan Romo Benny tersebut disambut positif oleh peserta seminar dan mereka sangat senang ada tokoh Kristiani bicara seperti ini. Para penanya itu antara lain Ana Berlian Manohara, Edo Simanungkalit. Pdt Abraham, Asanto, dan sebagainya.
Ana Berlian misalnya mengatakan sangat senang bisa mendengarkan pencerahan dari Romo Benny, John Palinggi, dan Jerry Supampauw. "Saya setuju Romo Benny, umat Kristen tidak perlu ikut-ikutan ke jalan, cukuplah kita berdoa, karena dalam Injil Yesus mengatakan, kalau berdoa masuklah dalam kamar," ujarnya.
Senada dengan itu, Jerry Sumampauw dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengatakan, Gereja sering terbawa arus, termakan isu SARA, sebab itu gereja sebaiknya tidak menghangatkan isu SARA, apalagi ikut merespons atau membalas media sosial yang tujuannya tidak baik.
Jerry berharap peran media sosial jangan ikut memancing suasana. Sebab itu, umat Kristen sebaiknya selektif dalam merespons media sosial yang bisa saja dimanipulasi, lalu kemudian seolah-olah dianggap sebuah kebenaran.

Address

PT. MUTI@R@ @G@m
Padang
KODEPOS

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BNKP Pos pelayanan Fanta PT.Mutiara Agam-Padang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share