12/09/2018
Hati-hati dengan omongan yang dilebihkan berdasarkan asumsi pribadi_
1. Sehabis pulang dari sawah, kerbau rebahan di kandang dengan wajah capek dan nafas yang berat. Datanglah anjing.
Kerbau lalu berucap :
"Ahh teman lama, aku sungguh capek dan besok mau istirahat sehari".
2. Anjing pergi dan jumpa kucing di sudut tembok, dan berkata :
"Tadi saya jumpa kerbau, dia besok mau istirahat dulu.
Pantaslah, sebab boss kasih kerjaan terlalu berat sih".
3. Kucing lalu cerita ke kambing dan berkata :
"Kerbau komplain boss kasih kerja terlalu banyak & berat. Besok gak mau kerja lagi".
4. Kambing jumpa ayam dan berucap :
"Kerbau gak s**a kerja untuk boss lagi, sebab mungkin ada boss lain yang lebih baik".
5. Ayam jumpa monyet dan berkata : "Kerbau gak akan kerja untuk bossnya dan ingin cari kerja di tempat yang lain".
6. Saat makan malam monyet jumpa boss dan berkata :
"Boss, si kerbau akhir-akhir ini sudah berubah sifatnya dan mau meninggalkan boss untuk kerja dengan boss lain."
7. Mendengar ucapan monyet, boss marah besar dan membunuh si kerbau karena dinilai telah mengkhianatinya.
๐ *Ucapan asli kerbau hanya:*
*"SAYA SUNGGUH CAPEK, DAN BESOK MAU ISTIRAHAT SEHARI."*
๐ฅLewat sambung menyambung cerita dan asumsi beberapa teman akhirnya ucapan ini sampai ke boss dan pernyataan kerbau telah *berubah menjadi:*
*"Si Kerbau akhir-akhir ini telah berubah sifatnya dan mau meninggalkan boss untuk kerja dgn boss lain."*
๐พ *Sangat baik untuk disimak:*
โข Ada kalanya suatu ucapan Tidak perlu diteruskan ke orang lain.
โข Jangan percaya begitu saja apa yang dikatakan orang lain, meskipun itu orang terdekat kita karena bisa berakibat fatal.
๐ Dalam menyampaikan sesuatu informasi tanyakan pada diri sendiri :
- Apakah benar?
- Apakah baik?
- Apakah berguna?
*_Jaga hati, jaga kata-kata* โค