Ngawi Wirausaha

Ngawi Wirausaha TEMPAT PROMOSI USAHA, MENCARI KLIEN DAN MITRA USAHA

31/05/2020

Java Gedeg, Brand Lokal asli Ngawi yang tembus pasar ekspor, sumber : youtube , aziz rimbawan, Ngawi Wirausaha

28/05/2020

Kerajinan Kayu Jati Asli Ngawi yang tembus Pasar Ekspor , sumber youtube : Ngawi Wirausaha

25/05/2020

Kerajinan Tas Plastik Ngawi yang tembus Pasar Ekspor

Subs, Like n Share..
22/05/2020

Subs, Like n Share..

Pak Suwardi merupakan salah satu pengusaha kerajinan kayu jati yang berhasil mengekspor produknya ke luar negeri, di beberapa negara Asia dan Eropa Beliau ju...

20/05/2020

Tas Anyaman Plastik Ngawi Tembus Pasar Ekspor
29 Nov 2010 10:17:35| Ekonomi | Dibaca 871 kali | Penulis : Louis Rika

Ngawi - Kerajinan tas anyaman dari bahan plastik di sentra kerajinan tas anyaman plastik Manunggal di Desa Poh Konyal, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, telah berhasil menembus pasar ekspor.

Pemilik usaha kerajinan tas anyaman plastik Manunggal, Suwardi, Senin mengatakan, kebutuhan ekspor tas ini cukup besar dengan omset mencapai ratusan juta rupiah per bulannya. Selain memenuhi kebutuhan pasar di sejumlah daerah di Indonesia, tas anyaman plastik ini juga sangat diminati pasar luar negeri.

"Ekspor tas dilakukan, khususnya ke negara Amerika Serikat, Jepang, Malaysia, dan Korea. Permintaannya lumayan tinggi, terlebih Negara Jepang," ujar Suwardi.

Menurut dia, melalui 15 tenaga kerja yang dimilikinya, Suwardi mampu menghasilkan lebih dari 20 ribu buah tas plastik setiap bulannya. Sedangkan, rata-rata jumlah ekspor ke beberapa negera tersebut, hingga mencapai 10 ribu tas setiap bulannya.

Harga jual tas khusus untuk yang diekspor, berkisar antara Rp11 ribu hingga Rp170 ribu per 10 buahnya. Sementara untuk pasar lokal, di jual antara Rp5 ribu hingga Rp60 ribu per buahnya.

"Untuk memenuhi pasar lokal, dibutuhkan hingga 10 ribu tas setiap bulannya. Pasarnya ke berbagai kota besar di Indonesia," terang dia.

Omset penjualannya sendiri hingga mencapai ratusan juta Rupiah setiap bulannya. Namun ia mengaku masih kesulitan tenaga kerja yang terampil untuk memenuhi pesanannya. Terlebih saat musim tanam dan panen, merupakan saat sulit mendapatkan tenaga kerja.

"Biasanya kalau masa tanam dan panen, warga desa sekitar banyak yang bekerja di lahan mereka sendiri. Namun setelah itu, mereka balik lagi. Pekerja saya yang tetap berjumlah 15 orang," kata Suwardi.

Usaha ini sendiri sudah berjalan sejak 15 tahun terakhir. Ide usaha ini justru berawal setelah Suwardi terkena pemutusan hubungan kerja di salah satu perusahaan tas anyaman di Jakarta.

Awalnya, pengembangan bisnis ini terkendala modal. Ia mengaku telah berulang kali mengajukan bantuan kredit dan modal dari dinas terkait Pemerintah Kabupaten Ngawi, namun tidak pernah ada realisasi.

Berbekal dengan kegigihannya, ia terus berkarya dan mengikuti berbagai pameran. Kini usahanya telah menembus pasar luar negeri.

Untuk mengembangkan usahanya, pihaknya harus melatih sejumlah warga desa sekitar agar memiliki kemampuan bekerja membuat anyaman tas ini. Hal ini dilakukan karena proses usaha yang digelutinya cukup menjanjikan.

Monggo dipesan gaeesss ini langsung dari Bapak Suwardi Founder Tas Anyaman Plastik Manunggal Ngawi asli "Handmade" sudah...
02/08/2019

Monggo dipesan gaeesss ini langsung dari Bapak Suwardi Founder Tas Anyaman Plastik Manunggal Ngawi asli "Handmade" sudah diekspor ke beberapa Negara, Prancis, Hawai, Jepang, Singapura, New Zeland , IG galeri_anyaman WA 082132796666 bpk Suwardi

Terima Kasih Bapak Suwardi atas kepercayaannya, untuk mengambil produk Perencanaan Keuangan Pensiunan dan Perencanaan Keuangan Beasiswa untuk kedua putrinya..

Address

Jalan Siliwangi No. 30 Ngawi
Ngawinan

Telephone

+628113028144

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ngawi Wirausaha posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share