DAYAH MUNİİRUL FATA

DAYAH MUNİİRUL FATA Lembaga pendidikan islam (LPI)
Dayah muniirul fata
Jln lhoksukon-cot girek
Km 3 gampong nga lhoksuko "Himmatur Rijal Tusqitul Jibal"

Innalillahi wainna ilaihi rajiu'nKabar duka citaTelah berpulang ke Rahmatullah Tgk Ibnu Hajar putra kedua dari Alm Abu M...
24/06/2021

Innalillahi wainna ilaihi rajiu'n
Kabar duka cita
Telah berpulang ke Rahmatullah Tgk Ibnu Hajar putra kedua dari Alm Abu Muhammad Thaib (Abu batee lhee)

Acara peliburan ngaji sementara oleh Abi Muniirul Fata
08/04/2021

Acara peliburan ngaji sementara oleh Abi Muniirul Fata

15/10/2020
"WAHAI JIBRIL..SEKIRANYA KAMU TERBANG SELAMA TIGA RATUS RIBU TAHUN..TAKKAN BISA MENCAPAI SEPERSEPULUHNYA PAHALA SHALAT U...
15/10/2020

"WAHAI JIBRIL..SEKIRANYA KAMU TERBANG SELAMA TIGA RATUS RIBU TAHUN..TAKKAN BISA MENCAPAI SEPERSEPULUHNYA PAHALA SHALAT UMAT MUHAMMAD..."

Rasulullah SAW bersabda :

"Allah SWT menciptakan Malaikat Jibril As dengan rupa yang sebaik-baiknya dan DIA jadikan enam ratus sayap dan tiap-tiap sayap jaraknya antara timur sampai barat".

Dengan penciptaan yang luar biasa itu, maka Jibril berkata kepada Allah SWT :

"Yaa Allah, adakah Engkau telah menciptakan makhluk lain yang lebih indah rupanya daripada aku ?".

Allah SWT menjawab : "Tidak ada..."

Maka bangkitlah Jibril As, lalu shalat dua rakaat, sebagai bentuk rasa syukurnya kepada Allah SWT..Dimana tiap rakaatnya, saat berdiri dia lakukan selama dua puluh ribu tahun!

Ketika selesai shalat, Allah SWT berfirman :

"Wahai Jibril, kamu telah menyembah-Ku dengan bersungguh-sungguh dan tidak ada satupun yang menyembah AKU seperti ibadahmu itu...Akan tetapi, akan datang pada akhir zaman, seorang Nabi mulia yang AKU kasihi, bernama Muhammad..,

"Dia mempunyai umat yang lemah, lagi berdosa...Mereka melakukan shalat dua raka'at, kadang lalai, tidak sempurna dan dalam waktu yang sebentar saja...Namun, demi Rahmat-Ku, shalat mereka lebih AKU s**ai daripada shalatmu itu...Itu karena, shalat mereka berdasarkan perintah-Ku, sedangkan kamu melakukan shalat tanpa perintah-Ku".

Lalu Malaikat Jibril bertanya :

"Yaa Allah...Apakah yang Engkau berikan kepada mereka, sebagai balasan atas ibadah mereka?"

Allah SWT menjawab, "Aku berikan mereka Surga Ma'wa".

Mendengar nama Surga Ma'wa, Jibril pun meminta izin kepada Allah SWT untuk melihat Surga itu dan Allah mengabulkan permintaan Jibril..Maka dengan perasaan senang, lalu ia mengepakkan seluruh sayap-sayapnya dan terbang..Setiap kali ia buka sepasang sayapnya, ia dapat menempuh jarak sejauh perjalanan tiga ratus ribu tahun dan setiap kali ia tangkupkan sayapnya, ia dapat menempuh jarak seperti itu juga.

Malaikat Jibril terbang sedemikian rupa selama tiga ratus tahun, namun ia tidak mampu melihat Surga Ma'wa..Kemudian hinggaplah ia pada bayang-bayang sebuah pohon dan ia pun sujud kembali kepada Allah SWT, lalu dalam sujudnya ia berkata :

"Yaa Allah..Adakah aku telah mencapai separuh Surga itu atau sepertiga, atau seperempatnya ?".

Allah SWT menjawab :

"Wahai Jibril, sekiranya kamu terbang selama tiga ratus ribu tahun lagi dan AKU berikan kepadamu kekuatan lagi seperti kekuatanmu saat ini, serta AKU tambah sayap-sayapmu dan kamu terbang, seperti yang telah kamu lakukan...Kamu tidak akan mencapai sepersepuluhnya dari apa yang AKU berikan kepada umat Muhammad, sebagai balasan atas shalat mereka dua raka'at".

Subhanallah..Alhamdulillah..Betapa beruntungnya kita karena telah Allah taqdirkan kita sebagai Umat Nabi Muhammad SAW...Aamiin...

Allahuma sholi 'ala sayidina Muhammad nabiyil umiyi wa 'ala 'alihi wa shohbihi wa salim

*```Sahabat jika artikel ini bermanffat silhkan dibagikan sampaikan walau satu ayat```*

Rasullullah S.A.W bersabda,`Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mrngamalkan ,walaupun yang menyampaikan sudah tiada(meningal dunia) ,dia tetap memperoleh pahala,"(HR,Bukhari)

Silahkan bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaanya kepada ALLAH SWT.
"Ya ALLAH....
✔Mulyakan orang yang membaca dan membagikan setatus ini.
✔Entengkanlh kakinya untuk melangkah ke Masjid
✔Lapangkanlh hatinya
✔Bahagikanlh keluarganya
✔Luaskan rezekinya seluas lautan
✔Mudahkanlh segala urusanya
✔Kabulkan cita-citanya
✔Jauhkanlah dari segala musibah
✔Jaukanlh dari segala penyakit FitnahPrasngka,Keji,Berkata kasar dan Mungkar.
✔Dan dekatkanlah jodohnya untuk orang yang membaca dan membagikan setatus ini

Semoga yg berkomentar Aamiin dijauhkan dari segala penyakit, diberi sehat wal'afiat, rezekinya melimpah ruah, dan keluarganya bahagia Dan bisa masuk Surga melalui pintu mana saja. Aamiin ya Rabbal'alamiin..

Aamiin Ya Robbal Alamiin...

😱😱😱😱😱Bukan tetamu , tapi inilah wanita yang s**a datang ke rumah kita pada waktu Maghrib .Memang siapa yang hendak berta...
14/10/2020

😱😱😱😱😱
Bukan tetamu , tapi inilah wanita yang s**a datang ke rumah kita pada waktu Maghrib .

Memang siapa yang hendak bertamu ke rumah orang pada waktu maghrib ? Maghrib adalah saat dimana matahari sudah tenggelam namun masih muncul dengan sinar yang terkadang berwarna jingga atau merah menyala , pada waktu itulah , seluruh umat Islam diperingatkan untuk segera menutup pintu dan jendela sambil mengucapkan bismillah agar wanita ini tidak datang ke rumah kita .

Siapakah wanita itu , apa yang dia lakukan di dalam rumah kita ? Ketahui bahawa dia bukanlah wanita baik , namun mampu membahayakan anak dan wanita yang sedang hamil .

Mungkin ada yang pernah dengar nama (Ummu Sibyan) atau pun tidak sebelum ini , (Ummu Sibyan) ini adalah jin dari kaum perempuan yang s**a mengganggu bayi dan anak yang berusia kurang dari 2 tahun serta wanita hamil , sebab itulah anak-anak yang baru lahir harus diazankan terlebih dahulu agar bayi itu tidak di ikuti oleh jin ini .

Apa Kerja Jin Ummu Sibyan ?

Kerja dia tak lain tak bukan adalah mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak (biasanya kurang dari 2 tahun) serta wanita yang hamil ,
jin Ummu Sibyan memiliki wajah yang mengerikan dengan mata 1 yang besar dan berjalan di dinding seperti cicak , Ummu Sibyan juga dapat mengikat rahim wanita serta membunuh bayi yang masih dalam kandungan .

Seperti yang di ceritakan dalam kisah jin Ummu Sibyan dengan Nabi Sulaiman , jin ini mampu masuk ke dalam rahim orang perempuan dan mengikat rahimnya serta menyumbat dengan tujuan agar kaum wanita itu tidak mengandung .

Diceritakan juga jin ini masuk ke dalam perut orang perempuan yang hamil , di waktu janin di dalam kandungannya sedang tumbuh jin ini akan menendangnya , maka berlakulah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua .

Sungguh mengerikan bukan ? Bagaimana tandanya jika seorang bayi terkena gangguan jin Ummu Sibyan , diantaranya adalah ;

1. Bayi menangis melalak (matanya terbeliak memandang keatas/sudut tertentu)
2. Anak-anak jatuh seakan-akan didorong
3. Mengigau sambil menggemerutukkan gigi berulang kali
4. Demam panas hanya setelah Asar sampai sebelum Subuh .

Akibat gangguan di atas akan mengakibatkan hal seperti ini ;

1. Sawan tangis
2. Autisme (over hiperaktif)
3. Nakal dan keras kepala
4. Malas

Tanda-tanda Wanita Hamil Terkena Gangguan Jin Ummu Sibyan ;

1) Rasa sesak dada terutama setelah waktu asar , yang mungkin berlangsung sampai tengah malam
2) Kusut fikiran
3) Sakit di bahagian tulang-tulang belakang
4) Mengigau ketika tidur
5) Bermimpi dengan mimpi yang menakutkan

Cara Mengelak dari Gangguan Ummu Sibyan ;

1) Tutup pintu dan jendela rumah waktu Maghrib
2) Jangan angkat atau masukkan baju yang sudah dijemur diluar rumah pada waktu Maghrib (jemuran tak kering)

Cara mengatasi gangguan pada bayi/anak ;

1) Meniarapkan bayi/anak jangan matanya melihat ke arah itu , baca ayat Qursi dan Surah 3 Qul kemudian tiup ke ubun-ubunnya sampai berhenti menangis 2) Halau dengan bahasa sendiri seperti "wahai Ummu Sibyan pergilah kau keluar dari rumahku dan jangan ganggu anak anakku"

InsyaAllah dengan izin Allah ,
Ummu Sibyan akan pergi ...

Boleh di share biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit di simpen sendiri juga gak apa apa =D
Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)
Silahkan Klik Like dan Bagikan di halamanmu agar kamu dan teman-temanmu senantiasa istiqomah dan bisa meningkatkan ketakwaannya kepada ALLAH SWT.

Ya ALLAH....

Yg komen Aamiin semoga dijauhkan Dari godaan setan terkutuk aamiin.

Sdh baca Like komen Aamiin dan bagikan dgn Ikhlas !!
🍃 Rasulullah S.A.W bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yang mengamalkannya,maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al-Bukhari)

😢HILANGNYA MALAIKAT MASJID😢..Pengusiran anak-anak di mesjid menjadi pemandangan biasa di Indonesia, Mata-mata tajam dan ...
13/10/2020

😢HILANGNYA MALAIKAT MASJID😢
..
Pengusiran anak-anak di mesjid menjadi pemandangan biasa di Indonesia, Mata-mata tajam dan kata-kata kasar kadang keluar dari penjaga masjid ..
Jika anak-anak berlari ... riang ... tawa...di mesjid itu lah ciri khas anak-anak...tetapi kalau yang berlari dan tertawa itu orangtua baru layak di usir...
Mereka sebenarnya "malaikat" yang sedang bergembira di rumah Robb-Nya...Bahkan Hasan dan Husein pernah menaiki tubuh Rasulullah saat mengimami sholat para sahabat.....
Rasulullah sujud begitu lama....Hingga ada sahabat yg bertanya "mengapa lama sekali sujudmu ya Rasulullah" ...Rasul mnjawab "Tadi Hasan dan Husein naik di tubuhku, aku khawatir kalau aku bangkit mereka terjatuh, ku biarkan mereka puas bermain"...
Dalam riawayat yg lain Rasulullah mempercepat sholatnya karena ada tangis anak kecil yang memanggil ibunya yg sedang ikut berjama'ah bersama Rasulullah...Itulah mesjid Nabi yang tak sepi dari anak-anak kecil...Lalu mesjid apa yang anti dengan anak-anak kecil ?..
Muhammad Al fatih pernah berkata : "Jika kalian tidak lagi mendengar riang tawa dan gelak bahagia anak-anak di masjid-masjid. Waspadalah. Saat itu kalian dalam bahaya."

Akhlaq Seorang Pelajar Terhadap GurunyaAkhlaq orang yang menuntut ilmu ketika bersama–sama dengan gurunya ada dua belas ...
13/10/2020

Akhlaq Seorang Pelajar Terhadap Gurunya

Akhlaq orang yang menuntut ilmu ketika bersama–sama dengan gurunya ada dua belas macam budi pekerti, yaitu :

Pertama, Berangan-berangan, berfikir yang mendalam kemudian melakukan shalat istikharah, kepada siapa ia harus mengambil ilmu dan mencari bagusnya budi pekerti darinya. Jika memungkinkan seorang pelajar, hendaklah memilih guru yang sesuai dalam bidangnya, ia juga mempunyai sifat kasih sayang, menjaga muru’ah (etika), menjaga diri dari perbuatan yang merendahkan mertabat seorang guru.Ia juga seorang yang bagus metode pengajaran dan pemahamannya.Diriwayatkan dari sebagian ulama’ salaf: “Ilmu iniadlah agama, maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil atau belajar agama kalian”.

Kedua, Bersungguh-sungguh dalam mencari seorang guru, ia termasuk orang yang mempunyai perhatian khusus terhadap ilmu syari’at dan termasuk orang-orang yang dipercaya oleh para guru-guru pada zamanya, sering diskusi serta lama dalam perkumpulan diskusinya, bukan termasuk orang-orang yang mengambil ilmu berdasarkan makna yang tersurat dalam sebuah teks dan tidak dikenal guru-guru yang mempunyai tingkat kecerdasan tinggi. Imam kitaAl-Syafi’i berkata: “Barang siapa yang mempelajari ilmu fiqh hanya memahami makna–makna yang tersurat saja, maka ia telah menyia-nyiakan beberapa hukum”.

Ketiga, Menurutterhadap gurunya dalam segala hal dan tidak keluar dari nasehat-nasehat danaturan-aturannya. Bahkan, hendaknya hubungan antara guru dan muridnya itu ibarat pasien dengan dokter spesialis. Sehingga ia minta resep sesuai dengan anjurannyadan selalu berusaha sekuat tenaga untuk memperoleh ridhanya terhadap apa yang ia lakukan dan bersungguh sungguh dalam memberikan penghormatan kepadanya dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan cara melayaninya. Hendaknya seorang pelajar tahu bahwa merendahkan diri di hadapan gurunya merupakan kemulyaan, kertundukannya kepada gurunya merupakan kebanggaan dan tawadlu’ dihadapannyamerupakan keterangkatanderajatnya.

Empat, Memandang guru dengan pandangan bahwa dia adalah sosok yang harus dimuliakan dan dihormati dan berkeyakinan bahwa guru itu mempunyai derajat yang sempurna. Karena pandangan seperti itu paling dekat kepada kemanfaatan ilmunya.Abu Yusuf berkata: “Aku mendengar para ulama’ salaf berkata: “Barang siapa yang tidak mempunyai sebuah (I’tiqad) keyakinan tentang kemulyaan gurunya, maka ia tidak akan bahagia. Maka bagi pelajarjangan memanggil guru dengan menggunakan ta’ khitab (baca: kamu) dan kaf khitab (mu), ia juga jangan memanggil dengan namanya. Bahkan ia harus memanggil dengan: ” yaa sayyidi” , wahai tuanku atau “yaa ustadzi”, wahai guruku. Juga ketika seorang guru tidak berada ditempat, maka pelajar tidak diperkenankan memanggil dengan sebutan namanya kecuali apabila nama tersebut disertai dengan sebutan yang memberikan pengertian tentang keagungan seorang guru, seperti apa yang di ucapkan pelajar:”Al Syekh Al Ustadz berkata begini,begini“atau “guru kami berkata”dan lain sebagainya.

Kelima, hendaknya pelajar mengetahu kewajibannya kepada gurunya dan tidak pernah melupakan jasa-jasanya, keagungannya dan kemulyaannya, serta selalu mendoakan kepada gurunya baik ketika beliau nmasih hidup atau setelah meniggal dunia.

Selalu menjaga keturunannya, para kerabatnya dan oerang-orang yang beliau kasihi, dan selalu menekankan terhadap dirinya sendiri untuk selalu berziarah kemakam belaiu untuk memintakan ampun, memberikan shadaqah atas nama beliau, selalu menampakkan budi pekerti yang bagus dan memberikan petunjuk kepada orang lain yangmembutuhkannya, disamping itu pelajar harus selalu menjaga adat istiadat, tradisi dan kebiasaan yang telah dilakukan oleh gurunya baik dalam masalah agama atau dalam masalah keilmuan, dan menggunakan budi pekerti sebagaimana yang telah dilakukan oleh gurunya, selalu setia, tunduk dan patuh kepadanya dalam keadaan apapun dan dimanapun ia berada.

Enam, pelajar harus mengekang diri , untuk berusaha sabar tatkala hati seorang guru sedang gundah gulana, marah, murka atau budi pekerti, prilaku beliau yang kurang diterima oleh santrinya.

Hendaklah hal tersebut tidak menjadikan pelajar lantas meninggalkan guru (tidak setia) bahkan ia harus mempunyai keyakinan, i’tiqad bahwa seorang guru itu mempunyai derajat yang sempurna, dan berusaha sekuat tenaga untuk menafsiri , menakwili semua pekerjaan-pekerjaan yang ditampakkan dn dilakukan oleh seorang guru bahwasanya yang benar adalah kebalikannya , dengan pena’wilan dan penafsiran yang baik.

Apabila seorang guru berbuat kasar kepada santrinya, maka yang perlu dilakukan pertamakali adalah dengan cara meminta ampuan kepada guru dan menampakkan rasa penyesalan diri dan mencari kerilaan, ridha dari gurunya, karena hal itu akan lebih mendekatkan diri pelajar untuk mendapatkan kasih akung guru ?

Delapan, apabila pelajar duduk dihadapan kyai, maka hendaklah ia duduk dihadapannya dengan budi pekerti yang baik, seperti duduk bersimpuh diatas kedua lututnya (seperti duduk pada tahiyat awal) atau duduk seperti duduknya orang yang melakukan tahiyat akhir, dengan rasa tawadlu’ , rendah diri, thumakninah (tenang ) dan khusu’.

Sang santri tidak diperbolehkan melihat kearah gurunya (kyai) kecuali dalam keadaan dharurat, bahkan kalau memungkinkan sang santri itu harus menghadap kearah gurunya dengan sempurna sambil melihat dan mendengarkan dengan penuh perhatian, selanjutnya ia harus berfikir, meneliti dan berangan-angan apa yang beliau sampaikan sehingga gurunya tidak perlu lagi untuk mengulagi perkataannya untuk yang kedua kalinya.

Pelajar tidak diperkenankan untuk melihat kearah kanan, arah kiri atau melihat kearah atas kecuali dalam keadaan dlarurat, apalagi gurunya sedang membahas, berdiskusi tentang berbagai macam persoalan.

Pelajar tidak diperbolehkan membutat keaduhan sehingga sampai didengar oleh sang kyai dan tidak boleh memperhatikan beliau, santrijuga tidak boleh mempermainkan ujung bajunya, tidak boleh membuka lengan bajunya sampai kedua sikutnya, tidak boleh mempermainkan beberapa anggota tubuhnya , kedua tangan, kedua kaki atau yang lainya, tidak boleh membuka mulutnya, tidak boleh menggerak-gerakkan giginya, tidak boleh memukul tanah atau yang lainya dengan menggunakan telapak tanganya ayau jari-jari tanganya, tidak boleh mensela-selai kedua tangannya dan bermain-main dengan mengunakan sarung dan sebagainya.

Santri ketika berada dihadapan sang kyai maka ia tidak diperbolehkan menyandarkan dirinya ketembok, ke bantal, juga tidak boleh memberikan sesiuatyu kepada nya dari arah samping atau belakang, tidak boleh berpegangan pada sesuatu yang berada diselakangnya atau sampingnya.. Santri juga tidak diperkenankan untuk menceritakan sesuatu yang lucu, sehingga menimbulkan tertawa orang lain, ada unsur penghinaan kepada sang guru, berbicara dengan menggunakan kata-kata yang sangat jelek, dan menampakkan prilaku dan budi pekerti yang kurang baik dihadapan gurunya.

Santri juga tidak boleh menertawakan sesuatu kecuali hal-hal yang kelihatan sangat menggelikan, lucu dan jenaka, ia tidak boleh mengagumi sesuatu ketika ia berada dihadapan gurunya.

Apabila ada sesuatu hal, peristiwa, kejadian yang lucu, sehingga membuat santri tertawa, maka hendaknya jikalau tertawa tidak terlalu keras, tidak mengeluarkan suara. Ia juga tidak boleh membuang ludah, mendehem selama hal itu bisa ditahan atau memungkinkan, namun apabila tidak mungkin untuk dilakukan maka seyogianya ia melakukannya dengan santun. Ia tidak boleh membuang ludah atau mengeluarkan riya dari mulutnya, namun yang paling baik adalah seharusnya itu dilakukan dengan menggunakan sapu tangan atau menggunkana ujung bajunya untuk dipakai sebagai tempat riya’ tersebut.

Apabila pelajar sedangbersin , maka hendaknya berusaha untuk memelankan sauranya dan menutupi wajahnya dengan menggunakan sapu tangan umpamanya. Apabila ia membuka mulut karena menahan rasa kantuk (angop) maka hendaknya ia menutupu mulutnya dan berusaha untuk tidak membuka mulut (angop).

Sebagai pelajar ketika sedang berada dalam sebuah pertemuan, dihadapan teman, saudara hendaknya memekai budi pekerti yang baik, ia selalu menghormati para sahabtnya, memulyakan para pemimpin, pejabat, dan teman sejawatnya, karena menampakkanbudi pekerti yang baik kepada mereka, berarti ia telah menghormati para kyainya, dan menghormati pada majlis (pertemuan). Hendaknya ia juga tidak keluar dari perkempulan mereka, majlis dengan cara maju ataupun mundur kearah belakang, santri (pelajar ) juga tidak boleh berbicara ketika sedang berlangsung pembahasan sebuah ilmu dengan hal-hal yang tidak mempunyai hubungan dengan kegiatan ilmu tersebut, atau mengucapkan sesuatu yang bisa memutus pembahas ilmu.

Apabila sebagian santri (orang yang mencari ilmu) itu berbuat hal hal yang idak kita inginkan ( jelek ) terhadap salah seorang , maka ia tidak boleh dimarahi, disentak-sentak, kecuali gurunya sendiri yang melakukan hal itu, kecuali kalau guru memberikan sebuah isyarat kepada santri yang lain utnuk melakukannya.

Apabila ada seseorang yang melakukan hal-hal yang negatif terhadap seorng syaikh, maka kewajiban bagi jamaah adalah membentak orang tersebut dan tidak menerima orang tersebut dan membantu syaikh dengan kekauatan yang dimiliki (kalau memungkinkan).

Pelajar tidak boleh mendahului gurunya dalam menjelaskan sebuah permasalahan atau menjawab beberapa persoalan, kecuali ia mendapai idzin dari sang guru.

Termasuk sebagaian dari mengagungkan seorang kyai adalah santri tidak boleh duduk-duduk disampingnya, diatas tempat shalatnya, diatas tempat tidurnya. Seandainya sang guru memerintahkan hal itu kepada muridnya, maka jangan ia sampai melakukannya, kecuali apabila sang guru memang memaksa dan melakukan intimidasi kepada santri yang tidak mungkin untukmenolaknya, maka dalam keadaan seperti ini baru diperbolehkan untuk menuruti perintah sang guru, dan tidak ada dosa. Namun setelah itu ia harus berprilaku sebagaimana biasanya, yaitu dengan menjunjung tinggi akhlaqul karimah.

Dikalangan orang banyak telah timbul sebuah pertanyaan, manakah diantara dua perkara yang lebih utama, antara menjunjung tinggi dan berpegang teguh pada perintah sang guru namun bertentangan dengan akhlaqul karimah dengan menjunjung tinggi-tinngi nilai-nilai akhlaq dan me;lupakan perinyah sang guru ?.

Dalampermasalahan ini, menurut pendapat yang paling tinggi (rajih) adalah hukumnya tafsil; apabila perintah yang diberikan oleh guru tersebut bersifat memaksa sehingga tidak ada kemungkinan sedikitpun untuk menolaknya, maka hukumya yang paling baik adalah menuruti perintahnya, namun bila perintah itu hanya sekedarnya dan bersifat anjuran , maka menjunjung tinggi nilai moralitas adalah diatas segala-galanya, karena pada satu waktu guru diperbolehkan untuk menampakkan sifat menghormati dan perhatian kepada santrinya (murid) sehingga akan wujud sebuah keseimbangan (tawazun) dengan kewajiban-kewajibannya untuk menghormati guru dan berprilaku, budi pekerti yang baik tatkala bersamaan dengan gurunya.

(ILME TAUHID FARDHU'IN)Susunan lam bahasa Aceh agar mudah pahami,A. SIFEUT YANG WAJEB BAK ALLAH1. WUJUDNa Allah Ta’ala,📍...
12/10/2020

(ILME TAUHID FARDHU'IN)
Susunan lam bahasa Aceh agar mudah pahami,

A. SIFEUT YANG WAJEB BAK ALLAH
1. WUJUD
Na Allah Ta’ala,
📍Lawan jih hana Allah Ta’ala
Pakiban Na Allah?
· Hana meukareuna
· Hana meuseubab
· Hana meutempat
· Hana meuwate
📍Meuphom Allah Ta’ala hana meukareuna : Allah Ta’ala hana soe peuna.
📍Meuphom Allah Ta’ala hana meuseubab : Allah Ta’ala hana soe usaha, hana mak, hana ayah
📍Meuphom Allah Ta’ala hana meutempat : Allah Ta’ala hana bak saboh – saboh teumpat,di ateuh,diyup,disampeng,dilikot,dan dikeu,
📍Meuphom Allah Ta’ala hana meuwate : Allah Ta’ala hana meuwatee ngen saboh – saboh wate
📍Toh dali na Allah Ta’ala? na alamnyoe,yang geukheun alamnyoe adalah yang selaen Allah, na dua macam yaitu :
· Yang pertama jirem (zat yang baharu ) : atau zat yang jicok lapang (tempat) contoh jih, lat, batat, kayee, batee
· Yang kedua Aradh (sifeut yang meuubah – ubah) contoh jih meugrak, meu iem, meuwarna warni dan laen – laen
📍Pakiban tapeugah alamnyoe dali na allah? karena alamnyoe na jih baharu, na meukareuna, na meusebab, na meutempat, na meuwate,

2. QIDAM
Sedia Allah Ta’ala,
📍 Meuphom kata – kata sedia : Allah Ta’ala hana meuphon atau hana di peuawai lee hana
Lawan jih Baharu arti baharu (meuubah –ubah)
📍Pakiban geukheun meu ubah – ubah? awai – awai hana oeh dudo kana, oeh dudo lom ka hana.
📍Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut Qidam ? alamnyoe
Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut Qidam Allah? karena na jih dialamnyoe baharu (meubah – ubah)

3. BAQA
Kekal zat Allah Ta’ala selama - lama,
📍Meuphom kekal selama – lama : Allah Ta’ala hana meuseuneulheuh
📍Lawan jih fana (binasa )
📍Meuphom fana : na meuseuneulheuh
Teuh dali Allah Ta’ala neumeusifeut Baqa ? alamnyoe
Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut baqa Allah? karena alamnyoe na meuseuneulheuh
4. MUKHLAFATUHU LIL HAWADIST
Hana saban Allah Ta’ala ngen peuneujeut,
📍Lawan jih, saban Allah Ta’ala ngeun peuneujeut bak zat, bak sifeut, bak beut
· Zat Allah Ta’ala : Hana meutuboeh, hana meubungkok, hana meubentuk,Hana merupa,
· Hana Saban sifeut Allah Ta’ala ngen sifeut makhluk, sifeut yang na bak Allah ta'ala
hana bak makhluk, sifeut yang na bak makhluk hana bak Allah.
📍 Sifeut makhluk na keu na likoet, sifeut bak Allah hana keu hana likoet
📍 Sifeut makhluk na wie na uneun, sifeut bak Allah hana wie hana uneun
📍Sifeut makhluk na meuyub na manyang, sifeut bak Allah hana meuyub hana manyang.
📍Sifeut makhluk na lua na dalam, sifeut bak Allah hana lua hana dalam
📍Sifeut makhluk na meugrak na meu iem, sifeut bak Allah hana meugrak hana meu iem
📍Sifeut makhluk na meu warna, sifeut bak Allah hana meuwarna – dan meumacam – macam yang laen
📍Hana saban but Allah ngen but makhluk
📍But Allah Ta’ala barang golom na ek geu peu na, barang yang kalheuh na ek geu peuhana
📍But Makhluk barang kalheuh na geu peuna lee Allah
Contoh jih : Trou bukon karena makanan, puleh grah kon karena ie dll
📍Teuh dali Allah Ta’ala neumeusifeut mukhalafatuhu lil hawadist ? na alamnyoe
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut mukhalafatuhu lil hawadist bak Allah? karena alamnyoe sama bak zat, bak sifeut, bak but,bandum zat alam meususon, bandum sifeut alam awai hana dudo kana, oh dudo ka hana. Bandum but alam, barang kalheuh na geupeuna lee Allah.

5. QIYAMUHU BINAFSIH
Allah Ta’ala geudoeng keudroe,
📍Makna Allah Ta’ala geudoeng keudroe na dua perkara
📍Yang pertama : Allah Ta’ala hana peurle keu zat yang laen
📍Yang kedua : Allah Ta’ala hana peurle keu so yang peujeut
📍Lawan jih peurle keu zat yang laen dan peurle keuso yang peujeut
📍Pekon Allah Ta’ala hana peurle keu zat yang laen? karena Allah Ta’ala kon sifeut, Allah Ta’ala saboh zat, zat Allah hana geucok lapang, meunyoe zat makhluk jicok lapang.
📍Pakiban muphom Allah Ta’ala hana peurle keu zat yang laen, hana peurle keu soe peujeut dan hana geucok tempat lapang? karena Allah Ta’ala kaya dari tip – tip peuneujeut.
📍Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut qiyamuhu binafsih? alamnyoe
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut qiyamuhu binafsih Allah? karena alamnyoe hana kaya bak zat, bak sifeut, bak but, Zat alam ata Allah, sifeut alam ata Allah dan but alam ata kaleuh na geupeuna lee Allah.

6. WAHDANIAH
Esa Zat Allah, Esa Sifeut Allah, Esa Buet Allah,
📍Meuphom Esa Zat Allah na dua perkara
📍 Yang pertama : Zat Allah hana meususon, hana meuasoe, hana meudarah, hana meurat, hana meuteuleung.
📍Yang kedua : Zat Allah hana sama ngon zat laen.
📍Lawan jih meususon –suson zat Allah dan sama zat Allah ngon zat yang laen.
📍 Pakiban meuphom hana meuseusoen zat Allah ? hana meutuboeh, hana meubungkok, hana meubentuk,Hana merupa,
📍Pakiban muphom hana sama zat Allah ngon zat yang laen? hana Tuhan laen mesidroe pun yang saban ngon Allah bak zat, bak sifeut dan bak but,
📍Meuphoem Esa sifeut Allah : sifeut Allah hana dua – dua ,sifeut Allah hana diduk pat laen. 50 boh i’tikeut yang teukandoeng dalam kalimah Lailahaillallah hana jideuk pat laen, yang na bak Allah.
📍 Meuphom Esa But Allah : But Allah hana geupakek alat, peu yang geupeugah na langsung na.
📍Teuh dali Allah Ta’ala neumeusifeut wahdaniah? alamnyoe
📍 Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut wahdaniah Allah? karena alamnyoe hana Esa zat, hana Esa sifeut, dan hana Esa but, Sekira jih Allah Hana Esa maka alamnyoe pih hana.
📍Peu beda antara Esa dan satu.....? Esa (Hana permulaan), meunyo satu na permulaan yaitu diawali lee nol (0).

7. QUDRAH
Kuasa Allah Ta’ala,
📍Lawan Jih leumoh
📍Meuphom kuasa Allah Ta’ala : ata golom na ek geupeuna, ata kalheuh na ek geupeuhana.
📍Teuh dali Allah Ta’ala neumeusifeut Qudrah ? alamnyoe
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali Qudrah Allah ? karena alamnyoe leumoh, ha ek ji peuna barang yang golom na dan ha ek di peuhana barang yang kalheuh na.
📍Meunyo hana Qudrah Allah, alamnyoe pih hana,

8. IRADAH
Berkehendak Allah Ta’ala,
📍Meu phom berkehendak : Neupeutente barang yang golomna keu na dan barang yang kalheuh na keu hana.
📍 Lawan Jih laloe
📍Meuphom laloe : tuwoe atau hana sengaja
Teuh dali Allah Ta’ala neumeusifeut Iradah? alamnyoe
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali Iradah Allah ? karena alamnyoe ha ek di peuteunte barang yang golomna supaya na dan yang kalheuh na gepeu hana
📍Meunyo hana Iradah Allah, alamnyoe pih hana

9. ILMU
Neuteupu Allah Ta’ala kon ngon neumeuruno,
📍Allah Ta’ala neuteupu barang yang golomna keu na dan yang kalheuh na keu hana.
📍Lawan Jih bangai.
📍Meuphom bangai : na payah na mudah.
📍Teuh dali Allah Ta’ala neumeusifeut Ilmu? alamnyoe
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali ilmu Allah? karena alamnyoe bangai, alamnyoe hana diteupu barang golom na keu na dan hana diteupu dan ha ek dipeuteunte barang yang golomna keu na dan yang kalheuh na gepeu hana
📍 Meunyo hana Ilmu Allah, alamnyoe pih hana

10. HAYAH
Udep Allah Ta’ala keun ngeun nyawong,
📍 Lawan Jih mate.
📍 Setiap yang udep ngon nyawong pasti mate.
📍Teuh dali Allah Ta’ala neumeusifeut hayah .? alamnyoe
📍 Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali hayah Allah? karena alamnyoe pasti mate.
📍Meunyo hana hayah Allah, alamnyoe pih hana

11. SAMA’
Neumeudeungoe Allah Ta’ala ke
koen ngeun ruhung gelinyung
📍 Lawan Jih klo,
📍Meuphom klo : suara jioh handeuh geudeungoe, zat yang hana sura handeuh geudeungoe,
📍 Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut sama’ ? alamnyoe , qur’an, hadist dan ijmak (ulama)
📍pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut sama’ Allah? karena alamnyoe klo, suara yang jioh handeuh di deungoe, zat yang hana suara handeuh di deungo,alam nyoe jideungo, geupeudeungoe le Allah.

12. BASHAR
Geukeumalon Allah Ta’ala keun ngeun mata,
📍 Lawan Jih buta.
📍Meuphom buta : yang jioh handeuh geu kaleun, yang meupadok handeuh geukaleun.
📍 Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut bashar ? alamnyoe , qur’an, hadist dan ijmak (ulama)
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut bashar Allah ? karena alamnyoe buta, yang jioh handeuh ji kalon, yang zat padek handeuh jikalon, Alam nyoe dikeumalon, geupeukaloen le Allah.

13. KALAM
Neumeututo Allah Ta’ala keun ngon lidah dan hana meuhuruf dan hana meusuara dan hana salah dan hana neu iem, hana awai hana akhe,
📍Lawan Jih bisu
📍Teuh dali Allah Ta’ala neumeusifeut kalam? alamnyoe , qur’an, hadist dan ijmak (ulama)
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut kalam Allah? karena alamnyoe bisu, tuto alamnyoe geupeujeuet lee Allah.

14. QADIRUN
Yang kuasa!
📍Lawan Jih yang lemah
📍Meuphom yang kuasa : dalam sekejap Allah Ta’ala ek geupeuna barang yang golomna dan ek geupeuna barang yang kalheuh na di seluruh alam
📍Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut qadirun? alamnyoe
📍 Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut qadirun Allah? karena alamnyoe ha ek dpeuhana barang yang kalheuh na dalam sekejap seluruh alam.
📍Meunyoe hana qadirun Allah, alamnyoe pih hana

15. MURIDUN
Yang peutente
📍Meuphom yang peutente : dalam sekejap ek geupeuteunte barang yang golom na keu na dan ek geu peuntente barang yang kalheuh na keu hana di seluruh alam
📍Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut muridun? alamnyoe
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut muridun Allah karena alamnyoe ha ek dipeuhana barang yang kalheuh na dalam sekejap seluruh alam.
📍Meunyoe hana muridun Allah, alamnyoe pih hana.

16. ‘ALIMUN
Yang teupu !
📍 Lawan jih yang bangai
📍Meuphom yang teupu: dalam sekejap Allah Ta’ala sanggup geuteupu barang yang golomna keu na dan barang yang kalheuh na keu hana dalam sekejap seluruh alam dan droe neuh Tuhan
📍Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut ‘alimun? alamnyoe

📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut ‘alimun Allah karena alamnyoe han sanggop diteupu barang yang golomna keu na dan barang yang kalheuh na keu hana sekejap seluruh alam beserta droe jih alam, Meunyoe hana ‘alimun Allah, alamnyoe pih hana

17. HAYYUN
Yang hudep
📍Lawan jih yang mate
📍 Meuphom yang hudep : yang hana mate – mate
📍Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut hayyun ? alamnyoe
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut hayyun Allah karena alamnyoe yang mate.
📍 Meunyoe hana hayyun Allah, alamnyoe pih hana

18. SAMI’UN
Yang meudeungoe ,
📍 Lawan jih yang klo
📍 Meuphom yang meudeungo : dalam sekejap Allah Ta’ala sanggup geudeungo zat yang na suara dan zat yang hana suara dalam sekejap seluruh alam serta kalam droe neu Allah
📍Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut sami’un? alamnyoe, qur’an, hadist dan ijmak (ulama)
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut sami’un Allah karena alamnyoe han sanggop dideungo zat yang na suara dan yang hana suara dalam sekejap seluruh alam beserta suara droe jih alam.

19. BASHIRUN
Yang keumalon,
📍Lawan jih yang buta
📍 Meuphom yang keumalon : dalam sekejap Allah Ta’ala sanggup geukalon seluruh alam dan droe neu Allah
📍 Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut bashirun? alamnyoe, qur’an, hadist dan ijmak (ulama)
📍Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut bashirun Allah karena alamnyoe buta han sanggop dikalon dalam sekejap seluruh alam dan droe jih alam.

20. MUTAKALLIMUN
Yang meututo,
📍Lawan jih yang bisu
📍 Meuphom yang meututo : yang hana iem – iem, Allah Ta’ala sabe – sabe geu meututo hana pernah geu iem.
📍Toh dali Allah Ta’ala neumeusifeut mutakalimun ? alamnyoe, qur’an, hadist dan ijmak (ulama)
📍 Pakiban tapeugah alamnyoe keu dali sifeut mutakalimun Allah karena di alamnyoe yang iem, hanjeut di meututo menyoe hana geupeujeut dan gepeututo le Allah.

SIFEUT YANG HARUS BAK ALLAH
📍na saboh
📍Neu peugot tip – tip yg mungken atau hana neu peugot
📍Lawan jih wajeb neu peugoet tip – tip yg mungkin atau wajeb hana neu peugoet
📍Mungken na 4 perkara :
📍Mungken na oh lheuh hana, contoh jih alamnyoe
📍 Mungken hana oh lheuh na, contoh jih nabi dan rasul
📍Mungken yang akan datang, contoh jih uroe kiamat
📍 Mungken dalam ilmu Allah tapi hana neu peugot, contoh jih iman abu jahal dan iman abu lahab. Dalam ilmu Allah mungken geupeuiman tapi hana geupeuiman.



📍Wajeb bagi tip-tip Mukallaf yg katroh umue lagi Meu akai,geteupu akan sifeut yg wajeb bagi Nabi dan Rasul,

📍Soal padim droe jumlah Nabi ?
Jaweub :
📍Jumlah Nabi keseluruhan : 124.000 droe
📍Yang menjadi Rasul : 313 droe
📍Yg wajeb taturie : 25 droe

📍Peu beda antara Nabi dan Rasul ?
Jaweub : yg geukeun Nabi golom teunte Rasul,yg geukeun Rasul kateunte Nabi,
📍Perbedaan yg laen :
📍Nabi geterimong Wahyu untuk droe gobnyan kedroe,sedangkan Rasul geuterimong wahyu untuk geusampaikan keu umat,

📍Padim droe jumlah Nabi yg wajeb taturi?
Jumlah Nabi yg wajeb taturi 25 droe sebagai mana geu sebutkan di dalam Al-Quran,

📍Kiban hukom Taturi Nabi 25 ?
Hukom taturi Nabi 25,hukom jih Fardhu'in

📍Kiban yg geumaksud dengon Fardhu'in?
Yg geumaksud dengoe Fardhu'in adalah wajeb untuk taturie,

📍Kiban makna wajeb ? Makna wajeb geubri pahala bagi yg kerjakan,dan meudosa bagi yg tinggalkan,

📍Kiban muphom?
Wajeb bagi tiap-tiap mukallaf yg katroeh umue lagi Meuakai baik Inong maupun Agam geuturi akan Nabi 25 ,jika hana geuturi,niscaya Allah catat dosa bagi ureng nyan setiap saat,

📍Na sidroe ureng geuturi Nabi cuma 24 droe,namun sidroe teuk katuwoe geuh,Hansep 25,maka Han sah iman ureng nyan di hadapan Allah SWT,

📍Pujet menan ?
Karna deungon tuwoe keu sidroe Rasul,maka kedudukan jih saban lage hana ta-imani sidroe Rasul,

📍Sementara lam agama,Rasul 25 wajeb taturi sekaligus wajeb ta-imani,jika Hana taturi dan ta-imani,maka Han sah rukon iman yg ke 4 percaya kepada sekalian rasul-rasul,terjadilah han sah iman,ketika Han sah iman,maka han sah lah ibadah getanyoe kepada Allah SWT,

📍Toh-toh Rasul 25 yg wajeb taturie?
Jaweub :
1. Adam A.s
2. Idris A.s
3. Nuh A.s
4. Hud A.s
5. Shaleh A.s
6. Ibrahim A.s
7. Luth A.s
8. Ismail A.s
9. Ishaq A.s
10. Ya'qub A.s
11. Yusuf A.s
12. Ayub A.s
13. Suaeb A.s
14. Musa A.s
15. Harun A.s
16. Zulkifli A.s
17. Daud A.s
18. Sulaiman A.s
19. Ilyas A.s
20. Ilyasa A.s
21. Yunus A.s
22. Zakaria A.s
23. Yahya A.s
24. Isa A.s
25. Nabi Muhammad S.A.W

📍Soal padum boh sifeut yg wajeb bagi Rasul ?
sifeut yg wajeb bagi Rasul na 4 :

1. SHIDIQ Artijih Benar
📍Lawan jih Sulet,
Wajeb bagi sidroe muslim geu i'tikeud bahwa Nabi bersifat Shidiq artijih benar,peu yg geusampaikan kepada umat,baik masalah donya maupun akhirat benar adanya,

📍Miseu masalah donya : Rasul gepegah Tuntut ilme(Fardhu'in) ateuh tiap-tiap muslim laki-laki maupun perempuan,taingkar Han tapateh maka jatuh murtad (Kafe)

📍Miseu masalah akhirat : Nabi geupegah siksa kubunyan Na,syurganyan na,nerakanyan na,getanyoe ingkar Han tapateh,maka jatuh kepada murtad(kafe) atau gepegah le Nabi,dalam agama yg pon-pon tat wajeb taturi Allah dan Rasul, taingkar Hana wajeb turi maka jatuh kepada murtad(Kafe),
Maka wajeb bagi getanyoe ta i'tikeud apapun yg geusampaikan le bandum Rasul adalah Benar adanya,

2.AMANAH - Artijih Kepercayaan,
📍Meuphom daripada Kepercayaan adalah wajeb ta peucaya bandum Nabi dan Rasul hana geu pubut but yang geularang le Allah
📍Lawan jih khianat
Meuphom daripada khianat geupubut but yang geularang le Allah,
📍Meuphom khianat yang laen :
📍 Geutuka ta’at ngon maksit
📍Geutuka haleu ngeun hareum
📍Geutuka wajeb ngon sunat,

Maka dalam hudep,
📍Si barangkasoe dituka ta’at dengon maksit,
📍Yg maksit di peugah ta’at,
📍Yg wajeb di i'tikeud sunat,
📍Yg sunat di i'tikeud wajeb,
📍Yg hareum di i'tikeud haleu’
📍Yg haleu di i'tikeud hareum, maka hukom jih murtad (kafe)
📍Sibarang kasoe di i'tikeud bahwa Rasul na geupubut salah dan khianat Sunggoh kafirlah ia,

3. TABLIGH artijih meunyampaikan Wahyu dari Allah,
📍Lawajih geusom,
Wajeb ta i'tikeud apapun yg geusampaikan le Rasul barangnyan bandum datang jih dari Allah Ta’ala,
📍Sibarangkasoe han di pateh akan barang geusampaikan le rasul,sama dengan Han geupateh keu Allah,ureng yg Han pateh keu Allah Hukom jih murtad (kafe)
📍Maka wajeb bagi getanyoe ta i'tikeud bahwa ubena yg geusampaikan le Nabi dan Rasul ata geyu le Allah,barangnyan memang dari Allah,Han geutuka,Han geu ubah,Maha suci Rasul daripada geusom dan geu ubah ubena barang yg geusampaikan le Allah taala,

4. FATHANAH Artinya careung
📍Lawan jih bangai
Wajeb tai’tikeud bandum Rasul careung,Karna Rasul ureng telebeh martabat,maka wajeb bagi sidroe muslim geu i'tikeud bahwa Nabi adalah hamba pilihan Allah yg careng dalam segala bidang,

📍SIFEUT YANG HARUS BAK BANDUM RASUL SABOH(1) :

📍Neumepeurangui ngon tuboh manusia yg hana kureung martabat kerasulan-Nya
📍Lawan jih : Neumeupeurangui ngen tuboh manusia yg kureung martabat kerasulan-Nya
Contoh jih : meukurap,mekudee,supak,buta,budok,dll
Bandum barang nyan Hana bak Rasul,
📍Sibeurangkasoe di i'tikeud bahwa Rasul kureng martabat hukom jih Murtad(kafe)

📍SEBAGOE TAMBAHAN :
📍Sifeut yg wajeb bak tuboh Rasul na 4 :

1. Basyarun
📍Yaitu : Nabi manusia,mustahel takheun Nabi bangsa jen atau malaikat,maka wajeb ta i'tikeud bahwa Nabi dan Rasul golongan daripada Manusia,

2. Rajulun
📍 Nabi ureung agam, mustahel takheun Nabi ureung inong,maka wajeb bagi getanyoe ta i'tikeud bahwa ubena Rasul adalah ureng Agam,

3. Afdhalul Insan
📍Nabi bangsa teulebeh dan mulia,mustahel takheun Nabi bangsa kureung dan hina,

4. Ibnu Halal
📍Nabi aneuk haleu, mustahel takheun Nabi aneuk hareum,

📍Kesimpulan
📍Jumlah dari postingan FB yg awai,
📍Sifeut yg wajeb bak Allah 20,
📍Mustahil 20
📍Jaiz 1
📍Jumlah : 41

📍Sifeut yg wajeb bak Rasul 4
📍Mustahil 4
📍Jaiz 1
📍Jumlah : 9

📍41+9 = 50

📍Maka Nyo keuh yg dinamakan lam agama seubago aqaid 50,
📍Yg wajeb tatuntut,
📍Yg wajeb taturi,
📍Yg wajeb tayakini,
📍 Yg wajeb ta-imani,

'alam bissawab🙏

من دعا الى هدى كان له من الأجر مثل أجور من تبعه لا ينقص ذلك من اجورهم شيء
ومن دعا الى ضلالة كان عليه من الإثم مثل آثام من تبعه لا ينقص ذلك من آثامهم شيئاً

Barang siapa mengajak pada kebenaran, maka ia juga mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang-orang yg mengikutinya tanpa kurang sedikitpun,dan barang siapa yg mengajak pada keburukan, maka ia juga mendapatkan dosa sebagaimana dosa orang-orang yang mengikutinya tanpa kurang sedikitpun (HR Muslim)


Address

Nga LT
Lhoksukon

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DAYAH MUNİİRUL FATA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share