30/05/2026
GERAKAN JAM BELAJAR: WUJUDKAN BUDAYA BELAJAR YANG KUAT DI NUSA TENGGARA TIMUR
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Gerakan Jam Belajar sebagai upaya membangun budaya belajar yang kuat, disiplin, dan berkelanjutan bagi generasi muda.
Melalui Peraturan Gubernur tentang Gerakan Jam Belajar, ditetapkan waktu khusus bagi anak usia sekolah untuk belajar secara mandiri setiap hari pada pukul 18.00โ19.30 WITA. Kegiatan ini bertujuan membantu anak menyelesaikan tugas sekolah, meningkatkan kemampuan literasi, memperkuat karakter, serta menumbuhkan kecintaan terhadap nilai-nilai budaya lokal.
Keberhasilan Gerakan Jam Belajar memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Orang tua berperan sebagai pendamping utama di rumah dengan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan membatasi penggunaan gawai selama jam belajar. Sekolah dan Dinas Pendidikan bertugas melakukan pembinaan, koordinasi, sosialisasi, serta pengawasan pelaksanaan program. Sementara itu, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat RT/RW, dan pemerintah daerah diharapkan turut menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi kegiatan belajar.
Melalui kolaborasi semua pihak, Gerakan Jam Belajar diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, kedisiplinan, dan karakter generasi muda NTT menuju sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap membangun daerah
Ayo sukseskan Gerakan Jam Belajar!
Belajar Hari Ini, Membangun NTT Esok Hari.
PemprovNTT