24/03/2026
Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia atau World TB Day diperingati setiap tanggal 24 Maret. Peringatan Hari TB Sedunia dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang konsekuensi kesehatan, sosial, dan ekonomi dari penyakit TB. Tema Hari Tuberkulosis (TBC) Sedunia 2026 adalah "Ya! Kita Bisa Mengakhiri TBC" (Yes! We Can End TB). Kampanye ini menekankan kepemimpinan negara dan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan komitmen nyata dalam deteksi dini, pengobatan yang merata, dan penanganan stigma guna mengakhiri TBC. Upaya mengakhiri TB membutuhkan kepemimpinan yang kuat dari negara, sekaligus keterlibatan aktif masyarakat. Tanpa kolaborasi keduanya, target eliminasi TB akan sulit tercapai.
TB adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberculosis. TB utamanya menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti selaput otak, kulit, tulang, kelenjar getah bening,dan lainnya ketika bakteri TB keluar dari paru-paru melalui aliran darah. Kondisi ini disebut TB Ekstra Paru.
TB bukan penyakit keturunan dan bukan disebabkan oleh kutukan atau guna-guna. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja (tua, muda, laki-laki, perempuan, miskin, kaya). Hanya sekitar 10% diantara orang yang terinfeksi akan jatuh sakit, namun, bakteri TB dapat hidup dalam kondisi non-aktif (laten) seumur hidup dan menjadi aktif saat daya tahan tubuh melemah.
Indonesia masih termasuk negara dengan jumlah kasus TB tertinggi kedua di dunia. Oleh karena itu, peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memerangi penyakit ini dan bertujuan memperkuat upaya deteksi dini, akses pengobatan yang adil, dan penguatan sistem kesehatan global. Tujuan utama dari upaya pencegahan ini adalah mencapai dunia yang bebas dari TBC, dengan nol kematian dan penderitaan. Adapun cara pencegahannnya ada 6 tips dilampirkan di halaman berikutnya.
Dengan memperingati Hari TBC ini Mari Kita bersama-sama meningkatkan kesadaran tentang bahaya TBC, pentingnya deteksi dini, dan pengobatan yang tepat sampai tuntas, Giatkan Gerakan Indonesia akhiri TBC, aktif berkolaborasi dan meningkatkan kepedulian untuk para pejuang & Penyintas TBC bersama kita cegah dan putus mata rantai (eliminasi) TBC dengan komitmen & aksi nyata (pemerintah, komunitas/masyarakat dan individu). 🫁🫰🇮🇩🫶