Muhammad Zein Nur

Muhammad Zein Nur Nderek poro Kyai dan Ulama

06/01/2026

ASSALAMMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

*Jangan Tunggu Nisan untuk Bicara, Sayang...*

Jangan biarkan pertengkaran kecil hari ini menjadi luka penyesalan seumur hidup bagimu saat saudaramu sudah tidak ada.

Sering kali kita terlalu gengsi untuk minta maaf atau sekedar menyapa saudara sendiri.

Kita merasa masih banyak waktu, tapi maut tak pernah meminta izin untuk menjemput.

Saat saudaramu pergi, yang hilang bukan hanya raganya, tetapi tawa, cerita, rahasia, dan kenangan yang tak akan terulang pun ikut pergi

Jika hari ini suaranya masih bisa kau dengar, peluklah, maafkanlah, dan bahagiakanlah dia.

Karena itu bukan kebetulan...
Itu tanda Allah masih memberikanmu waktu untuk memperbaiki segalanya sebelum terlambat.

*Semoga bermanfaat

25/12/2025

MENGATASI KESEDIHAN

Terkadang hidup ini bukan apa yang kita inginkan terjadi, melainkan ketetapan Allah yang tidak seperti kita harapkan.

Itulah sumber dari kesedihan yang kita rasakan. Rasa sepi, duka, tekanan batin dan berbagai rasa sakit yang menyertai perbuatan orang yang justru anda cintai, telah mencoba menghadapi dan mengatasinya.

Kini anda merasa seorang diri, menderita ketegangan jiwa, stress kekhawatiran dalam menjalani hidup ini tidaklah mudah.

Kesedihan yang mendalam justru karena perbuatan orang yang kita cintai. Kita menggantungkan harapan yang begitu besar namun yang terjadi malah justru kita menjadi kecewa dan itu membuat kita menjadi sedih dan terluka.

Ada satu cara untuk mengatasi kesedihan itu,

Lihatlah bahwa kesedihan yang anda rasakan adalah wujud kasih sayang Allah membuat anda menjadi orang yang memiliki kekuatan dan kesabaran untuk bisa menjalani kehidupan ini dengan berbagai rasa perih terluka karena terluka akibat perbuatan orang kita cintai, orang yang paling kita sayangi di dalam hidup ini, terkadang karena rasa sakit dan kecewa membuat kita menjauh dari Allah, namun Allah tidak pernah menjauh dari kita.

Apapun pilihan hidup anda, Allah selalu hadir dengan kasih sayangNya. Allah senantiasa mendukung setiap langkah anda. Allah memanggil anda disetiap kumandang adzan, dalam doa dan sholat agar anda semakin mendekatkan diri kepada Allah. Allah memanggil kita untuk hidup menurut jalan yang telah ditetapkanNya.

Apapun penyebabnya yang membuat anda perih, sakit, terluka dan penuh derai air mata bukan semata perbuatan orang lain melainkan datangnya dari Allah yang harus anda terima dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

"Janganlah kamu bersikap lemah & janganlah p**a kamu bersedih hati, Padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang yang beriman."
(QS. Ali-Imran :139).

13/12/2025

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

*Mencari Ridho Allah Ta'ala*

Jangan pernah ukur dirimu dari pandangan manusia, sebab mata mereka sering buta melihat kebaikan.

Ukurlah dirimu dari sejauh mana kamu mampu dekat dengan Allah Ta'ala.
Dunia hanya sementara, pujian manusia tak menjamin apa-apa, bahkan kadang membuat hati lalai.

Tapi ridho Allah Ta'ala itulah yang kekal.
Bila Allah Ta'ala cinta, hidupmu akan terarah, langkahmu akan kuat, hatimu akan tenang.
Maka, biarkan manusia berkata apapun, yang penting Allah Ta'ala ridho.

Allah Ta'ala berfirman :

*"Allah akan menunjukkan jalan kepada orang-orang yang bersungguh-sungguh mencari ridha-Nya, seperti yang disebutkan dalam"* (Surat Al-Ankabut (29 ayat 69)

*"Berbuat baik kepada sesama manusia sebagaimana Allah berbuat baik kepada kita, dan jangan berbuat kerusakan di muka bumi"*
(Surat Al-Qasas (28) ayat 77)

*_Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad, Wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad_*

Wallahu A'lam Bisshawab.

Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang.
Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).

Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rezeki yang halal, dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).

*Robbana Taqobbal Minna*

Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin.

12/12/2025

PENTINGNYA SHOLAT TEPAT WAKTU DAN BERJAMAAH

Dalam sebuah hadits dijelaskan bahwa Shalat adalah perkara pertama yang akan dipertanyakan.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda; “Sesungguhnya pertama kali yang dihisab (ditanya dan diminta pertanggungjawaban) dari segenap amalan seorang hamba di hari kiamat kelak adalah shalatnya. Bila shalatnya baik maka beruntunglah ia. Dan bilamana shalatnya rusak, sungguh kerugian menimpanya.”
(HR. Tirmidzi).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda; “Barangsiapa yang pergi menuju masjid untuk solat berjemaah, maka satu langkah akan menghapuskan satu kesalahan dan satu langkah lainnya akan ditulis sebagai satu kebajikan untuknya, baik ketika pergi mahupun p**angnya.” (HR Ahmad)

Hadits lainnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda; “Barangsiapa yang keluar dari rumahnya menuju masjid dalam keadaan bersuci (telah berwudu’) untuk melaksanakan solat fardu (berjemaah), maka pahalanya seperti pahala orang yang melaksanakan haji dan ihram.”
(HR Ahmad dan Abu Daud).

Dijelaskan dalam suatu riwayat sebagai berikut;

“Sesungguhnya amalan yang pertama kali akan diperhitungkan dari manusia pada hari kiamat dari amalan-amalan mereka adalah shalat. Kemudian Allah Ta’ala mengatakan pada malaikatnya dan Dia lebih Mengetahui segala sesuatu, “Lihatlah kalian pada shalat hamba-Ku, apakah sempurna ataukah memiliki kekurangan? Jika shalatnya sempurna, maka akan dicatat baginya pahala yang sempurna. Namun, jika shalatnya terdapat beberapa kekurangan, maka lihatlah kalian apakah hamba-Ku memiliki amalan shalat sunnah? Jika ia memiliki shalat sunnah, maka sempurnakanlah pahala bagi hamba-Ku dikarenakan shalat sunnah yang ia lakukan. Kemudian amalan-amalan lainnya hampir sama seperti itu.”
(HR. Abu Daud no. 864, dari Abu Hurairah.)

Maka dari itu didalam melaksanakan Shalat wajib, maka lakukan p**a shalat Qabliyah dan Bakdiyahnya. Shalat juga sebagai usaha untuk mencari rezeki, reseki lahiriah dan bathiniyah.

Karena didalam shalat itu ada doa yang berbunyi; ROBBIGH FIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNII WAHDINII WA’AAFINII WA’FU ‘ANNII; “Ya Allah, ampunilah aku, Rahmatilah aku, cukupilah aku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki, berilah aku hidayah, sehatkanlah aku dan maafkanlah aku.”

Wallahu a'lam bish-shawab.
Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

12/12/2025
11/12/2025

SAMPAI DIMANA RASA SYUKURMU?

Nilai Syukur

☑Ketika kita bersyukur, sebenarnya kita sedang memberikan nikmat bagi diri kita sendiri

☑Ketika kita bersyukur, sebenarnya kita sedang bersiap menerima tambahan nikmat Allah

☑Ketika kita bersyukur, sebenarnya kita sedang membentengi diri kita dari siksa Allah
(rujuk kembali An-Nisa:147 dan Ibrahim: 7)

☑Ketika kita bersyukur, maka kita akan selalu merasa tentram karena merasa semua yang terjadi adalah yang terbaik bagi dirinya menurut Allah SWT.

Musibah Tidak Menimpa Orang-orang Yang Bersyukur

Musibah (bala’) sebenarnya tidak akan pernah muncul ketika seseorang selalu merasa BERSYUKUR. Karena apapun yang diterimanya dia akan merasa bahwa itu adalah yg terbaik baginya, sehingga ia bersyukur atasnya.

“Mengapa Allah akan menyiksamu, jika kamu BERSYUKUR dan beriman? Dan Allah adalah Maha Mensyukuri lagi Maha Mengetahui.”
(QS.An-Nisa: 147)

Allah tidak akan menyiksa (menimpakan musibah) jika kita bersyukur dan beriman. Oleh karena itu selalu ingatlah kepada Allah dan bersyukurlah, jangan kufur nikmat. Demikian seperti Firman-nya berikut:

Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (p**a) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (QS. Al-Baqarah: 152)

Ketika kita mengingat-ingat nikmat Allah sebenarnya nikmat tersebut tak terhingga jumlahnya.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. An-Nahl: 18)

Kalau menghitung saja kita tidak akan mampu, bagaimana mungkin kita akan mampu untuk mensyukuri dengan sempurna.

27/10/2025

PENYEBAB REZEKI SERET DAN CARA MEMBUKANYA

Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita dapati seseorang yang bekerja keras siang dan malam bahkan rela menggadaikan waktu mudanya untuk bekerja dan bekerja.

Kayakah dia ? Semakin keras dia bekerja, semakin banyak p**a kebutuhan hidup yang perlu dicukupi.

Tapi mengapa ada juga seseorang yang kerjanya santai, tapi kehidupannya makmur, ekonominya cukup. Dimanakah letak kesalahannya ?

Seringkali dalam mencari rezeki, kita terlalu ambisius bahkan rela menempuh cara-cara kotor untuk memuluskan jalan.

Namun yang terjadi, justru inilah awal dari kegagalan diri kita sendiri. ibarat kita menggali lubang untuk kita masuki sendiri. Maksud hati ingin mendapatkan yang lebih baik, namun yang terjadi akhirnya kita sendiri yang masuk ke dalam lubang yang telah kita ciptakan sendiri.

Jika kebiasaan ini sering kita lakukan, maka itu akan menjadi sebuah kebiasaan buruk yang dapat merugikan orang lain. Jika orang lain telah dirugikan dan dikecewakan, maka tentu saja akan menumbuhkan rasa benci.

Nah, dari sinilah pintu rezeki akan semakin tertutup dan seret.

Apa kunci seseorang bisa santai namun kebutuhan hidup bisa tercukupi dengan baik ?

Kunci sederhana seseorang bisa hidup santai dan tidak ngoyo, sedangkan segala kebutuhan hidup dapat tercukupi dengan baik terletak pada rasa SYUKUR terhadap setiap pencapaian yang telah berhasil.

Dengan BERSYUKUR, maka dapat mencegah sikap ambisius yang menyala-nyala. Mungkin ambisi untuk mencapai apa yang diinginkan tetap ada.

Namun jika telah dilandasi dengan PERASAAN CUKUP dan SYUKUR. Maka kita cenderung akan menghindari cara-cara yang tidak terpuji. Sehingga setiap apa yang kita peroleh menjadi rezeki yang penuh berkah.

Lalu bagaimana cara membuka pintu rezeki seret ?

Cara membuka pintu rezeki yang seret dapat kita mulai dari DIRI KITA SENDIRI. PERBAIKI HUBUNGAN KITA dg ALLAH dalam hal BERIBADAH.
Apakah hubungan kita
BIASA SAJA..
BAIK BAIK SAJA..
ISTIMEWA ATAU VVIP(sangat sangat istimewa) ?

Mengubah POLA PIKIR yang tadinya terlalu ambisius terhadap harta dunia. Diubah dg dahulukan di IBADAH dan NIAT segala sesuatu karena ALLAH, sehingga DIMUDAHKAN segala.

Karena dengan kita memperhatikan ibadah dg baik, maka segala sesuatu kita akan terasa begitu mudah.
Kenapa bisa begitu?
Karena kita mendahulukan ke MAHA PEMILIK KEHIDUPAN dan MAHA PEMILIK REZEKI, jika ingin hidup mudah dan rezeki lancar... Ya dekati YG MAHA MEMILIKINYA.

Dengan begitu Hati dan pikiran kita juga tidak akan terbebani dengan masalah. Dan kita dapat menikmati hidup serta rezeki seret dapat mudah diatasi.

Hidup menjadi tenang, karena harta benda akan semakin mudah datang pada kita. Karena kita sudah mendahulukan ALLAH daripada yg lainnya.

Wallahu a'lam bish-shawab.
Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua.

23/10/2025

UJIANMU MENAIKKAN LEVEL SPIRITUALITAS

Sejatinya ujian merupakan proses penguatan iman dan ketakwaan seorang hamba.
Yang terbaik adalah bersabar dan menerima dengan keikhlasan apa yang terjadi.
Tidak perlu segala ujian disikapi secara berlebihan. Berpikir dan temukan hikmah dari semua bentuk ujian dalam kehidupan.

Setiap ujian yang diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengandung HIKMAH KEBAIKAN. Siapa saja yang mendapatkan ujian hendaknya merenungkan apa maknanya. Ketika Allah Subhanahu Wa Ta’ala mendatangkannya ujian kepada kita, tiada lain merupakan bukti kecintaan Allah dan sungguh Allah Subhanahu Wa Ta’ala ingin mengangkat derajatnya.

Hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam “Jika di antara kalian tertimpa musibah, hendaknya berkata: ”Sesunggunya kami milik Allah dan sesunguhnya kami akan kembali pada-Nya, Ya Allah saya hanya mencari pahala dari musibah ini di sisi-Mu, maka berikanlah kepada-ku pahala itu, dan gantikanlah aku dengan sesuatu yang lebih baik dari musibah ini” (HR. Abu Daud).

08/10/2025

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

*AKHLAK dan ILMU*

Dalam Islam, akhlak dan ilmu memiliki hubungan yang sangat erat.

Berikut adalah beberapa poin penting tentang keduanya :

*Definisi Akhlak dan Ilmu*

- *Akhlak*:

Akhlak berasal dari
kata "khuluq" yang
berarti tabiat atau
sifat. Akhlak adalah
karakter atau perilaku
seseorang dalam
berinteraksi dengan
sesama manusia,
alam, dan Tuhan.
Akhlak mencakup
sikap-sikap seperti
jujur, amanah, sabar,
rendah hati, dan adil.

- *Ilmu*:

Ilmu adalah
pengetahuan yang
diperoleh melalui
proses belajar. Dalam
konteks Islam, ilmu
sangat dihargai dan
dipandang sebagai
cahaya yang
menerangi kehidupan
seseorang.

*Hubungan antara Akhlak dan Ilmu*

- *Akhlak Lebih Utama*:

Dalam Islam, akhlak
yang baik memiliki
kedudukan yang
sangat tinggi, bahkan
lebih utama daripada
ilmu pengetahuan.
Ilmu tanpa akhlak yang
baik tidak memiliki
nilai yang sempurna.

- *Ilmu Tanpa Akhlak*:

Ilmu tanpa akhlak bisa
menjadi alat yang
berbahaya. Seorang
ilmuwan yang tidak
berakhlak bisa saja
menyalahgunakan
ilmunya untuk tujuan
yang buruk.

*Tujuan Akhlak dan Ilmu*

- *Mencapai Kebahagiaan*:

Tujuan akhir dari ilmu
pengetahuan adalah
untuk mencapai
kebahagiaan di dunia
dan akhirat. Akhlak
yang mulia adalah
bagian yang tidak bisa
dipisahkan dari ajaran
Islam dan ia lebih
utama daripada ilmu
semata.

- *Menjadi Teladan*:

Seorang Muslim yang
berakhlak baik tidak
hanya akan menjadi
contoh yang baik di
hadapan sesama,
tetapi juga dapat
memberikan dampak
positif bagi
masyarakat luas.

Rasululloh ﷺ bersabda :

*"Tidak ada sesuatu pun yang lebih berat dalam timbangan (pahala) seorang mukmin di hari kiamat dibandingkan akhlak yang mulia.”*
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

Bahkan tujuan utama diutusnya Nabi adalah untuk menyempurnakan sebaik-sebaik akhlak.
(HR. Al Baihaqi dan al Bazzar).

*_Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad, Wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad_*

Wallahu A'lam Bisshawab.

Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).

Ya Allah, sungguh aku meminta kepada-Mu dengan cahaya wajah-Mu yang langit dan bumi bercahaya karena-Nya agar Engkau menjadikan aku dalam pemeliharaan-Mu, pengawasan-Mu, dan di bawah penjagaan-Mu.

*Robbana Taqobbal Minna*

Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), aamiin.

05/10/2025

SEANDAINYA...

Pernahkah kita mengatakan hal tersebut?

SEANDAINYA...aku dulu gag kenal dia pasti ngak kayak gini
SEANDAINYA..aku dulu mau masuk kerja pasti udah ada gaji
SEANDAINYA....aku dulu jadi pengusaha pasti udah kayak raya

Dan masih banyak kata SEANDAINYA..SEANDAINYA....akan lebih baik lagi hilangkan kata tersebut buang jauh jauh, apa yang sudah terjadi dan kita lakukan saat ini lebih fokus lagi.

Jika memang belum berhasil lebih maksimalkan lagi usahanya.
jiwka sudah berhasil syukuri dan buat sesuatu yang bermanfaat

Semua itu akan lebih indah tanpa ada kata seandainya..
ahh seandainya.. ganti dengan yakin yg kita jalani saat ini.

YAKIN.. BERHASIL
YAKIN ..SUKSES
YAKIN..MEMBAWA KEBAIKAN

Larangan Penggunaan Kata “Seandainya”
Dalam Shahih Muslim terdapat hadits Abu Hurairah yang mengandung larangan penggunaan kata “seandainya”, di mana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allâh daripada mukmin yang lemah; dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allâh (dalam segala urusanmu) serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apabila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, “Seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu”. Tetapi katakanlah, “Qadarullah wa ma sya-a fa’al* (hal ini telah ditakdirkan Allâh dan Allâh berbuat apa saja yang dikehendaki-Nya). Karena ucapan “seandainya” akan membuka pintu perbuatan syaitan”. [HR. Muslim].

Pengunaan Kata “Seandainya”
adalah semua bergantung pada motif yang mendasari penggunaan kata ‘seandainya’, sehingga:

☑Jika motif ucapan adalah KELUHAN, UNGKAPAN KESEDIHAN, MEMPERMASALAHKAN TAKDIR dan SYARI’AT yang ditetapkan Allah atau angan-angan untuk melakukan keburukan, maka hal ini tercela dan TERLARANG.

☑Jika motif ucapan adalah ungkapan untuk melakukan suatu KEBAIKAN, MEMBIMBING dan MENGARAHKAN, atau MENYARANKAN dan menjelaskan apa yang semestinya dilakukan, maka penggunaan kata ‘seandainya’ DIPERBOLEHKAN dan bisa menjadi sesuatu yang terpuji.

Seluruh penggunaan kata ‘seandainya’ yang terdapat dalam dalil, baik al-Quran dan hadits, diberlakukan untuk kondisi ini
(Lihat Majmu al-Fatawa karya Ibnu Taimiyah dan Majmu’ fatawa wa Rasaa-il karya Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahumallah)

Wallahu a'lam bish-shawab.
Semoga Allah selalu memberikan petunjuknya bagi kita semua....

30/09/2025

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ

*BERMANFAATLAH...*

Ada yang mengejar karier, ada yang memilih tenang. Ada yang sibuk kerja sampai larut, ada yang memilih hidup pelan-pelan low profile dan slow living.

Semua orang punya ritme, alasan, dan jalan masing-masing.
Dan tidak satu pun dari kita yang berhak menghakimi.

Dalam Islam, kita diajarkan untuk menjaga prasangka. Rasululloh ﷺ bersabda : *"Tinggalkanlah sesuatu yang tidak bermanfaat bagimu.”*
(HR.Tirmidzi).

Termasuk sibuk menilai cara hidup orang lain yang bahkan tidak mengganggumu.

Maka berhentilah menguras energi untuk hal yang bukan urusan kita.

Hidup kita pun butuh perhatian.
Fokus saja pada versi terbaik diri kita, bukan pada pencapaian orang lain. Karena ketenangan bukan soal siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling jujur pada dirinya sendiri.

*_Allahumma Sholli 'Ala Sayyidina Muhammad, Wa 'ala Aali Sayyidina Muhammad_*

Wallahu A'lam Bisshawab.

Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu petang. Dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami hidup dan dengan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu kebangkitan (bagi semua makhluk).

Ya Allah, sungguh aku meminta kepada-Mu dengan cahaya wajah-Mu yang langit dan bumi bercahaya karena-Nya agar Engkau menjadikan aku dalam pemeliharaan-Mu, pengawasan-Mu, dan di bawah penjagaan-Mu.

*Robbana Taqobbal Minna*

Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), Aamiin.

Address

Jln. Sunan Ampel No 32 Sumberejo
Kediri

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Muhammad Zein Nur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share