Dewan Kesenian Jakarta (Jakarta Arts Council)

Dewan Kesenian Jakarta (Jakarta Arts Council) Welcome to the official fan page of the Jakarta Arts Council. Here you can find details about our vision&mission, programs, activities, and upcoming events.

Also follows us on Twitter

10/06/2026

Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali hadir dengan Serial Video Konten Sejarah. Setelah mengkaji Rusli dan Nashar pada 2025, tahun ini DKJ akan menelusuri rekam jejak, pemikiran, dan kontribusi besar Zaini bagi ekosistem seni di Taman Ismail Marzuki.

Bersama Bambang Bujono, Dolorosa Sinaga, dan Yuzier Zaini, kepingan karya dan pribadi Zaini disusuri sembari tetap membuka celah bagi kebaruan misteri.

Selain serial video, ruang apresiasi ini tumbuh lebih intim lewat pameran “Menyibak Kabut”, menampilkan karya lukis, pastel hingga sketsa-sketsa Zaini pada 1948–1977.

Nantikan tanggal tayang seri video pada 17,18,19 Juni 2026, dan mari hadiri pamerannya yang akan terselenggara pada 20 Juni sampai 11 Juli 2026 di Galeri Cipta 1 dan 2, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Ketua Pengurus Harian Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) periode berikutnya diisi oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari Asru...
10/06/2026

Ketua Pengurus Harian Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) periode berikutnya diisi oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari Asrul Sani hingga Toeti Heraty Noerhadi yang namanya kini diabadikan sebagai teater dan ruangan di Taman Ismail Marzuki.

Simak unggahan ini sampai akhir untuk mengetahui siapa saja yang pernah memimpin DKJ, dan nantikan daftar Ketua Pengurus Harian DKJ lainnya pada postingan berikutnya.

Sumber: dan berbagai sumber

Hari Raya Idul Adha adalah momentum untuk merefleksikan arti keikhlasan dalam memberi dan pengorbanan demi sesama.Selama...
27/05/2026

Hari Raya Idul Adha adalah momentum untuk merefleksikan arti keikhlasan dalam memberi dan pengorbanan demi sesama.

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Semoga semangat berkurban memperkuat nilai kemanusiaan dan menumbuhkan solidaritas sosial di tengah kehidupan kita.

Kolaborasi lintas budaya hadir di panggung Jakarta ✨Komisi Simpul Seni Dewan Kesenian Jakarta bersama Kedutaan Besar Spa...
26/05/2026

Kolaborasi lintas budaya hadir di panggung Jakarta ✨

Komisi Simpul Seni Dewan Kesenian Jakarta bersama Kedutaan Besar Spanyol mempersembahkan pertunjukan spesial dari Maestro Flamenco Jazz Indonesia, Adien Fazmail, dan Rodrigo Parejo Quartet.

Perjumpaan musikal yang memadukan tradisi dan modernitas, menghadirkan dialog bunyi antara Spanyol dan Indonesia dalam satu panggung yang intim dan penuh energi.

Adien Fazmail
📅 27 Mei 2026
🕖 19.00 WIB
📍 Teater Wahyu Sihombing

Rodrigo Parejo Quartet
📅 28 Mei 2026
🕖 19.00 WIB
📍 Teater Wahyu Sihombing

Mari bergabung dan saksikan pengalaman musikal yang melintasi batas budaya.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui kode QR pada poster.

22/05/2026

Cipta Art Award 2026 hadir sebagai ruang advokasi bagi perkembangan seni rupa yang kritis, reflektif, dan relevan dengan dinamika sosial budaya hari ini.

Tidak hanya menyoroti capaian visual karya, Cipta Art Award 2026 juga mendorong praktik seni yang memiliki kedalaman gagasan, keberanian membaca realitas, serta kontribusi terhadap diskursus seni rupa di Indonesia. Acara penghargaan dan pembukaan pameranya sendiri digelar pada 17 Mei 2026 lalu.

Melalui pameran “Prasravana: Dari Benih ke Bentang”, publik diajak melihat bagaimana karya para perupa terpilih dapat menjadi medium dialog, arsip zaman, sekaligus ruang pertukaran gagasan lintas generasi.

Yuk, kunjungi pamerannya.
Pameran “Prasravana: Dari Benih ke Bentang” masih berlangsung hingga 24 Mei 2026 di Galeri Oesman Effendi, Taman Ismail Marzuki.

Dewan Kesenian Jakarta berduka atas wafatnya Abdul Rahim Latief seorang distributor dan importir film senior, pada 12 Me...
19/05/2026

Dewan Kesenian Jakarta berduka atas wafatnya Abdul Rahim Latief seorang distributor dan importir film senior, pada 12 Mei 2026 lalu.

Pria kelahiran Surabaya, 10 April 1940 itu sudah aktif di perfilman sejak 1970an. Almarhum pernah menjadi produser pelaksana di Kanta Indah Film dan Ekapraya Film, yang melahirkan film semacam “Tjoet Nja Dhien”, “Kantata Takwa, “Sesaat dalam Pelukan”, “Telegram”, dan “Langitku Rumahku”, selain itu almarhum juga pernah memiliki bioskop di Surabaya.

Beliau aktif dan sangat kritis dalam menyumbangkan gagasan terkait perfilman Indonesia, khususnya hal yang jarang dibahas oleh jurnalis dan kritikus film: distribusi film, ekspor - impor film, dan bahkan terkait indikasi monopoli bioskop di era Orde Baru. Pemikirannya ia tuangkan dalam tulisan. Misalnya, di Kompas, Berita Buana dan Media Indonesia. Tiga tulisannya diarsipkan dalam di FilmIndonesia.or.id. Juga “Dari BKIF ke Konsorsium Sampai Asosiasi”, “Dominasi Film Impor Dan Dilema Film Nasional” (2011) serta “Film Nasional Versus Bioskop” (2015). Sebagai importir, beliau menghadirkan film Pakistan ”Khuda Kay Liye” (In the Name of God) untuk Jakarta International Film Festival (JIFFEST) 2008.

Semoga almarhum diterima di sisi-Nya

Diskusi Publik Menimbang dan Merespon Isu Kekerasan Sosial di Ekosistem SeniKasus kekerasan dan pelecehan seksual di dun...
18/05/2026

Diskusi Publik Menimbang dan Merespon Isu Kekerasan Sosial di Ekosistem Seni

Kasus kekerasan dan pelecehan seksual di dunia seni kembali menunjukkan bahwa ruang seni belum sepenuhnya aman. Berbagai insiden belakangan ini memperlihatkan bahwa persoalan tersebut bukan sekadar tindakan individual, tetapi juga berkaitan dengan kultur relasi kuasa yang timpang, mulai dari budaya senioritas, “abang-abangan”, hingga posisi tokoh berpengaruh yang membuat korban sering kali merasa tidak aman untuk bersuara. Banyak kasus lain kemungkinan masih tersembunyi di bawah permukaan, menjadikan persoalan ini sebagai fenomena gunung es.

Di tengah situasi tersebut, dunia seni pun terbelah dalam menyikapi pertanyaan tentang moral, tanggung jawab, dan sanksi terhadap pelaku. Apakah lembaga seni juga memiliki tanggung jawab etis? Dapatkah penghargaan dicabut atau karya diturunkan sebagai bentuk sanksi sosial? Perdebatan ini menunjukkan pentingnya ruang diskusi terbuka agar para pelaku dan organisasi seni dapat bersama-sama merumuskan respons kolektif demi menciptakan ekosistem seni yang lebih aman, setara, dan berkeadilan.

Untuk itu, Konde.co bekerja sama dengan Dewan Kesenian Jakarta mengundang untuk bersama mendiskusikan topik ini dan memetakan gagasan bersama dalam gelaran Diskusi Publik. Mari datang dan mari berdiskusi! Terbuka untuk umum

Dewan Kesenian Jakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Abdul Toha, Ketua Asosiasi Teater Jakarta ...
16/05/2026

Dewan Kesenian Jakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Abdul Toha, Ketua Asosiasi Teater Jakarta Pusat.

Semoga almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.

Istirahat dalam damai🥀

Dunia seni rupa Indonesia berduka atas berpulangnya Bonyong Munni Ardhi, salah satu sosok penting dalam perkembangan sen...
16/05/2026

Dunia seni rupa Indonesia berduka atas berpulangnya Bonyong Munni Ardhi, salah satu sosok penting dalam perkembangan seni rupa kontemporer Indonesia serta pelopor Gerakan Seni Rupa Baru dan praktik seni konseptual di tanah air.

Sepanjang perjalanan berkaryanya, Bonyong Munni Ardhi menghadirkan gagasan-gagasan yang melampaui batas medium dan konvensi seni rupa pada masanya. Karya-karyanya tidak hanya berbicara tentang bentuk visual, tetapi juga tentang cara berpikir, keberanian bereksperimen, serta upaya membuka ruang dialog baru dalam praktik seni di Indonesia. Dedikasi dan keberaniannya menjadi inspirasi bagi banyak generasi perupa muda.

Pengaruh pemikiran dan praktik seninya juga terasa kuat di lingkungan Taman Ismail Marzuki. Melalui karya, diskusi, dan keterlibatannya, beliau turut membentuk atmosfer kreatif yang mendorong keberanian bereksperimen dan kebebasan berekspresi bagi para seniman lintas generasi.

Sebagai seniman, beliau dikenal memiliki semangat eksplorasi yang kuat, pemikiran kritis, dan komitmen panjang terhadap perkembangan seni rupa Indonesia.

Selamat jalan, Bonyong Munni Ardhi.
Terima kasih atas dedikasi, pemikiran, dan jejak karya yang telah memperkaya lanskap seni rupa Indonesia.

Address

Jln. Cikini Raya No. 73
Jakarta
10330

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dewan Kesenian Jakarta (Jakarta Arts Council) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share