GKBJ KELAPA GADING

GKBJ KELAPA GADING GKBJ Kelapa Gading

26/05/2026

*每日灵修*
*HARI Ke- 146*

_Selasa, 26 Mei 2026_

阅读:利未记第 2章

利未记 2章:13节。
“凡献为素祭的供物都要用盐调和,在素祭上不可缺了你神立约的盐。一切的供物都要配盐而献“。

有些小事我们常常视为理所当然,但实际上决定一切是:盐。
没有盐,食物看起来是一样,但味道平淡。我们灵性的生活也是如此。即使身处外部,我们仍然可以进行崇拜,事奉,并过信仰的日常。但上帝不仅能看到可见的;祂是看内心。
在利未记 2章:13节,耶和华命令让每一份供物都要放盐---一幅令祂喜悦的生活品质图景。

这节经文以强调开头”一切供物。。。”意思是,生活中没有中立的部分。我们所作的一切是献给耶和华。
但耶和华要的不只是行为,而是里面的“味道“。

盐象征了忠诚,纯洁,和坚持。没有盐,供物失去意义。我们的生命也如此:我们可以积极参与灵性活动,但如果心开始冷了,爱已消退,和妥协进入,所以生命在上帝面前变得乏味。

“你神立约的盐”,这句话强调了,每次献祭的基础是与上帝的交通。敬拜并非空洞的义务,而是来自一段亲密关系的回应。当”盐”失去,敬拜变成了一种毫无生气的例行公事。

在福音的光照下,耶稣基督是完美的献祭---纯洁,充满爱并忠心到底。通过祂,我们被呼召作为神喜悦的供物。今天,我们来检查我们的心:是否我们还拥有“盐“?。不要让信心成为一种习惯。
以真诚的心回归耶和华。在小事忠诚,在看不见的时候保持诚信,和每天培养爱。

我们的生命就是供物。上帝并不寻找在人类眼中的伟大,但在祂面前忠心与纯洁的。要成为”有品味”的供物---是能带来神心中喜乐的。

*LINK YOUTUBE MANDARIN*
https://youtu.be/fmEGdCPub2o

26/05/2026

*HARI KE-146*

*TANGGAL* : Selasa, 26 Mei 2026
*BACAAN* : Imamat 2

*Imamat 2:13*
_Dan tiap-tiap persembahanmu yang berupa korban sajian haruslah kaububuhi garam, janganlah kaulalaikan garam perjanjian Allahmu dari korban sajianmu; beserta segala persembahanmu haruslah kaupersembahkan garam._

*RENUNGAN*

Ada hal kecil yang sering kita anggap sepele, namun justru menentukan segalanya: garam. Tanpa garam, makanan tetap terlihat sama, tetapi rasanya hambar. Demikian juga kehidupan rohani kita. Dari luar, kita bisa tetap beribadah, melayani, dan menjalani rutinitas iman. Namun Tuhan tidak hanya melihat apa yang tampak; Ia melihat hati. Dalam Kitab Imamat 2:13, Tuhan memerintahkan agar setiap persembahan dibubuhi garam—sebuah gambaran tentang kualitas hidup yang berkenan di hadapan-Nya.

Ayat ini dimulai dengan penekanan: “segala persembahan…” Artinya, tidak ada bagian hidup yang netral. Segala sesuatu yang kita lakukan adalah persembahan bagi Tuhan. Namun yang Tuhan kehendaki bukan hanya tindakan, melainkan “rasa” di dalamnya.

Garam melambangkan kesetiaan, kemurnian, dan ketahanan. Tanpa garam, persembahan kehilangan makna. Begitu juga hidup kita: kita bisa aktif secara rohani, tetapi jika hati mulai dingin, kasih memudar, dan kompromi masuk, maka hidup menjadi hambar di hadapan Tuhan.

Frasa “garam perjanjian Allahmu” menegaskan bahwa dasar dari setiap persembahan adalah hubungan dengan Tuhan. Ibadah bukan kewajiban kosong, melainkan respons dari relasi yang hidup. Ketika “garam” itu hilang, ibadah berubah menjadi rutinitas tanpa kehidupan.

Dalam terang Injil, Yesus Kristus adalah persembahan yang sempurna—murni, penuh kasih, dan setia sampai akhir. Melalui Dia, kita dipanggil untuk hidup sebagai persembahan yang berkenan.

Hari ini, periksalah hati kita: apakah hidup kita masih memiliki “garam”? Jangan biarkan iman menjadi sekadar kebiasaan. Kembalilah kepada Tuhan dengan hati yang tulus. Setialah dalam hal kecil, jaga integritas saat tidak terlihat, dan peliharalah kasih setiap hari.

Hidup kita adalah persembahan. Tuhan tidak mencari yang besar di mata manusia, tetapi yang setia dan murni di hadapan-Nya. Jadilah persembahan yang “berasa”—yang membawa sukacita bagi hati Tuhan.

*LINK YOUTUBE*
https://youtu.be/qBsmuQUKm3E

*POKOK DOA*
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdUrnXHdG7xP1iQgcLQYwHIaHAokoe0Sl5rty_UD83Su-9J0A/viewform

25/05/2026

*每日灵修*
*HARI Ke- 145*

_Senin, 25 Mei 2026_

阅读:利未记第 1章。
利未记 1章:1 节,3节。
“耶和华从会幕中呼叫摩西,对他说:
“他的供物若以牛为燔祭,就要在会幕门口献一只没有残疾的公牛,可以在耶和华面前蒙悦纳“。

如今有许多人以自己的方式来祭拜上帝----根据舒适度,品味,和他们的个人定义,并非按照耶和华的意愿。

利未记第 1章,我们之前读的内容提醒我们,对上帝的敬拜绝非偶然。上帝已设立一条道路,所有人都必须遵循的。

当以色列民想要来到上帝的面前,他们不能随心所欲地来。他们必须献燔祭,须遵守以下几项规定,就是无瑕疵,必须待到上帝已决定的地方,并按照祂的旨意献祭。
这一切规则记载为了教导子民一件重要事,就是上帝是圣洁的,和人必须以完全的尊重和服从来到祂面前。

上帝并不寻求大喜庆和充满奢华的崇拜。祂寻求的顺服的心,谦卑的心并愿意被塑造的心。让我们学习如何亲近神不符合我们的方式和意愿,而是符合祂的意愿,就是心怀感恩在基督的工作,以圣洁的心,并将一生完全奉献于祂的荣耀。

*LINK YOUTUBE MANDARIN*
https://youtu.be/9l7hcVSnPD4

25/05/2026

*HARI KE-145*

*TANGGAL* : Senin, 25 Mei 2026
*BACAAN* : Imamat 1

*Imamat 1:1,3*
_TUHAN memanggil Musa dan berfirman kepadanya dari dalam Kemah Pertemuan ... Jikalau persembahannya merupakan korban bakaran dari lembu, haruslah ia mempersembahkan seekor jantan yang tidak bercela. Ia harus membawanya ke pintu Kemah Pertemuan, supaya TUHAN berkenan akan dia._

*RENUNGAN*

Di zaman sekarang, banyak orang datang beribadah kepada Tuhan dengan cara mereka sendiri—sesuai kenyamanan, selera, dan definisi pribadi mereka, bukan sesuai dengan apa yang Tuhan inginkan.

Kitab Imamat 1 yang tadi kita baca mengingatkan kita bahwa mendekat beribadah kepada Allah tidak pernah terjadi sembarangan. Ada cara yang Tuhan tetapkan dimana semua umat harus mengikutinya.

Ketika bangsa Israel hendak datang kepada Tuhan, mereka tidak boleh datang sesuka hati. Mereka harus membawa korban bakaran dengan memperhatikan beberapa ketentuan, yaitu tanpa cacat, harus dibawa ke tempat yang telah ditentukan Tuhan, dan dipersembahkan sesuai dengan ketetapan-Nya.

Semua aturan ini dituliskan untuk mengajarkan satu hal penting kepada umat, yaitu bahwa Allah itu kudus, dan manusia harus datang kepada-Nya dengan penuh hormat dan ketaatan.

Tuhan tidak mencari ibadah yang sekadar meriah dan penuh kemewahan. Dia mencari hati yang taat, rendah hati, dan rela dibentuk. Mari kita belajar untuk datang kepada Tuhan bukan lagi menurut cara dan maunya kita, melainkan menurut kehendak-Nya, yaitu dengan rasa syukur atas karya Kristus, dengan hati yang kudus, dan dengan hidup yang dipersembahkan sepenuhnya bagi kemuliaan-Nya.

*LINK YOUTUBE*
https://youtu.be/kMbmHGhNtds

*POKOK DOA*
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdUrnXHdG7xP1iQgcLQYwHIaHAokoe0Sl5rty_UD83Su-9J0A/viewform

23/05/2026

*HARI KE-143*

*TANGGAL* : Sabtu, 23 Mei 2026
*BACAAN* : Keluaran 39

*Keluaran 39:43*
_Lalu Musa memeriksa seluruh pekerjaan itu, dan tampaklah, mereka telah melakukannya seperti yang diperintahkan TUHAN, demikianlah mereka melakukannya. Kemudian Musa memberkati mereka._

*RENUNGAN*

Banyak orang memulai dengan semangat, tetapi tidak semua mengakhiri dengan setia. Memulai pelayanan, pekerjaan, atau panggilan sering kali terasa lebih mudah daripada bertahan sampai selesai. Namun, iman sejati tidak hanya terlihat pada awal yang antusias, melainkan pada ketaatan yang bertahan sampai akhir.

Keluaran 39:43 adalah momen penutup dari pekerjaan besar pembangunan Kemah Suci. Setelah begitu banyak detail, kerja keras, dan ketelitian, Musa memeriksa hasil pekerjaan bangsa Israel. Menarik sekali Musa mendapati bahwa mereka telah mengerjakan semuanya itu tepat seperti yang diperintahkan Tuhan. Tidak kurang, tidak lebih—mereka melakukan semua pekerjaan mereka dengan penuh ketaatan sampai selesai.

Hari ini Tuhan pun merindukan kesungguhan dan ketaatan yang sama dari kita.

Mungkin hari ini ada di antara kita yang merasa lelah, jenuh, atau tergoda untuk berhenti di tengah jalan. Ingatlah: Tuhan tidak meminta kita berlari dengan sempurna, cukup berjalan dengan setia. Tetaplah taat dalam mengerjakan panggilan yang Tuhan percayakan, sebab pada waktunya Tuhan sendiri yang akan memeriksa hidup kita—dan betapa indahnya bila kita mendengar Dia berkata, “Baik sekali perbuatanmu.”

*LINK YOUTUBE*
https://youtu.be/sOGv8TPXwiU

*POKOK DOA*
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdUrnXHdG7xP1iQgcLQYwHIaHAokoe0Sl5rty_UD83Su-9J0A/viewform

23/05/2026

*每日灵修*
*HARI Ke- 143*

_Sabtu, 23 Mei 2026_

阅读:出埃及记第 39章。
出埃及记 39章:43节。
“耶和华怎样吩咐的,他们就怎样作了。摩西看见一切的工都作成了,就给他们祝福“。

许多人一开始充满热情,但并非所有人最终都会忠诚。开始事奉,工作,或呼召通常更容易比起坚持到完成。
但真正的信心不仅在开始时显而易见,而且热情洋溢,而是直到来日都保持服从。

出埃及记 39章:43节是建造圣墓这项伟大工程的最后时刻。经过这么多细节后,努力工作并彻底性,摩西考察以色列民的工作成果。非常有趣的发现,他们已经作完一切,完全按照耶和华的命令。不多不少---他们全心全意地服从命令直到工作完成为止。
今天上帝也一样渴望认真性和我们同样的服从。

也许今天我们之间有觉得疲惫的,无聊的或者忍不住想半途而废。记住;上帝没有要求我们完美地跑,只要忠心地行走。仍然顺服,履行上帝托付给的使命,因为总到时机上帝亲自审视我们的生活----那该多美好如果我们听到祂说:”你的行为很好”。

*LINK YOUTUBE MANDARIN*
https://youtu.be/Twmgg13GdZM

22/05/2026

*每日灵修*
*HARI Ke- 142*

_Jumat, 22 Mei 2026_

阅读:出埃及记第 38章。
出埃及记 38章:8节
”他用铜作洗濯盆和盆座,是用会幕前伺候的妇人之镜子作的”。

在这个时代,镜子不仅仅是用来照脸----他常常成为身份的象征。许多人问”在别人眼中,我是怎样?
我们忙着改善外观,名声,是,甚至自我形象。但,我们曾问过”我愿意献给上帝的是什么?

出埃及记 38章,记载圣墓建造的细节。乍一看似乎很技术性,但在第八节有感人的东西:妇人们交出了她们的镜子用作洗濯盆。他们给予个人且有价值的东西---自视工具---让使用在我们事奉神上。

这不就是基督向我们展示的那幅画面吗?在腓立比书 2章:7节,圣经非常清楚告诉我们如何“祂”就是基督,放弃祂的荣耀”清空自己”使我们被罪恶玷污的人能得到洗净和恢复。祂为我们舍身作为洁净和圣洁的完美“器皿“。(约翰福音一书 1章:7节)。

今天,我们是否也想交出我们的”镜子“---自私,声望,舒适,甚至我们最珍视和认为最有价值的东西----为祂的荣耀而用呢?

*LINK YOUTUBE MANDARIN*
https://youtu.be/GzW-gl-BoXo

22/05/2026

*HARI KE-142*

*TANGGAL* : Jumat, 22 Mei 2026
*BACAAN* : Keluaran 38

*Keluaran 38:8*
_"Dibuatnyalah bejana pembasuhan dari tembaga beserta alasnya dari cermin-cermin perempuan-perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan."_

RENUNGAN
Di zaman sekarang, cermin bukan sekadar alat melihat wajah—ia sering menjadi simbol identitas. Banyak orang bertanya, “Bagaimana aku terlihat di mata orang lain?” Kita sibuk memperbaiki penampilan, reputasi, bahkan citra diri. Namun, pernahkah kita bertanya, “Apa yang rela kuberikan kepada Tuhan?”

Keluaran 38 mencatat detail pembangunan Kemah Suci. Sekilas tampak teknis, tetapi di ayat 8 ada sesuatu yang menyentuh: para perempuan menyerahkan cermin-cermin mereka untuk dijadikan bejana pembasuhan. Mereka memberikan sesuatu yang pribadi dan berharga—alat untuk melihat diri—agar dipakai untuk pelayanan kepada Tuhan.

Bukankah ini adalah gambaran yang sama seperti yang ditunjukkan Kristus kepada kita. Di dalam Filipi 2:7 Alkitab memberitahukan kepada kita dengan sangat jelas bagaimana Ia, yaitu Kristus, melepaskan kemuliaan-Nya, "mengosongkan diri-Nya" agar kita yang kotor oleh dosa bisa dibasuh dan dipulihkan. Ia memberikan diri-Nya sebagai "Bejana" pembasuhan dan penyucian yang sempurna bagi kita (lih. 1 Yoh. 1:7).

Hari ini maukah kita juga menyerahkan "cermin" kita - ego, gengsi, kenyamanan, bahkan hal-hal yang paling kita pegang dan anggap berharga—untuk dipakai bagi kemuliaan-Nya?

*LINK YOUTUBE*
https://youtu.be/2QUHjGjibiI

*POKOK DOA*
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdUrnXHdG7xP1iQgcLQYwHIaHAokoe0Sl5rty_UD83Su-9J0A/viewform

21/05/2026

*每日灵修*
*HARI Ke- 141*

_Kamis, 21 Mei 2026_

阅读:出埃及记第 37章.
出埃及记 37章:6节
“用精金作施恩座,长二肘半,宽一肘半“。

有一个问题一直默默地困扰着许多信徒”,带着我所有的错误,我是否还能够靠近耶和华?这个问题感觉很重,但答案;事实上在出埃及记 37章,其中有一个我们经常忽略的小细节。

在这章经文,一位工匠名叫比撒列作施恩座---一块金板覆盖约柜。这不仅仅是一件祭祀用品。这个物品拥有重要的意义在耶和华子民的信心盟约中。

这个施恩座是上帝圣洁的交汇点和人类的杂质。在赎罪日的每一天,都要将祭牲的血洒在那物件上,而就在那里上帝向祂子民显现的地方。
没有那覆盖,就没有可能发生会议。因为神圣与上帝之间的鸿沟和人类罪孽深重任何人的努力都无法弥合这种罪恶。

但,几个世纪以来只是圣营中的一个影子,最后成为耶稣基督的完整陈述。在罗马书 3章:25节,保罗写道”,神设立基督耶稣作挽回祭,是凭着耶稣的血...."

耶稣不仅仅带来和平----祂自己就是和平者。不是用精金,而是祂自己的宝血,祂覆盖了我们不可能自己覆盖的差距。

所以希伯来书 4章:16节,邀请我们不是有条件的,而是用恩典:”我们只管坦然无惧的,来到施恩的宝座前”----不是因为我们配得,而因为基督已经为我们开路,一劳永逸。现在问题是我们愿意接受这个邀请还是不愿意呢?

*LINK YOUTUBE MANDARIN*
https://youtu.be/mqnNGB1AUh0

21/05/2026

*HARI KE-141*

*TANGGAL* : Kamis, 21 Mei 2026
*BACAAN* : Keluaran 37

*Keluaran 37:6*
_Dibuatnyalah tutup pendamaian dari emas murni, dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya._

*RENUNGAN*

Ada pertanyaan yang diam-diam sering menghantui banyak orang beriman, "Dengan segala kesalahanku, apakah aku masih bisa mendekat kepada Allah?" Pertanyaan itu terasa berat, tetapi jawabannya justru ada di salah satu detail kecil yang sering kita lewati begitu saja di Keluaran 37.

Di pasal ini, seorang pengrajin bernama Bezalel membuat tutup pendamaian — sebuah lempeng emas murni yang menutup Tabut Perjanjian. Benda ini bukan sekadar aksesori ibadah. Benda ini memiliki makna yang penting dalam perjalanan iman Umat Allah.

Tutup pendamaian ini adalah titik temu antara kekudusan Allah dan kenajisan manusia. Di atas benda itu darah korban dipercikkan setiap Hari Pendamaian, dan di situlah Allah menyatakan diri-Nya kepada umat-Nya.

Tanpa penutup itu, tidak ada perjumpaan yang mungkin terjadi. Sebab jurang antara Allah yang kudus dan manusia yang berdosa terlalu dalam untuk dijembatani oleh usaha siapapun.

Namun apa yang selama berabad-abad hanya menjadi bayangan di kemah suci, akhirnya menjadi kenyataan penuh di dalam pribadi Yesus Kristus. Dalam Roma 3:25 Paulus menulis, "Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya ...."

Yesus bukan hanya membawa pendamaian — Ia sendiri adalah pendamaian itu. Bukan dengan emas murni, melainkan dengan darah-Nya sendiri, Ia menutup jurang yang tak mungkin kita tutup sendiri.

Karena itulah Ibrani 4:16 mengundang kita bukan dengan syarat, melainkan dengan anugerah: "Marilah kita menghampiri takhta kasih karunia dengan penuh keberanian" — bukan karena kita layak, tetapi karena Kristus telah membuka jalan itu bagi kita, sekali untuk selamanya.Pertanyaannya sekarang adalah maukah kita menerima undangan itu atau tidak?

*LINK YOUTUBE*
https://youtu.be/I-cr2vbMNGw

*POKOK DOA*
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSdUrnXHdG7xP1iQgcLQYwHIaHAokoe0Sl5rty_UD83Su-9J0A/viewform

Address

Komplek Gading Bukit Indah Blok Q 23-26
Jakarta
14240

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when GKBJ KELAPA GADING posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share