Papan Tulis Kapur - Papan Kapur

Papan Tulis Kapur - Papan Kapur Memproduksi dan menjual Papan Tulis Kapur, Papan Menu, Papan Whiteboard, Papan Glassboard, Papan Dat

28/02/2018

Assalamualaikum...
Reminder to my self ..

Kesuksesan dan kegagalan hanyalah masalah waktu. Gagal dalam kurun waktu 1 tahun belum tentu tetap gagal dalam waktu 10 tahun.

Tidak ada yg gagal dan sia-sia dalam kehidupan ini. Hanya masalah waktu, cepat atau lambat kesuksesan akan mendekat.

Tidak ada yang harus di kecewakan ketika kenyataan tidak sesuai dengan yang di impikan. Hanya masalah ekspektasi harapan saja yang harus di sesuaikan.

Tidak ada yang harus di tangisi ketika kehilangan sesuatu yang di impikan. Hanya masalah hati yang terlalu cepat kecewa dan menyerah.

Tidak ada yg harus di tanggapi dengan emosional ketika banyak hal buruk datang menghadang. Hanya masalah sabar dan bersyukur yang harus banyak di ucapkan.

Berbahagialah yang masih belum memilki apa yang di impikan, karena Allah sedang memberimu semangat untuk bekerja dan berusaha.

Berhagialah yang masih mengalami kekurangan dan ketidakberdayaan, karena Allah sedang memupuk dan melatih rasa syukur dalam dirimu ketika rejeki dan nikmat itu nantinya tiba.

Berbahagialah yang masih di tolak dan disingkirkan, karena Allah sedang memberikan banyak waktu untuk lebih memperbaiki diri dan berperilaku positif.

Berbahagialah yang sedang mengalami kesedihan dan kemalangan, karena dirimu akan mengetahui dan mendapatkan sahabat sejati dalam hidupmu.

Berbahagialah yang sedang mendapatkan cobaan kekayaan dan kebahagiaan, karena dirimu sedang diuji untuk naik kelas ke derajat yang lebih tinggi dalam hidupmu.

Belajarlah dari masa lalumu, bersyukurlah ketika sempat dan berdoalah selagi bernafas, karena kita tidak tahu kapan kereta terakhir akan datang menjemput.

Selamat pagi Indonesia, syukur kepada Allah yang telah memberikan satu hari lagi untukku belajar arti kehidupan.

😇🙏

19/11/2017

Bismillah... KISAH ULAR DAN GERGAJI
Seekor ular memasuki gudang tempat kerja seorang tukang kayu di malam hari. Kebiasaan si tukang kayu adalah membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan & tidak merapihkannya.
Nah ketika ular itu masuk kesana, secara kebetulan ia merayap di atas gergaji. Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka. Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya. Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali.
Serangan yang bertubi-tubi menyebabkan luka parah di bagian mulutnya. Marah & putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya utk mengalahkan musuhnya. Ia pun lalu membelit dengan kuat gergaji itu.
Belitan yang menyebabkan tubuhnya terluka amat parah, akhirnya ia pun mati binasa. Di pagi hari si tukang kayu menemukan bangkai ular tsb di sebelah gergaji kesayangannya.
Sahabat...
Kadangkala di saat marah, kita ingin melukai orang lain. Setelah semua berlalu, kita baru menyadari bahwa yang terluka lebih parah sebenarnya adalah diri kita sendiri.
Banyaknya perkataan yang terucap & tindakan yang dilakukan saat amarah menguasai, sebanyak itu p**a kita melukai diri kita sendiri.
Tidak ada musuh yang tidak dapat di taklukkan oleh cinta kasih.
Tidak ada permusuhan yang tidak dapat dimaafkan oleh ketulusan.
Tidak ada kesulitan yang tidak dapat dipecahkan oleh ketekunan.
Tidak ada batu keras yang tidak dapat di pecahkan oleh kesabaran.
Semua itu haruslah berasal dari diri kita.
Dendam, benci, curiga/pikiran negative apapun itu, sebenarnya bagaikan ular yang membelit gergaji, yg bisa terus menerus muncul dalam pikiran kita, menusuk & membakar batin kita sendiri.
Latihlah setiap saat utk memaafkan, mampu dengan cepat melepaskan & membuang sampah pengotor batin dan pikiran kita.

04/09/2017

Kawan

Disaat kita memakai jam tangan seharga Rp 500.000,- atau Rp 500.000.000,-, kedua jam itu menunjukkan waktu yg sama.

Ketika kita membawa tas atau dompet seharga Rp 500.000,- atau Rp 500.000.000,-, keduanya sama2 dapat membantumu membawa sebagian barang/uang.

Waktu kita tinggal di rumah seluas 50 m2 atau 5.000 m2, kesepian yg kita alami tetaplah sama.

Ketika kita terbang dengan first class atau ekonomi class, maka saat pesawat terbang jatuh maka kita pun ikut jatuh.

Kawan

Kebahagiaan sejati bukan datang dari harta duniawi.
Jadi ketika kita memiliki pasangan, anak, saudara, teman dekat, teman baru dan lama... Lalu kita ngobrol, bercanda, tertawa, bernyanyi, bercerita tentang berbagai hal, berbagi s**a dan duka- itulah kebahagiaan sesungguhnya.

Hal penting yang patut di renungkan dalam hidup :

1. Jangan mendidik anak mu untuk terobsesi menjadi kaya. Didiklah mereka menjadi bahagia.* Sehingga saat mereka tumbuh dewasa mereka menilai segala sesuatu bukan dari harganya.

2. Kata2 yg terbaik* di Inggris :
"Makan makananmu sebagai obat. Jika tidak, kamu akan makan obat2an sebagai makanan."

3. Seseorang yg mencintaimu tidak akan pernah meninggalkanmu* karena walaupun ada 100 alasan untuk menyerah, dia akan menemukan 1 alasan untuk bertahan.

4. Banyak sekali perbedaan antara "manusia & menjadi manusia"* Hanya yg bijak yang mengerti tentang itu.

5. Hidup itu* antara
"B" birth (lahir) dan "D" death (mati), diantara nya adalah ada "C" choice (pilihan) hidup yang kita jalani, keberhasilannya ditentukan oleh setiap pilihan kita.

Kawan... Jika kamu mau berjalan cepat, Jalanlah sendirian. Tetapi Jika kamu ingin berjalan jauh, jalanlah bersama sama.

6. Ada 6 dokter terbaik,
1. Keluarga
2. Istirahat
3. Olahraga
4. Makan yg sehat
5. Teman
6. Tertawa

Nikmati hidup dan tetap bersandar pada Tuhan yg punya kehidupan.
Have a beautiful day👍🏻✨

27/08/2017

Dua Orang Baik tapi Mengapa Perkawinan Tidak Bahagia?



Ibu saya adalah seorang yang sangat baik, sejak kecil saya melihatnya begitu gigih menjaga keutuhan keluarga. Ia selalu bangun dini hari, memasak bubur untuk ayah karena lambung ayah kurang baik.

Setelah itu, masih harus memasak nasi untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan...

Setiap sore, ibu selalu menyikat panci supaya tidak ada noda sedikitpun.

Menjelang malam, dengan giat ibu membersihkan rumah agar tidak berdebu.

Ibu adalah seorang wanita yang sangat rajin. Namun, di mata ayah, ibu bukan pasangan yang baik. Tidak hanya sekali ayah menyatakan kesepian dalam perkawinan, tapi saya tidak memahaminya...

Ayah saya adalah seorang laki-laki yang bertanggung jawab. Ia tidak merokok, tidak minum-minuman keras, serius dalam pekerjaan, setiap hari berangkat kerja tepat waktu dan saat libur ayah punya waktu untuk mengantar kami ke sekolah. Ia seorang ayah yang penuh tanggung jawab, mendorong anak-anak untuk berprestasi dalam pelajaran.

Ayah adalah seorang laki-laki yang baik di mata anak-anak, ia besar seperti langit, menjaga kami, melindungi kami dan mendidik kami.

Hanya saja, di mata ibu, ia bukan pasangan yang baik. Kerap kali saya melihat ibu menangis terisak secara diam-diam.

Saya melihat dan mendengar ketidakberdayaan dalam perkawinan ayah dan ibu, sekaligus merasakan betapa baiknya mereka. Seharusnya mereka layak mendapat perkawinan yang baik. Saya bertanya pada diri sendiri, *"Dua orang yang baik mengapa tidak diiringi dengan perkawinan yang bahagia?"*

Setelah dewasa, akhirnya saya memasuki perkawinan dan perlahan-lahan saya mengetahui jawaban itu...

Di masa awal perkawinan, saya juga sama seperti ibu, berusaha menjaga keutuhan keluarga, rajin bekerja dan mengatur rumah dengan sungguh2 berusaha memelihara perkawinan sendiri.

Anehnya, saya tidak merasa bahagia dan suamiku sepertinya juga tidak bahagia. Saya merenung, mungkin rumah kurang bersih, masakan tidak enak, lalu dengan giat saya membersihkan rumah dan memasak dengan sepenuh hati.

Namun, rasanya, kami berdua tetap tidak bahagia. Hingga suatu hari, ketika saya sedang sibuk membersihkan rumah, suami saya berkata, "temani aku sejenak mendengar alunan musik!"

Dengan mimik tidak senang saya berkata, "Apa tidak melihat masih ada separoh lantai lagi yang belum dipel?"

Begitu kata-kata ini terlontar, saya pun termenung, kata-kata yang sangat tidak asing di telinga, dalam perkawinan ayah dan Ibu. Saya sedang mempertunjukkan kembali perkawinan ayah dan ibu, sekaligus mengulang kembali ketidakbahagiaan dalam perkawinan mereka. Ada beberapa kesadaran muncul...

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu memandang suamiku, dan teringat akan ayah yang tidak mendapat apa yang dia butuhkan dalam perkawinannya.

Waktu ibu habis untuk membersihkan rumah pada hal yg dibutuhkan ayah adalah menemaninya. Terus menerus mengerjakan urusan rumah tangga adalah cara ibu dalam mempertahankan perkawinan. Ia memberi ayah sebuah rumah yang bersih namun ibu jarang menemani ayah. Ia berusaha mencintai ayah dengan caranya.

KESADARAN MEMBUAT SAYA MEMBUAT KEPUTUSAN YANG SAMA

Saya hentikan sejenak pekerjaan saya, lalu duduk di sisi suami, menemaninya mendengar musik, dan dari kejauhan, saat memandangi kain pel di atas lantai seperti menatapi nasib ibu.

Saya bertanya pada suamiku, "Apa yang kau butuhkan?"

"Aku membutuhkanmu untuk menemaniku... Rumah kotor sedikit tidak apa-apa.." ujar suamiku.

Saya kira dia perlu rumah yang bersih, ada yang memasak, dst.

"Yang paling kuharapkan adalah kau bisa lebih sering menemaniku."

Ternyata sia-sia semua pekerjaan yang saya lakukan, hasilnya benar-benar membuat saya terkejut. Kami meneruskan menikmati kebutuhan masing-masing, dan baru saya sadari ternyata dia juga telah banyak melakukan pekerjaan yang sia-sia, kami memiliki cara masing-masing bagaimana mencintai, namun, bukannya cara yang diinginkan pasangan kita.

Sejak itu, saya menderetkan sebuah daftar kebutuhan suami, dan meletakkanya di atas meja. Begitu juga suamiku, dia menderetkan sebuah daftar kebutuhanku.

Puluhan kebutuhan yang panjang dan jelas. Misal: Waktu senggang menemani pihak kedua mendengar musik, saling memeluk setiap pagi, memberi sentuhan selamat jalan bila berangkat, dstnya.

Beberapa hal cukup mudah dilaksanakan, tapi ada juga yang sulit. Misal: "dengarkan aku, jangan memberi komentar". Ini adalah kebutuhan suami.

Kalau saya memberinya usul, dia bilang dirinya merasa tampak seperti orang bodoh. Menurutku, ini benar-benar masalah gengsi laki-laki.

Saya juga meniru suami tidak memberikan usul, kecuali dia bertanya, kalau tidak saya hanya mendengarkan dengsn serius...

Bagi saya ini benar-benar sebuah jalan yang sulit dipelajari, namun jauh lebih bermakna dalam pernikahan kami...

Bertanya pada pasangan kita, *"Apa yang kau inginkan?" ternyata dapat menghidupkan pernikahan.*

Kini, saya tahu kenapa perkawinan ayah dan ibu tidak bisa bahagia, MEREKA TERLALU BERSIKERAS MENGGUNAKAN CARA SENDIRI DALAM MENCINTAI PASANGANNYA, BUKAN MENCINTAI PASANGANNYA DENGAN CARA YANG DIINGINKAN PASANGANNYA.

Kita mungkin sangat lelah melayani pasangan kita, namun dia tidak menghargai... Akhirnya kita kecewa dan hancur.

Tuhan telah menciptakan perkawinan, maka menurut saya, SETIAP ORANG PANTAS DAN LAYAK MEMILIKI SEBUAH PERKAWINAN YANG BAHAGIA, asalkan cara yang kita pakai itu tepat, menjadi orang yang dibutuhkan oleh pasangan kita!

=Di antara KATA=Seorang anak kehilangan sepatunya di laut, lalu dia menulis di pinggir pantai ...LAUT INI MALING ...Tak ...
13/05/2017

=Di antara KATA=

Seorang anak kehilangan sepatunya di laut, lalu dia menulis di pinggir pantai ...
LAUT INI MALING ...

Tak lama datanglah nelayan yg membawa hasil tangkapan ikan begitu banyak, lalu dia menulis di pantai ...
LAUT INI BAIK HATI ...

Seorang anak tenggelam di lautan lalu ibunya menulis di pantai ...
LAUT INI PEMBUNUH ...

Seorang berperahu dan di hantam badai, lalu menulis dipantai ...
LAUT INI PENUH MARABAHAYA...

Tak lama datanglah Seorang lelaki yg menemukan sebongkah mutiara di dalam lautan, lalu dia menulis di pantai ...
LAUT INI PENUH BERKAH ...

Kemudian datanglah ombak besar dan menghapus semua tulisan di pantai itu tanpa sisa.

MAKA.......
JANGAN RISAUKAN OMONGAN ORANG, KARENA SETIAP ORANG MEMBACA DUNIA DENGAN PEMAHAMAN DAN PENGALAMAN YANG BERBEDA.

Teruslah melangkah, selama engkau di jalan yang baik.
Meski terkadang kebaikan tidak senantiasa dihargai.

Tak usah repot-repot mau menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun. Karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak percaya itu.

Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi siapa yang mau berbuat baik.

Jangan menghapus persaudaraan hanya karena sebuah kesalahan ...
Namun hapuslah kesalahan demi lanjutnya persaudaraan..

Jika datang kepadamu gangguan...
Jangan berpikir bagaimana cara membalas dengan yang lebih perih, tapi berpikirlah bagaimana cara membalas dengan yang lebih baik.

Kurangi mengeluh, teruslah berdoa dan berikhtiar.
Sibukkan diri dalam kebaikan. Hingga keburukan lelah mengikuti kita.

Tugas kita adalah berbuat yang baik dan benar.

Memaafkan adalah memaafkan tanpa tapi..
Menghargai adalah menghargai tanpa tapi..

www.PapanTulisKapur.com

Toko Online Terpercaya Sejak 2010

21/01/2017

*Selamat pagi saudara2ku*

*HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS!!!*

Θ *_BUTUH_* _batu kerikil supaya kita_ *_BERHATI-HATI_*..
Θ *_BUTUH_* _semak berduri supaya kita_ *_WASPADA_*..
Θ *_BUTUH_* _Pesimpangan supaya kita_ *_BIJAKSANA_* _dalam_ *_MEMILIH_*..
Θ *_BUTUH_* _Petunjuk jalan supaya kita punya_ *_HARAPAN_* _tentang arti masa depan_..

•• _Hidup Butuh_ *_MASALAH_* supaya kita _tahu kita punya_ *_KEKUATAN_*..

•• *_BUTUH_* _Pengorbanan supaya kita tahu cara_ *_BEKERJA KERAS_*..

•• *_BUTUH_* _airmata supaya kita tahu_ *_MERENDAHKAN HATI_*

•• *_BUTUH_* _dicela supaya kita tahu bagaimana cara_ *_MENGHARGAI_*..

•• *_BUTUH_* _tertawa n senyum_ _supaya kita tahu mengucap_ *SYUKUR_*..

•• *_BUTUH_* _Orang lain supaya kita tahu kita_ *_TAK SENDIRI_*..


_Jangan~ selesaikan_ *_MASALAH_* _dgn_ _mengeluh, berkeluh kesah, dan marah"_, _Selesaikan saja dgn_ *_sabar, bersyukur_*, _dan jangan lupa_ *_TERSENYUM_*.

_Teruslah_ *_MELANGKAH_* _walau mendpt_ *_RINTANGAN_*, _Jangan~_ *takut*..
_Saat tidak ada lg_ *_tembok_* _utk_ _bersandar_, _masih ada *lantai* utk_ *_bersujud_*

_Perbuatan baik yg paling_ *_sempurna_* _adalh perbuatan baik yg tidak~_ *_terlihat_*, _Namun.. Dpt dirasakan hingga jauh kedlm_ *_relung hati_*.

_Jangan~ menghitung apa yg_ *_hilang_*, _namun hitunglah apa yg_ *_tersisa_*.

_Sekecil apapun_ *_penghasilan_* _kita, pasti akan cukup bila digunakan utk_ *_Kebutuhan_* _Hidup._
_Sebesar apapun_ *_penghasilan_* _kita, pasti akan kurang bila digunakan utk_ *_Gaya Hidup_*.

_Tidak selamanya kata-kata yg_ *indah* _itu_ *_benar_*, _juga_ *_tidak_*_selamanya kata-kata yg_ *_menyakitkan_* _itu_ *_salah_*. _Hidup ini terlalu_ *_singkat_*, _lepaskan mereka yg menyakitimu,_ *_sayangi_* _mereka yg_* _peduli_* _padamu. Dan_ *_berjuanglah_* _utk mereka yg_ *_berarti_* _bagimu._

*Bertemanlah* _dg semua org, tapi_ *bergaulah* _dg org yg_ *_berintegritas_* _dan mempunyai_ *_nilai hidup_* _yg benar, krn pergaulan akan_ *mempengaruhi* _cara kita hidup dan_ *masa depan* _kita._

*SEMANGAT PAGI !!!*
*Semoga Bermanfaat.....* 👍

www.PapanTulisKapur.com

05/09/2016

BERSAHABAT DENGAN UJIAN*

Ada orang yang diuji dengan _*pasangannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*jodohnya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kesehatannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*keturunannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kariernya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kecantikannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kesulitannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*rejekinya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kemudahannya*_
Ada orang yang diuji dengan _*kesedihannya*_

*JANGAN PIKIR HANYA KITA SEORANG YANG DIUJI OLEH-NYA*
JANGAN TANYA KEPADA-NYA,
*Ya Allah, mengapa harus aku ???* *Mengapa semua terjadi padaku ???*

*Ketika Allah subhana wata'ala memberi beban dipundak, jangan bertanya mengapa kita diberi yang berat*
*Tapi mintalah agar pundak kita mampu untuk memikulnya*

*Yakinlah akan ada KEMUDAHAN setelah KESULITAN*

*Allah subahana wa'tala memberi kita Ujian ini karena Allah subahana wa'tala mengetahui bahwa kita mampu*
*Tetaplah Istiqamah meski Iman kita kadang melemah*

Jangan pernah menghindar,
Jangan pernah lari,
Hadapi semua ini dengan Tawakkal,
Nikmati semua ini dengan Istighfar,
Mungkin ini kasih sayang Allah subahana wa"tala dalam bentuk Nikmat yang lain,
In sya Allah ...

www.PapanTulisKapur.com

Aamiin yaa Rabbal'aalamiin...

18/05/2016

" _*Jagalah pikiranmu, karena akan menjadi perkataanmu*_".

" _*Jagalah perkataanmu, karena akan menjadi perbuatanmu*_".

" _*Jagalah perbuatanmu, karena akan menjadi kebiasaanmu*_".

" _*Jagalah kebiasaanmu, karena akan membentuk karaktermu*_".

" _*Jagalah karaktermu, karena akan membentuk nasibmu*_".

Jadi sebenarnya, *nasib mu berawal dari pikiran mu*.

Have a *blessed a day* everyone !! 🙏🙏🙏

01/04/2016

Setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay (pemandu/sherpa) kembali dari puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir Edmund Hillary, &
hanya ada satu reporter yang mewawancarai
Tenzing Norgay,

berikut cuplikannya :

Reporter : "Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak gunung tertinggi di dunia?"

Tenzing Norgay : "Sangat senang."

R : "Anda kan seorang Sherpa bagi Edmund Hillary, tentunya posisi Anda
berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yg menjadi orang pertama yg menjejakkan kaki di puncak Mount Everest?"

T N : "Ya, benar sekali. Pada saat tinggal satu langkah mencapai puncak, saya
persilahkan Edmund Hillary utk menjejakkan kakinya & menjadi orang pertama di dunia yang berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi di dunia."

R : "Mengapa Anda lakukan itu?"

T N : "Karena itulah IMPIAN Edmund Hillary, bukan impian saya.
Impian saya hanyalah berhasil membantu & mengantarkan dia meraih IMPIAN-nya.

Di sekitar kita, banyak sekali orang seperti :
- Sir Edmund Hillary
- Tenzing Norgay.

Pepatah mengatakan,
"Bila Anda hendak jadi pahlawan, harus ada yg bertepuk tangan di pinggir jalan"

Di dunia ini, tidak semua manusia berkeinginan & memiliki impian seperti Sir Edmund Hillary, menjadi pahlawan.

Mereka ini cukup berbahagia dengan :
- memberikan pelayanan
- membantu orang lain mencapai impiannya.

Mereka merasa cukup menjadi "orang2 yg bertepuk tangan saja dipinggir jalan."

Kadang, orang2 seperti ini diperlakukan ibarat
"telor mata sapi." Yg punya telur si ayam, yang tersohor malah sapi.

Sudahkah Anda
- menghargai
- menghormati
- mengangkat
orang2 seperti Tenzing Norgay dalam tim Anda?

Mungkin Tenzing Norgay kita adalah
- suami,
- istri,anak2
- rekan kerja
- orang tua, guru2 kita,
- teman - teman di group ini?

merekalah orang2 yg patut kita hargai karena mereka kita mencapai IMPIAN kita.

"Pahlawan Bukan orang suci yg turun dari langit. Ia adalah org biasa yg memberikan yg terbaik bagi lingkungannya.

Selamat beraktivitas..

www.PapanTulisKapur.com
www.suksesonline.com/hbpdepok

26/03/2016

Cobalah ambil 1 barang yang bukan pecah belah, misalnya dompet, lalu lemparkan keatas..! Apa yang terjadi? Jatuh ‘ke bawah’ kan? Andaikan benda itu adalah rejeki, bisakah Anda mengatakan, “Kalau sudah rejekinya di tangan saya,maka akan jatuh di tangan saya!”
….
Benarkah itu?
Kalau Anda bilang benar, coba lempar keatas ribuan kali atau jutaan kali, sampai gempor.. Tanpa Anda berusaha menangkapnya, gak bakalan jatuh di tangan Anda, kecuali Anda sakti mandraguna.

Kok bisa begitu? Ya iyalah.. itulah Hukum Alam (Sunatullah) namanya gravitasi.
Bagaimana agar benda itu ada di tangan Anda? Ya ditangkap donk..!!
Coba lempar beberapa kali, syukur ada kawan yang bisa bantu saling lempar. Coba hitung berapa kali Anda dilempar oleh kawan Anda dan berapa kali Anda bisa menangkap?
Jika jarak Anda jauhkan, maka akan mulai terasa tingkat kesulitannya dan apa yang akan terjadi? Dari beberapa kali lemparan Anda, mungkin akan ada beberapa kali yang tak tertangkap.

Usaha kita untuk menangkap itu disebut ikhtiar yang menghasilkan nasib kita. Adapun saat kita berusaha dan gagal menangkap, itu disebut TAKDIR. Bagaimana ‘memperbesar’ faktor nasib kita, agar kemungkinan kita menangkap rejeki lebih besar? LATIHAN…!! Alias menyempurnakan ikhtiar.

Nasib ibarat lingkaran yang kita bisa kuasai (kecil). Takdir adalah lingkaran yang kita terkuasai (besar). Kita tak bisa menghapus takdir, karena itu hak Allah, tapi kita bisa memperbesar lingkaran nasib kita, karena itu upaya kita dan juga anugerah potensi yang Allah berikan.

Kita diberikan potensi yang besar oleh Allah untuk mempelajari ilmu yang ada di bumi dan kemudian menyempurnakan ikhtiar kita. Namun sering kita lalai, banyak mengeluh, menunda-nunda, menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan Allah, padahal kita belum menyempurnakan ikhtiar kita.

Posted by:
www.PapanTulisKapur.com

● PENJARA PIKIRAN ●Penemu sikat gigi modern adalah orang Inggrisbernama William Addis.Ia memakai tulang yang dilubanginy...
10/03/2016

● PENJARA PIKIRAN ●

Penemu sikat gigi modern adalah orang Inggris
bernama William Addis.

Ia memakai tulang yang dilubanginya kecil-kecil,
kemudian mengisinya dengan bulu binatang,
serta mengelemnya menjadi satu.

William pun menjadi jutawan setelah idenya dikembangkan menjadi sikat gigi berbulu nilon
dan diproduksi oleh perusahaan Amerika bernama ‘Du Pont’ pada tahun 1938.

Tahukah Anda, bahwa saat William Addis menemukan konsep sikat gigi, ia sedang mendekam di penjara ? Tubuhnya di penjara, tapi pikirannya tidak terpenjara. Ia malah bisa berkreasi dan berinovasi.

Sementara banyak orang yang tidak di penjara,tetapi seringkali sibuk memenjarakan pikirannya sendiri.

Penjara itu berupa kata-kata:
“Tidak mungkin”,
“Tidak bisa”,
“Tidak mau”,
“Tidak berani”,
"Tidak akan",
"Tidak Punya..",
dan tidak tidak lainnya,
yang kerap menjadi penghalang kita untuk maju.

Mulai ubah kata-kata negatif yang melemahkan dengan kepercayaan kepercayaan positif yang memberdayakan.
Kita mempunyai potensi untuk dikembangkan secara positif dan semaksimal mungkin.

Jadi, jangan mengizinkan keadaan apapun memenjarakan pikiran Anda 👍👍

www.suksesonline.com/hbpdepok
www.PapanTulisKapur.com

Potensi penghasilan ratusan juta dengan modal ringan bersama MNC Life.

Address

Jalan Tiga Putra
Depok Satu
16515

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Papan Tulis Kapur - Papan Kapur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share