UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah

UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah, Sukamekar, Kecamatan Sukanagara, Cianjur Regency.

Perut Domba/Kambing Membengkak? Waspada Penyakit Kembung!Para peternak domba/kambing, pernahkah Anda melihat domba/kambi...
15/02/2024

Perut Domba/Kambing Membengkak? Waspada Penyakit Kembung!

Para peternak domba/kambing, pernahkah Anda melihat domba/kambing Anda mengalami perut yang membengkak seperti balon? Jika ya, hati-hati, itu bisa jadi tanda penyakit kembung! Penyakit ini tidak boleh dianggap remeh, karena bisa berakibat fatal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Penyakit kembung pada domba/kambing, atau dikenal juga dengan bloat, adalah kondisi di mana perut domba mengalami penumpukan gas yang berlebihan di dalam rumen (perut besar). Gas ini dihasilkan oleh bakteri di rumen saat mencerna makanan, namun terkadang proses pembuangan gas tersebut terganggu, sehingga menyebabkan perut domba/kambing membengkak dan terasa keras.

Apa penyebab penyakit kembung?

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan penyakit kembung pada domba/kambing, antara lain:

Konsumsi pakan yang mudah difermentasi: Ini bisa terjadi jika domba diberi makan terlalu banyak pakan hijauan segar, legum (kacang-kacangan), atau biji-bijian yang belum kering.
Perubahan pakan secara mendadak: Misalnya, dari pakan kering ke pakan hijauan segar dalam jumlah banyak.
Minum air terlalu banyak setelah makan pakan hijauan: Air dapat mempercepat proses fermentasi dan produksi gas.
Kurangnya serat dalam pakan: Serat membantu memperlambat proses fermentasi dan menjaga keseimbangan bakteri di rumen.
Adanya sumbatan pada saluran pencernaan: Ini bisa disebabkan oleh benda asing yang tertelan domba.
Faktor stres: Stres dapat mengganggu sistem pencernaan domba.
Bagaimana mengenali gejala penyakit kembung?

Beberapa gejala yang dapat dikenali pada domba/kambing yang mengalami penyakit kembung, antara lain:

Perut membengkak, terutama di bagian kiri atas.
Perut terasa keras saat ditekan.
Domba/kambing terlihat gelisah dan tidak nyaman.
Domba/kambing mengalami kesulitan bernapas.
Nafsu makan menurun.
Domba sering mengeluarkan suara erangan.
Apa yang harus dilakukan jika domba/kambing mengalami kembung?

Jika Anda menduga domba/kambing Anda mengalami kembung, jangan panik! Segera lakukan tindakan berikut:

Jauhkan domba/kambing dari sumber pakan.
Bantu domba/kambing untuk berdiri dan berjalan-jalan.
Berikan minyak goreng atau air sabun (encer) melalui mulut untuk membantu mengeluarkan gas.
Hubungi petugas hewan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Bagaimana mencegah penyakit kembung?

Lebih baik mencegah daripada mengobati, bukan? Berikut beberapa tips untuk mencegah penyakit kembung pada domba/kambing:

Berikan pakan yang berkualitas dan bervariasi, serta tidak memberikan pakan yang mudah difermentasi secara berlebihan.
Lakukan perubahan pakan secara bertahap.
Pastikan domba/kambing selalu memiliki akses ke air bersih.
Berikan pakan yang mengandung cukup serat.
Hindari stres pada domba/kambing.
Lakukan pemeriksaan kesehatan domba/kambing secara rutin ke dokter hewan.
Dengan mengenali gejala dan penyebab penyakit kembung serta menerapkan langkah-langkah pencegahan, Anda dapat menjaga kesehatan domba/kambing Anda dan terhindar dari kerugian akibat penyakit ini.

sumber : https://www.puskeswancianjurtengah.my.id/2024/02/10/perut-domba-membengkak-waspada-penyakit-kembung/

Pelayanan Kesehatan Hewan di UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah
15/02/2024

Pelayanan Kesehatan Hewan di UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah

Pelayanan Kesehatan Hewan di Wilayah Kerja UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah
15/02/2024

Pelayanan Kesehatan Hewan di Wilayah Kerja UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah

Rahasia Sukses Beternak Domba dan Kambing: Manajemen Kandang yang TepatKandang yang baik tidak hanya melindungi hewan da...
15/02/2024

Rahasia Sukses Beternak Domba dan Kambing: Manajemen Kandang yang Tepat

Kandang yang baik tidak hanya melindungi hewan dari cuaca dan predator, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas ternak. Berikut beberapa tips manajemen kandang untuk beternak domba dan kambing yang optimal:

1. Desain dan Ukuran Kandang yang Ideal:

Ukuran: Pastikan kandang memiliki ruang yang cukup untuk pergerakan domba atau kambing. Idealnya, sediakan 1-2 meter persegi per ekor untuk domba dewasa dan 0,5-1 meter persegi per ekor untuk kambing dewasa.
Ventilasi: Sirkulasi udara yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan hewan dan mencegah penyakit. Buatlah ventilasi yang cukup di kandang, baik jendela maupun lubang angin.
Pencahayaan: Pencahayaan alami maupun buatan penting untuk mengatur pola makan dan reproduksi hewan. Pastikan kandang memiliki cukup cahaya, terutama di pagi dan sore hari.
Lantai: Gunakan bahan lantai yang mudah dibersihkan dan tidak licin, seperti beton atau tanah yang dipadatkan. Buatlah kemiringan lantai untuk memudahkan drainase air dan kotoran.
Pengaturan Tempat Makan dan Minum: Sediakan tempat makan dan minum yang mudah dijangkau dan terhindar dari kotoran. Pastikan air minum selalu tersedia dan bersih.
2. Kebersihan Kandang:

Pembersihan Kandang: Lakukan pembersihan kandang secara rutin, minimal dua kali seminggu. Bersihkan kotoran hewan, sisa makanan, dan sampah di kandang.
Desinfeksi Kandang: Lakukan desinfeksi kandang secara berkala, minimal sebulan sekali. Gunakan desinfektan yang aman untuk hewan dan lingkungan.
Pengendalian Hama dan Penyakit: Lakukan pencegahan dan pengendalian hama dan penyakit dengan cara yang tepat. Konsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan saran yang terbaik.
3. Pemberian Pakan dan Minum:

Pakan Berkualitas: Berikan pakan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi domba atau kambing. Konsultasikan dengan ahli peternakan untuk mendapatkan rekomendasi pakan yang terbaik.
Air Minum Bersih: Pastikan air minum selalu tersedia dan bersih. Ganti air minum setiap hari dan bersihkan tempat minum secara rutin.
4. Pemisahan Hewan:

Pisahkan Domba/Kambing yang Sakit: Pisahkan domba atau kambing yang sakit dari hewan yang sehat untuk mencegah penularan penyakit.
Pisahkan Domba/Kambing Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin: Pisahkan domba atau kambing berdasarkan usia dan jenis kelamin untuk menghindari perkelahian dan stres.
5. Monitoring dan Pencatatan:

Lakukan monitoring kesehatan hewan secara rutin: Perhatikan kondisi kesehatan domba atau kambing secara rutin. Segera obati hewan yang sakit.
Lakukan pencatatan data: Catat data penting seperti pemberian pakan, pemberian obat, dan kesehatan hewan. Data ini dapat membantu Anda dalam menganalisis dan meningkatkan kinerja peternakan.
Kesimpulan:

Manajemen kandang yang tepat merupakan kunci utama dalam beternak domba dan kambing yang sukses. Dengan menerapkan tips-tips di atas, Anda dapat meningkatkan kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas ternak, serta meningkatkan keuntungan peternakan Anda.

Ingatlah: Keberhasilan peternakan domba dan kambing membutuhkan dedikasi, ketekunan, dan pengetahuan yang memadai. Teruslah belajar dan berinovasi untuk meningkatkan kualitas peternakan Anda.

Semoga bermanfaat!

sumber : https://www.puskeswancianjurtengah.my.id/2024/02/10/rahasia-sukses-beternak-domba-dan-kambing-manajemen-kandang-yang-tepat/

Pelayanan Kesehatan Hewan di Wilayah kerja UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah
15/02/2024

Pelayanan Kesehatan Hewan di Wilayah kerja UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah

Waspada Kudis Menular! Lindungi Domba dan Kambing Anda dari Penyakit ScabiesBagi peternak domba dan kambing, kesehatan t...
15/02/2024

Waspada Kudis Menular! Lindungi Domba dan Kambing Anda dari Penyakit Scabies

Bagi peternak domba dan kambing, kesehatan ternak adalah yang utama. Salah satu penyakit kulit yang harus diwaspadai adalah scabies atau kudis menular. Penyakit ini disebabkan oleh tungau kecil yang menggali liang di kulit, menimbulkan rasa gatal yang hebat, dan berdampak buruk pada kesehatan dan produktivitas ternak.

Bahaya Scabies pada Domba dan Kambing:

Gatal parah: Tungau menggali liang di kulit, menyebabkan gatal yang tak tertahankan. Domba dan kambing akan terus menggaruk, melukai kulit, dan berpotensi menyebabkan infeksi sekunder.
Kerontokan bulu: Akibat garukan yang terus-menerus, bulu rontok hingga membentuk area botak. Hal ini berdampak pada keindahan dan nilai jual ternak.
Penurunan berat badan: Rasa gatal mengganggu tidur dan nafsu makan ternak, sehingga berat badan menurun dan produktivitas daging serta susu berkurang.
Menular ke manusia: Scabies pada domba dan kambing bersifat zoonosis, artinya bisa menular ke manusia yang kontak langsung dengan ternak yang terinfeksi.
Tanda-tanda Domba dan Kambing Terkena Scabies:

Gatal-gatal hebat, terutama di sekitar telinga, leher, kaki, dan bagian bawah perut.
Kerontokan bulu dan kulit bersisik, membentuk koreng.
Bintil-bintil kecil kemerahan di area yang gatal.
Gelisah dan nafsu makan menurun.

Melindungi Domba dan Kambing dari Scabies:

Jagalah kebersihan kandang: Bersihkan kandang secara rutin, buang kotoran, dan pastikan sirkulasi udara baik.
Lakukan pemeriksaan rutin: Periksa secara berkala apakah ada tanda-tanda scabies pada ternak.
Isolasi ternak yang terinfeksi: Segera pisahkan ternak yang menunjukkan gejala dari domba dan kambing lainnya untuk mencegah penularan.
Obati dengan tepat: Konsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Dokter hewan akan memberikan obat sesuai jenis kelamin, usia, dan berat badan ternak.
Lakukan pencegahan rutin: Gunakan obat antiparasit secara rutin sesuai petunjuk dokter hewan untuk mencegah infeksi.
Penting Diingat:

Jangan mengobati scabies pada domba dan kambing secara sembarangan. Konsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Jangan menjual atau memindahkan ternak yang terinfeksi sebelum dinyatakan sembuh oleh dokter hewan.
Menjaga kebersihan kandang dan lingkungan peternakan dapat membantu mencegah penyebaran scabies dan penyakit lainnya.
Dengan kewaspadaan dan penanganan yang tepat, Anda dapat melindungi domba dan kambing dari scabies, menjaga kesehatan ternak, dan meningkatkan produktivitas peternakan Anda.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran mengenai scabies pada domba dan kambing Anda.

sumber : https://www.puskeswancianjurtengah.my.id/2024/02/10/waspada-kudis-menular-lindungi-domba-dan-kambing-anda-dari-penyakit-scabies/

Pelayanan Kesehatan hewan di wilayah kerja UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah
15/02/2024

Pelayanan Kesehatan hewan di wilayah kerja UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah

Kegiatan Briefing Pagi Oleh Kepala Puskeswan Wilayah Cianjur Selatan, bapak Muhsin, S.Pt.,M.Si di UPTD Puskeswan Wilayah...
15/02/2024

Kegiatan Briefing Pagi Oleh Kepala Puskeswan Wilayah Cianjur Selatan, bapak Muhsin, S.Pt.,M.Si di UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah

Address

Sukamekar, Kecamatan Sukanagara
Cianjur Regency

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to UPTD Puskeswan Wilayah Cianjur Tengah:

Share