24/04/2018
ADZAB CINTA...
Ibnu Qayyim al-Jauziyah pernah bilang:
“Bila Allah hendaki kebaikan untuk hamba,
Ia akan peritkan sang hamba itu
saat berpaling dariNya,
atau mencinta pada selainNya,
akan diperitkanNya sang hamba itu
dengan ragam adzab
dengan ragam kepahitan,
hingga hamba itu kembali padaNya...”
(Dalam Kitab Raudhah al-Muhibbin,
lupa halaman berapa...)
***
Maka mungkin Allah payahkan usahamu,
agar kau melabuhkan ikhtiarmu padaNya.
Mungkin Allah galaukan jiwamu,
akibat pasangan hidup yang tak membahagiakan,
akibat keturunan yang tak membanggakan,
akibat bisnis yang hancur lebur,
akibat kerja-kerja yang gagal,
akibat impian yang tak kesampaian...
Mungkin itu semua
adalah cara Allah untuk sadarkan engkau:
bahwa engkau sudah terlalu jauh dariNya,
meski engkau mungkin berkilah:
“Aku masih menjaga shalatku...
Aku masih tunaikan sedekahku...”
Yah, kita shalat tapi hati jauh dariNya
Kita sedekah
tapi jiwa masih tertaut pada selainNya.
***
Maka berbahagialah, wahai hamba...
Jika Allah masih mengutus teguran-teguranNya
dalam hidupmu.
Jika Allah masih peritkan hidupmu
dengan cabaran-cabaranNya.
Memang pahit sungguh di hati,
tapi itulah saat yang paling indah:
untuk tersedu menyembah penuh taubat
membasahi lapis-lapis lisan dengan istighfar,
hingga akhirnya...
ketika saat untuk pergi dari dunia ini tiba,
terluruhkanlah seluruh dosa,
terhapuskanlah seluruh khilaf,
terputihkanlah noktah-noktah hitam jiwa.
Duhai, sungguh indahnya...
Akhukum,
Muhammad Ihsan Zainuddin