Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan

Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan BBPMSOH merupakan Unit Pelaksana Teknis dibawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan K 1. Pelaksanaan pengujian mutu obat hewan.
3.

Penyusunan program, rencana kerja dan anggaran, pelaksanaan kerja sama, serta Penyiapan evaluasi dan pelaporan.
2. Pelaksanaan setifikasi obat hewan.
4. Pelaksanaan pengkajian obat hewan.
5. Pelaksanaan pemantauan obat hewan yang beredar.
6. Pelaksanaan pengembangan teknik dan metoda pengujian mutu obat hewan.
7. pembuatan dan penyusunan formulasi pakan hewan percobaan.
8. Pengelolaan hewan

percobaan.
9. Pengelolaan limbah pengujian mutu obat hewan.
10. Pengamanan hasil pengujian mutu obat hewan.
11. Pelaksanaan bimbingan teknis pengujian mutu dan sediaan obat hewan.
12. Pengkajian dan pengujian keamanan hayati produk bioteknologi.
13. Pengujian potensi dan keamanan obat hewan yang terkandung dalam pakan
14. Pelaksanaan pengujian dan monitoring residu obat hewan.
15. Pelaksanaan monitoring efek samping obat hewan.
16. Pengkajian batas maksimum residu obat hewan.
17. Pengembangan sistem dan diseminasi informasi obat hewan.
18. Pelaksanaan pelayanan laboraorium rujukan dan acuan pengujian obat hewan.
19. Pemberian pelayanan teknis pengujian mutu, sertifikasi, pengkajian dan pemantauan obat hewan.
20. Pengelolaan hewan percobaan dan pengelolaan limbah pengujian mutu obat hewan.
21. Pemberian pelaksanaan sertifikasi, pemantauan dan pengamanan hasil pengujian mutu
obat hewan.
22. Pengelolaan tata usaha dan rumah tangga BBPMSOH. Sumber : Peraturan Menteri Pertanian No. : 53/Permentan/OT.140/5/2013

12/05/2026

Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, Jumat (8/5). Presiden Prabowo menegaskan pentingnya ketahanan pangan sebagai prioritas utama negara. Menurutnya, pangan bukan hanya kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga penentu kemerdekaan dan stabilitas suatu bangsa.

Selain itu, dalam menghadapi ancaman El Nino ekstrem dan perubahan iklim global, Indonesia mendorong kolaborasi ASEAN dalam penguatan sistem pangan kawasan agar lebih tangguh menghadapi krisis di masa mendatang.

12/05/2026
Yuk  , kenalan lebih dekat dengan Kambing Panorusan Plasma nutfah asli dari Samosir yang menjadi salah satu kekayaan gen...
12/05/2026

Yuk , kenalan lebih dekat dengan Kambing Panorusan Plasma nutfah asli dari Samosir yang menjadi salah satu kekayaan genetik ternak Indonesia.

Simak infografis berikut untuk mengetahui potensi, keunggulan, dan pentingnya pelestarian ternak lokal dalam mendukung peternakan berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional

Capaian Kinerja BBPMSOH Triwulan I Tahun 2026 📊Komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan pengujian, kepuasan mas...
11/05/2026

Capaian Kinerja BBPMSOH Triwulan I Tahun 2026 📊

Komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan pengujian, kepuasan masyarakat, serta pengelolaan keuangan terus diwujudkan secara optimal.
Terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan 🤝

10/05/2026

BBPMSOH dalam pelaksanaan pelayanan pengujian mutu obat hewan menghadirkan sistem informasi hasil pengujian mutu dan sertifikasi obat hewan atau SIHAPSOH.

Pelanggan dapat menggunakan SIHAPSOH melalui akses portal sihapsoh.pertanian.go.id secara online.

SIHAPSOH memastikan kepada masyarakat kemudahan dalam mendaftarkan pengujian mutu obat dan juga memberikan keamanan dan transparasi dalam proses pengujiannya. Selain itu pelanggan juga mendapatkan informasi pada setiap tahapan pengujian mutu obat hewan.

Mari gunakan SIHAPSOH untuk pengujian mutu obat hewan yang terpercaya dan efisien.

 , Kicau Sarang Burung Walet Indonesia berhasil menembus pasar global dan jadi komoditas unggulan bernilai tinggi.Dari a...
07/05/2026

, Kicau Sarang Burung Walet Indonesia berhasil menembus pasar global dan jadi komoditas unggulan bernilai tinggi.
Dari alam tropis Indonesia, untuk kualitas yang diakui dunia 

Yuk dukung produk peternakan lokal yang berdaya saing internasional!

Selamat dan Sukses Atas Pelantikan sebagai PNS1. Najib Ghozy Mustofa, S.Kom2. Aan Dwi Purnanto, A.Md.Kom3. Lugas Munayas...
05/05/2026

Selamat dan Sukses
Atas Pelantikan sebagai PNS

1. Najib Ghozy Mustofa, S.Kom
2. Aan Dwi Purnanto, A.Md.Kom
3. Lugas Munayasika, A.Md

Semoga amanah, sukses, berintegritas dan senantiasa diberikan kelancaran dalam mengabdi untuk kemajuan peternakan dan pertanian Indonesia.

BBPMSOH Jaya Jaya Jaya !

05/05/2026

Balai Besar Pengiujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH) kembali mendapatkan Piagam Penghargaan dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bogor pada Tahun 2026 ini. BBPMSOH mendapatkan Piagam Penghargaan dengan kategori “Penyampaian SPM Gaji Induk Secara Cepat dan Akurat untuk Kategori Satker yang mengelola pegawai kurang dari 100.

Piagam diberikan langsung oleh Kepala KPPN Bogor dan diterima oleh Kepala BBPMSOH drh, Hasan Abdullah Sanyata. Penyerahan piagam diserahkan pada acara kegiatan Stake Holder Day KPPN dengan tema “ Satu Tekad, Satu Integritas, Raih Prestasi Berkualitas”. Kegiatan ini diselenggarakan dalamrangka memberikan apresiasi atas capaian kinerja satuan kerja serta meningkatkan sinergi dan integritas dengan mitra kerja KPPN Bogor.

Selain pemberian apresiasi, acara ini juga diisi dengan penyampaian materi dan diskusi terkait Retur, Pengelolaan Rekening serta Laporan Keuangan Satker. Dalam kesempatan itu juga Hasan Abdullah Sanyata juga memberikan testimoni bahwa dengan diterimanya piagam penghargaan ini mudah mudahan dapat lebih giat dalam melaksanakan tugas BBPMSOH dengan KPPN. Semoga juga dapat memberikan motivasi kepada pimpinan dan tim untuk melaksanakan anggaran dengan baik sesuai peraturan perundang undangan yang berlaku.

04/05/2026

“Keselamatan kerja adalah prioritas utama 💡
Melalui kegiatan In House Training (IHT) di BBPMSOH, dilakukan peningkatan pemahaman terkait klasifikasi bahan kimia, pelabelan, serta penerapan keselamatan kerja sesuai standar yang berlaku.
Materi disampaikan oleh drh. Siti Khomariyah selaku Medik Veteriner di Laboratorium Farmasetik & Premiks.
Semoga ilmu yang didapat dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari demi terciptanya lingkungan kerja yang aman dan terkendali.
Karena bekerja dengan aman adalah tanggung jawab bersama 🙌✨
SafetyFirst”

04/05/2026

El Nino menjadi ancaman nyata bagi produksi pangan kita. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian bergerak cepat dengan melakukan tanam serentak seluas 10.000 hektare di 19 provinsi guna mengantisipasi dampak el nino dan memastikan stok pangan nasional tetap aman dan stabil.

Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari program Cetak Sawah Rakyat untuk memperluas lahan produktif, sekaligus memperkokoh swasembada pangan. Program ini melibatkan kolaborasi nyata dari pemerintah, penyuluh, hingga semangat luar biasa para petani dan generasi muda melalui Brigade Pangan.

Mari kita jaga ketahanan pangan bersama, karena apa yang kita tanam hari ini adalah jaminan masa depan bangsa.

Bukan Lagi Pendukung, Perempuan Kini Jadi Penggerak Utama Peternakan NasionalJakarta – Peran perempuan dinilai semakin s...
03/05/2026

Bukan Lagi Pendukung, Perempuan Kini Jadi Penggerak Utama Peternakan Nasional

Jakarta – Peran perempuan dinilai semakin strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya di subsektor peternakan. Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan dan Kementerian Pertanian terus mendorong pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari upaya peningkatan produksi dan kesejahteraan pelaku usaha.

Hal tersebut mengemuka dalam diskusi hybrid yang melibatkan Kementerian Koordinator Pangan, Kementerian Pertanian, serta Nestlé Indonesia di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta pada Kamis, (30/4/2026).

Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Pangan, Widiastuti, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran kunci dalam menggerakkan subsektor peternakan, mulai dari lingkup rumah tangga hingga aktivitas ekonomi.

“Perempuan bukan sebagai pendukung saja, tapi aktor kunci dalam menggerakkan subsektor peternakan dan meningkatkan ketahanan pangan,” ujarnya.

Menurut Widiastuti, pendekatan perempuan dalam mengelola usaha ternak turut berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kualitas hasil produksi.

“Naluri keibuan juga berperan dalam peternakan. Saat memberi pakan, perempuan melakukannya dengan penuh perhatian dan kasih sayang, yang turut mendukung kesehatan dan produktivitas ternak, termasuk meningkatkan hasil susu,” katanya.

Ia menambahkan, perempuan juga memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi dalam menghadapi tantangan sektor pangan, termasuk dalam menciptakan inovasi dan membuka akses pembiayaan.

“Dalam kondisi apa pun, perempuan bisa menciptakan solusi dan inovasi, termasuk mencari pembiayaan atau investor untuk mengembangkan usaha,” jelasnya.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Nuryani Zainuddin, menegaskan bahwa Kementerian Pertanian terus membuka ruang yang luas bagi perempuan untuk berperan dalam pembangunan sektor peternakan.

Menurut dia, perempuan kini tidak hanya terlibat di tingkat teknis, tetapi juga dalam pengambilan keputusan, baik di tingkat kebijakan maupun implementasi di lapangan.

“Peran perempuan sangat penting di semua lini, termasuk dalam membuat kebijakan di subsektor peternakan dan kesehatan hewan. Kami tidak membedakan gender dalam program. Siapa pun yang memiliki kapasitas, termasuk perempuan, akan diberi kesempatan,” tegas Nuryani.

Ia menambahkan, Kementerian Pertanian telah mendorong berbagai program pemberdayaan perempuan, mulai dari pelatihan biosekuriti hingga peningkatan kapasitas tenaga medis veteriner, sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia peternakan.

Dari sisi industri, Head of Milk Procurement and Dairy Development Nestlé Indonesia, Ida Royani, menyebut perempuan memiliki peran vital dalam rantai pasok susu nasional, terutama dalam usaha peternakan keluarga.

“Usaha sapi perah yang ada di Indonesia terutama di Pulau Jawa ini banyak yang merupakan usaha keluarga, yang artinya itu melibatkan ibu. Decision maker dalam usaha sapi perah untuk melakukan improvement itu adalah ibu-ibu,” ujarnya.

Diskusi ini menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya bagian dari isu kesetaraan, tetapi juga menjadi strategi penting dalam meningkatkan produktivitas peternakan, kualitas pangan, serta kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah melalui Kemenko Pangan dan Kementerian Pertanian memastikan dukungan kebijakan dan program terus diperkuat agar peran perempuan di sektor peternakan semakin optimal. (*)

Address

Jalan Raya Pembangunan
Bogor
16344

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Telephone

+62217560489

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan:

Share