14/11/2016
WARTA KOTA, DEPOK - Karena menjadi pelopor pembentukan Sekretariat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) yang kini menjadi acuan dan dilaksanakan di seluruh Kantor Wilayah Imigrasi se-Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok mendapat penghargaan Adhyasta Bhumi Pura dari Kementerian Hukum dan HAM.
Penghargaan diterima melalui Kepala Kantor Imigrasi Klas II Kota Depok, Dudi Iskandar, yang menyerahkannya secara langsung ke Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Shomad, di Lapangan Balai Kota, Depok, Senin (31/10/2016).
Idris menuturkan penghargaan yang merupakan apresiasi tertinggi dari Kemenkumham ini, harus dibarengi dengan kinerja positif oleh seluruh petugas dalam Timpora Imigrasi Depok.
Apalagi kata dia, Timpora di Depok juga sudah terbentuk sampai tingkat Kecamatan.
"Kota Depok selain menjadi pelopor pertama pembentukan Timpora, juga mempelopori terbentuknya Timpora sampai ke tingkat Kecamatan. Ini harus dibarengi dengan kinerja positif agar penghargaan ini menjadi makin berarti," kata Idris.
Timpora di Depok dibentuk secara resmi Juli 2015. Tim ini berisi personil gabungan dari Kantor Imigrasi Depok, Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Depok, kepolisian, TNI, Kejaksaan Negeri Depok, bahkan BNN Kota Depok dan instansi lain..
Mereka bertugas mengawasi keberadaan orang asing di Depok, terutama mereka yang melanggar ketentuan dan izin tinggal di Indonesia.
"Jadi dengan Timpora, pemerintah kota, kabupaten atau provinsi, bisa ikut berpartisipasi memberikan kontribusi membantu Imigrasi dengan kerjasama terus menerus menertibkan WNA ilegal," katanya.
Menurut Idris, Timpora juga merupakan sebuah inovasi baru dalam penertiban WNA ilegal di Indonesia.
"Tim ini yang sudah sampai kecamatan, akan terus kami monitor bersama Imigrasi Depok. Nanti kita tingkatkan kinerja dan kewenangan, dari sisi aturan yang ada" kata Idris.
Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Depok, Dudi Iskandar mengatakan penghargaan diberikan setelah Kemenkumhammelihat berbagai capaian kinerja, salah satunya koordinasi Pemerintah Kota dengan Imigrasi Depok, yang sangat baik
Bahkan, kata Dudi, Pemkot Depok, memberikan ruang istimewa bagi pihaknya dalam pelaksanakan pengendalian orang asing, sekaligus bantuan keterlibatan dengan semua jaringan Pemkot sampai tingkat kecamatan dan kelurahan..
"Sebab Imigrasi tidak bisa mengawasi orang asing sendirian, tanpa dukungan dari instansi lain terutama Pemerintah Daerah, Polisi, TNI, Kejaksaan, BNN, dan lainnya," kata Dudi
sumber