Rahayu Fitri

Rahayu Fitri Parenting enthusiast ❤️
Berusaha menjadi lebih baik dalam pengasuhan

05/08/2026

Kisah kehidupan 🖊️

31/07/2026

Qobul yaAllah. Amiin 🤲

Anak Kecil Sering Bilang "Gak Mau!" Normal atau Tanda Ada Masalah?"Yuk, mandi dulu.""GAK MAU!""Sekarang waktunya makan y...
29/07/2026

Anak Kecil Sering Bilang "Gak Mau!" Normal atau Tanda Ada Masalah?

"Yuk, mandi dulu."
"GAK MAU!"

"Sekarang waktunya makan ya."
"Gak mau."

"Ayo ngaji sebentar."
"Nanti aja... gak mau."

"Yuk, shalat dulu."
"Ah... gak mau."

"Habis ini kita belajar sebentar."
"Gak mau..."

Bagi banyak orang tua, kalimat ini mungkin sudah sering terdengar setiap hari.

Sampai kadang muncul pikiran:
"Kenapa ya anak saya susah sekali diarahkan?"
Tapi ternyata, tidak semua ucapan "gak mau" berarti anak sedang membangkang.

Dalam psikologi perkembangan, anak usia balita hingga awal SD memang sedang belajar mengenal dirinya.

Mereka mulai sadar bahwa mereka punya keinginan, pilihan, dan pendapat sendiri.
Karena itu, kata "gak mau" sering menjadi cara anak mengatakan:
"Aku ingin punya kendali."

Namun, bukan berarti semua penolakan harus dibiarkan.
Yang perlu kita lihat adalah alasan di baliknya.

Anak tidak mau mandi, mungkin karena masih asyik bermain.

Tidak mau belajar, mungkin karena lelah.

Tidak mau ngaji atau shalat, mungkin karena masih membutuhkan proses pembiasaan dan teladan dari orang tua.

Jadi sebelum memberi label:
"Anakku keras kepala."

Coba tanyakan:
"Apa yang sebenarnya sedang ingin disampaikan anak?"

Karena anak kecil belum selalu mampu menjelaskan perasaannya dengan kata-kata. Kadang perilaku mereka adalah cara mereka berbicara.

Lalu bagaimana sikap orang tua?
Bukan berarti kita mengikuti semua kemauan anak.
Anak tetap membutuhkan aturan.
Tetapi aturan bisa disampaikan dengan kasih sayang.

Daripada berkata:
"Pokoknya mandi sekarang!"

Coba:
"Bunda tahu kamu masih ingin main. Lima menit lagi kita mandi ya."

Anak belajar bahwa perasaannya dihargai, tetapi tetap ada tanggung jawab yang harus dilakukan.

Allah berfirman:
"Maka disebabkan rahmat dari Allah engkau berlaku lemah lembut kepada mereka..."
(QS. Ali 'Imran: 159)

Rasulullah Saw juga bersabda:
"Sesungguhnya kelembutan tidaklah ada pada sesuatu melainkan akan menghiasinya."
(HR. Muslim no. 2594)

Jadi, ketika anak berkata "gak mau", jangan buru-buru melihatnya sebagai perlawanan.
Bisa jadi ia sedang belajar mandiri.

Tugas kita bukan membuat anak selalu berkata "iya" karena takut.
Tetapi membimbingnya agar ia memahami mana yang baik dan belajar bertanggung jawab.



28/07/2026

Percayalah, Tumbuh kembang anak itu berbeda 🥹 fokus pada perkembangan anak masing-masing jauh lebih bijak🙏🏻

😭 AIR MATA SEORANG AYAH OJOL: "Ayah Lihat Kamu dari CCTV ya Nak..." Kamar Kos Sempit Jadi Saksi Bisu Bocah 2 Tahun Menan...
27/07/2026

😭 AIR MATA SEORANG AYAH OJOL: "Ayah Lihat Kamu dari CCTV ya Nak..." Kamar Kos Sempit Jadi Saksi Bisu Bocah 2 Tahun Menanti Kepulangan Sang Ayah di Balik Pintu 💔

Ini adalah kisah nyata yang sedang viral dari seorang driver ojek online bernama Tri Rama Dandi. Foto-foto di atas bukan sekadar jepretan biasa, melainkan tangkapan layar kamera CCTV yang sengaja dipasang di kamar kosnya. Kamera itu bukan untuk menjaga harta benda karena memang tidak ada barang mewah di sana. CCTV itu dipasang hanya untuk satu tujuan: memantau anak balitanya yang terpaksa ditinggal seorang diri saat sang ayah harus mengais rezeki di jalanan.💔

Fakta yang Mengiris Hati:

💔Ditinggal Sendiri Saat Malam: Sang ayah biasanya membawa anaknya ikut menarik ojol saat siang hari. Namun, ketika malam tiba dan sang anak harus tidur, keadaan memaksanya untuk meninggalkan si kecil sendirian di kos demi mencari rezeki tambahan.

🥹Setia Menunggu dengan Memeluk Bantal: Setiap kali terbangun di tengah malam, bocah pintar yang baru berusia 2 tahun ini tidak menangis histeris. Dengan polosnya, ia akan mengambil bantalnya, berjalan ke arah pintu, dan tertidur di lantai dingin tepat di belakang pintu kamar kos demi menunggu ayahnya pulang.Balita ini tumbuh menjadi anak yg sangat pintar,tidak rewel dan sudah bisa makan sendiri dengan lahap.

💔Perjuangan Single Parent: Diketahui sang ayah adalah seorang yatim piatu yang berjuang sendirian setelah ibu dari anak tersebut pergi meninggalkan mereka sejak si kecil masih bayi. Tanpa sanak saudara dan tanpa biaya untuk menyewa pengasuh, mengunci anak di kamar kos adalah pilihan paling pahit yang harus ia jalani.

“Entah pencapaian apa yang di perlihatkan tuhan di sana, sampai dia tetap memilih hidup berdua dengan saya.Hanya berdua tanpa dukungan keluarga “ungkap sang ayah dengan penuh ketegaran

💬 "Hati Ayah Hancur dari Kejauhan..."
Bayangkan perasaan sang ayah ketika sedang menahan lelah di atas motor, membuka handphone, dan melihat layar CCTV menampilkan anaknya sedang meringkuk kesepian di depan pintu. Rasa bersalah, sedih, dan hancur bercampur menjadi satu. Namun roda kehidupan harus tetap berputar demi sesuap nasi dan sebungkus susu.

Kisah ini adalah tamparan keras untuk kita semua yang sering mengeluh. Di luar sana, ada seorang ayah yang mempertaruhkan keselamatan anaknya di dalam kamar, dan ada seorang anak yang menukar waktu bermainnya dengan kesepian, demi sebuah kata: Bertahan Hidup.

Mari kita doakan bersama di kolom komentar, semoga bapak ojol ini selalu diberi kesehatan, dilancarkan rezekinya, dan kelak anak pintar ini tumbuh menjadi orang sukses yang mengangkat derajat ayahnya. Amin ya Allah. 🤲😭❤️



"CCTV DAN DOA"

Pintu belum tertutup, telunjuk teracung
Menunjuk ke atas... ke CCTV
"Ayah liatin kamu dari sini ya Nak"
Itu pesan yang gak diucap, tapi dimengerti

Ayah pergi bukan karena tega
Ayah pergi karena cinta
Cinta yang bikin rela banting tulang
Demi kamu bisa tidur nyenyak di rumah

Sekarang tinggal kamu dan sepi
Main sendiri di atas karpet dunia
Tidur sendiri memeluk bantal
Sambil sesekali melirik ke kamera
"Apa Ayah lagi lihat aku ya?"

Kamu hebat nak
Kuat, sabar, dan mandiri
Ini latihan hidup
Biar nanti kamu jadi orang yang tangguh

Ingat ya
Walaupun Ayah gak di samping
Tapi CCTV itu saksinya
Dan doa Ayah gak pernah putus jagain kamu

Kerja keras Ayah untukmu
Usaha kamu jaga diri untuk Ayah
Kita tim yang hebat 💪🏻

By: ✍️

27/07/2026

Dizaman sekarang ini kejujuran adalah hal mahal ditemui pada karakter seseorang.... tanamkan skejujuran sejak dini kepada anak ahar ia siap jujur dalam kondisi apapun 💖

Cukup perhatiin gestur, cara dia interaksi ama guru, dan grafis performanya di kelas.Otak anak yg tumbuh dalam rumah tan...
27/07/2026

Cukup perhatiin gestur, cara dia interaksi ama guru, dan grafis performanya di kelas.

Otak anak yg tumbuh dalam rumah tangga hangat, penuh penerimaan, dan aman bakal punya kapasitas fokus yg maksimal buat belajar.

Tapi anak yg tiap hari di rumah cuma dapet bentakan, penolakan, atau diabaikan, otak biologisnya bakal ada di mode fight or flight (bertahan hidup).

Performa pertama: Haus Validasi & Pencari Perhatian yang Agresif

Anak yg di rumah gak pernah didenger atau dipuji biasanya bakal jadi anak yg paling berisik di kelas. Mereka bisa jadi class clown yg kelewat batas, sering motong omongan guru, atau s**a memicu masalah ama temen sebayanya.

Kenapa?
Karena bagi mental mereka yg lapar kasih sayang, dimarahi guru itu jauh lebih mending daripada gak dianggap sama sekali.

Performa kedua: Menarik Diri & Takut Buat Salah (Insecure Akut).

Sebaliknya, ada anak yg mendadak jadi manusia tak terlihat. Mereka gak berani angkat tangan, gemeteran pas disuruh maju ke depan kelas, dan konstan cemas berlebihan pas dapet nilai kurang.

Ini reaksi alami karena di rumah, tiap kali mereka bikin salah dikit aja, hukumannya adalah makian, perbandingan, atau bentakan.

Anak yg kurang kehangatan di rumah seringkali punya masalah serius pada attention span.

Mereka gampang bengong di kelas, sering lupa bawa buku, atau tugasnya berantakan bukan karena bodoh, tapi karena otaknya penuh ama kecemasan konflik rumah tangga orang tuanya.

Guru dan pihak sekolah makin paham kalau masalah disiplin anak itu 90% sumber utamanya ada di pola asuh.

Orang tua gak bisa lepas tangan dan ngarep sekolah ngelakuin perubahan, kalau pas anak pulang ke rumah, yg dia terima cuma rumah yg dingin, orang tua yg sibuk main HP, atau makian yg mematahkan mentalnya tiap hari.

Dampaknya fatal bgt buat masa depan si anak. Anak yg tumbuh tanpa rasa dicintai bakal bawa lukanya sampe dewasa.

Di sekolah mereka kesulitan bikin circle pertemanan yg sehat karena gak pernah diajarin caranya empati dan regulasi emosi di rumah. Mereka rawan jadi korban bullying, atau sebaliknya, malah tumbuh jadi pelaku bullying buat melampiaskan dendamnya.

Buat para ortu, ketika anak pulang sekolah, stop nanya "Dapet nilai berapa hari ini?" secara intimidatif.

Ganti pertanyaan lo jadi:
"Hari ini di sekolah ada hal seru apa?" atau "Capek gak? Sini cerita"

Luangin minimal 15–30 menit waktu utuh tanpa distraksi layar HP buat dengerin cerita anak lo, peluk mereka, dan kasih tau kalau keberadaan mereka itu berharga.

26/07/2026

ORANG TUA SIBUK TAPI ANAK TETEP DEKET? BISA BANGET!

Sering merasa bersalah karena sibuk dan kurang waktu buat si kecil? Stop merasa bersalah ya, atah bunda! ✋
Anak tidak butuh waktu berjam-jam. Yang mereka butuhkan adalah KUALITAS INTERAKSI saat bersama kita.

Tonton sampai habis ya tips nya 🥰💖

Kenapa Remaja Jadi Tertutup pada Orang Tuanya?Seorang ibu pernah mengeluh, "Dulu anak saya pulang sekolah langsung cerit...
26/07/2026

Kenapa Remaja Jadi Tertutup pada Orang Tuanya?

Seorang ibu pernah mengeluh, "Dulu anak saya pulang sekolah langsung cerita semuanya. Sekarang? Masuk kamar, pintu ditutup, kalau ditanya jawabnya cuma, 'Gak apa-apa.'"

Mungkin banyak orang tua berpikir, "Anak saya berubah." Padahal, belum tentu.

Dalam psikologi, masa remaja adalah fase mencari jati diri. Mereka mulai ingin dihargai sebagai pribadi yang punya pendapat sendiri. Sayangnya, kalau setiap cerita dibalas dengan ceramah, perbandingan, atau langsung dihakimi, lama-kelamaan mereka belajar satu hal: lebih aman diam daripada bercerita.

Bukan karena mereka tidak sayang kepada orang tuanya. Bisa jadi mereka hanya takut tidak dipahami.

Rasulullah Saw justru mengajarkan kelembutan dalam berinteraksi. Beliau bersabda:

"Sesungguhnya kelembutan tidaklah ada pada sesuatu melainkan akan menghiasinya."
(HR. Muslim no. 2594)

Allah Ta'ala juga berfirman:
"Maka disebabkan rahmat dari Allah engkau berlaku lemah lembut kepada mereka. Sekiranya engkau bersikap keras lagi berhati kasar, niscaya mereka akan menjauh dari sekelilingmu."
(QS. Ali 'Imran: 159)

Ayat ini ditujukan kepada Rasulullah Saw, tetapi menjadi pelajaran besar bagi kita. Bahkan hati para sahabat yang mulia pun didekati dengan kelembutan, apalagi hati anak-anak kita.

Mungkin yang dibutuhkan remaja bukan orang tua yang selalu punya jawaban. Mereka hanya ingin punya tempat pulang yang aman untuk bercerita.

Karena sering kali, anak yang diam bukan sedang menjauh. Ia hanya sedang menunggu... apakah rumahnya masih menjadi tempat paling nyaman untuk didengar.



Address

Jalan Cendrawasih Residence Blok C No 9
Batam

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rahayu Fitri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share