30/10/2021
Glagah-SMK NEGERI 1 GLAGAH mengadakan “Sosialisasi Anti Perundungan di Sekolah” pada tanggal Kamis,27 Oktober 2021.Kegiatan ini bertujuan untuk memberi informasi kepada siswa-siswi agar tahu pentingnya mengetahui dampak bahaya dari Bullying. Pameteri kegiatan tersebut adalah Bapak Yusuf Wibisono, ST,S.Pd,,M.Pd. selaku pengawas wali SMK Cabang Dinas Kab.Banyuwangi. Hadir pemateri dari Internal Sekolah selaku Tim Anti Perudungan dan Tindak Kekerasan,Ibu Sri Suryanti ,S.Pd. dan Bapak Suparman ,ST,.MT.
Bullying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus.
Bentuk bullying ada berbagai macam,diantaranya bullying bentuk verbal adalah bullying berupa celaan,fitnah,dan hinaan.Bullying bentuk fisik berupa bullying yang melibatkan fisik seperti pukulan,menendang,dan juga menampar.Bullying bentuk resainol adalah bullying berupa pengucilan,dan pengasiangan.Dan juga bullying bentuk Cyber adalah bullying sebuah tindakan dengan menyakiti perasaan orang lain di Medsos.
Penyebab Bullying ada berbagai macam diantaranya karena permusuhan,kurang percaya diri ,perasaan dendam,mencari perhatian,dan juga karena pengaruh buruk dari media social.Bullying menimbulkan berbagai dampak buruk bagi para korban,dampak yang bisa ditimbulkan adalah menimbulkan rasa ketakutan dan gangguan psikologi.
Korban bullying rentan mengalami masalah pada kesehatan fisik maupun mental, seperti: Mengalami masalah mental.Bullying pada anak bisa memicu perasaan rendah diri, depresi, cemas, serta kesulitan tidur dengan nyenyak. Kondisi ini juga menyebabkan Si Kecil memiliki keinginan untuk menyakiti diri sendiri.
Untuk itu bullying atau perundungan haruslah dihindari agar tidak berdampak buruk pada korban bullying. Siswa berkarakter adalah siswa yang selalu bersikap baik dan menghindari hal hal buruk yang berdampak negative pada diri sendiri maupun orang lain. Ayo, STOP bullying.
Salma Jenius