31/12/2018
MENGAPA MUSLIM TIDAK DIPERBOLEHKAN MERAYAKAH MALAM TAHUN BARU?
Sadar ga sih? Dalam perayaan tahun baru itu lebih banyak mudhorotnya, ketimbang manfaatnya. Mungkin kamu sadar, tapi kamunya kurang peduli, sebab ini lumrah di kalangan masyarakat.
Padahal jelas-jalas perayaan tahun baru itu bukan dari ajaran Islam, Anas bin Malik mengatakan, "Orang-orang Jahiliyah dahulu memiliki 2 hari (hari Nairuz dan Mihrojan) di setiap tahun yang mereka senang-senang ketika itu. Ketika Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tiba di Madinah, beliau mengatakan, 'dulu kalian memiliki 2 hari untuk senang-senang di dalamnya. Sekarang Allah telah menggantikan bagi kalian 2 hari yang lebih baik yaitu hari IDUL FITHRI dan IDUL ADHA.'"
Adakah perayaan yang lain yang Islam ajarkan pada kita? TIDAK ADA
1. Merayakan tahun baru termasuk meniru-niru orang kafir
"Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti masuk ke lubang dhob (yang penuh lika-ku, pen), pasti kalian pun mengikutinya." Kami (para sahabat) berkata, "Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?" Beliau menjawab, "lantas siapa lagi?"
2. Membuka peluang maksiat
Malam tahun baruan biasanya ngapain aja coba? Kumpul-kumpul sama rekan kerja, teman lama. Campur baur antara laki-laki dan perempuan, belum lagi yang cuma berduaan, astaghfirullah... bahkan bisa sampai terjerumus dalam zina; zinamata, zina telinga, zina lisan, zina tangan, zina kaki, zina hati terus sampai akhirnya kebablasan dan setan menang akan hal itu.
3. Begadang tanpa hajat
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membenci begadang tanpa ada kepentingan yang syar'i. Diriwayatkan dari Abi Barzah, beliau berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam membenci tidur sebelum shalat 'Isya dan ngobrol-ngobrol setelahnya."
Apalagi, setelahnya melalaikan kewajiban yang lain. Yap! Apalagi kalau bukan shalat Shubuh?
4. Mengganggu yang lainnya
Kembang api, petasan, mercon, terompet, atau apalah yang lainnya sudah pasti mengeluarkan suara bising. Pernah ga terpikir kalau suara-suara itu menggangu tidurnya seorang bayi, menganggu tidurnya seorang nenek dan kakek yang butuh istirahat dan bisa jadi mengganggu orang-orang yang mendengarnya bisa kesakitan.
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Seorang muslim adalah seseorang yang lisan dan tangannya tidak mengganggu orang lain."
⠀
5. Pemborosan
"bakar duit", sering banget kita dengar istilah itu. Maksudnya gini loh temen-temen, coba deh bayangkan; berapa banyak uang yang dikeluarkan untuk membuat pesta perayaan tahun baru yang sangaaaat meriah, seperti di tempat-tempat banyak orang berkumpul kaya di mall atau tempat-tempat lainnya. Yang rasanya tuh kembang apinya ga abis-abis! Sampai rasanya kuping tuh sakit! Kepala pusing! Gara-gara dengar ledakan kembang api itu🤦🏻♀️ Padahal Allah Ta'ala berfirman, "Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara syaitan." (QS. Al-Isra': 26-27)
⠀
Kalau Allah dan Rasulnya yang telah melarang itu semua, masihkah kita mau membantahnya?
Lagi p**a... temen-temen masih ingat kan kalau saudara-saudara kita di Banten dan Lampung belum pulih? Belum lagi daerah-daerah lainnya. Dari pada uangnya digunakan untuk hal-hal yang ga bermanfaat, sumbangkan aja pada mereka yang jauh lebih membutuhkan dari pada kita. Jangan takut untuk menolak ajakan-ajakan yang ga bermanfaat ya dear...☺️
⠀
Sumber : https://www.instagram.com/p/Br-OBozFnvW/?utm_source=ig_share_sheet&igshid=5c3eormt7kke