Kajian Mendaki

Kajian Mendaki keagamaan

Mendidik generasi Qurani adalah mencetak para kader yang mampu untuk Membangun dan memajukan Negri..........
18/08/2016

Mendidik generasi Qurani adalah mencetak para kader yang mampu untuk Membangun dan memajukan Negri..........


Share-an Ust. Agus Waluyo, Lc. :Copas..Beberapa wasiat berharga untuk para guru:1. Hendaknya tidak mengambil cuti sakit ...
17/08/2016

Share-an Ust. Agus Waluyo, Lc. :
Copas..

Beberapa wasiat berharga untuk para guru:

1. Hendaknya tidak mengambil cuti sakit ketika engkau tidak sakit, sehingga tidak menggabungkan dua maksiat: kebohongan dan makan harta haram. Sesungguhnya pemotongan gaji dilandasi taqwa dan takut kepada Allah itu
lebih baik dan lebih kekal.

2. Terimalah murid-muridmu dengan segala kesalahan mereka, karena mereka bukan malaikat, bukan p**a syaitan. Tidak ada alasan untuk lari dari meluruskan kesalahan-kesalahan itu karena anda adalah murabbi (pendidik), dan ini yang diharapkan dari Anda.

3. Tunjukkan rasa hormat anda kepada murid yang ada di hadapan anda dengan cara menerangkan keutamaan mereka sebagai penuntut ilmu. Hal ini akan mendekatkan jarak anda dalam menuju hati mereka.

4. Ingatlah bahwa banyak di antara orang-orang besar menjadi besar lantaran satu kata dari seorang guru yang melejitkan mereka dan memantik cita mereka hingga menggapai puncak. Jadilah anda pencetak orang-orang besar itu.

5. Perbagus cara interaksi anda dengan para murid. Tinggalkan kesan yg baik pada diri mereka. Berapa banyak guru yang mendapat doa dari murid setelah bertahun-tahun terlewati, atau setelah berada di liang kubur.

6. Semua mata pelajaran dapat dikaitkan dengan ajaran-ajaran Islam, tinggal bagaimana anda mencari media yang tepat.

7. Setiap menit keterlambatan anda dalam memulai pelajaran atau keluar sebelum waktu selesai, setiap menit yang berlalu dalam kopi dan cemilan (sebab keterlambatan-pent.) adalah hak murid, ia akan mengambilnya pada hari penghitungan (hisab) amal.

8. Berapa banyak guru yang menjadi sebab lurusnya arah berpikir kaum muda, sehingga ia mendapatkan doa-doa tulus dan kebaikan yang mengalir. Ya Allah, tambahkan dan berkahi setiap guru yang kuat, bertanggung jawab, dan senantiasa berbuat baik.

9. Di depan anda ada generasi. Bangkitkan jiwa mereka, ajarkan cinta kepada ilmu, dan bangunkan semangat. Barangkali satu kata dari anda dapat membakar spirit dalam hatinya dan menjadi kebaikan untuk ummat.

10. Rasa takut murid anda terhadap anda bukanlah pertanda keberhasilan dan keterampilan anda dalam menegakkan kedisiplinan. Itu hanya pertanda bahwa anda gagal dalam memerankan pendidikan. Pendidikan itu membawa ketegasan dan kasih sayang, bukan dengan menakut-nakuti.

11. Syekh Utsaimin _rahimahullah_ membedakan antara pulpen inventaris kantor dan pulpen pribadi karena (beliau) takut makan barang haram. Lantas, bagaimana dengan orang yang menghalalkan sesuatu yang lebih berharga daripada tinta? Yaitu waktu!

12. Ingatlah bahwa anda mempunyai anak yang diajar oleh guru-guru seperti anda. Maka, berbuat baiklah kepada anak orang, niscaya Allah akan menyiapkan bagi anak anda guru-guru yang akan berbuat baik kepada mereka. Balasan sesuai dengan amal perbuatan.

13. Ikhlaskan niat utk Allah, karena sesungguhnya anda sedang melakukan tugas para Nabi. Dan jika anda mengharap pahala dalam pekerjaan anda, maka setiap jam pada siang hari anda dalam timbangan kebaikan anda.

***

Bangkitlah Kapilah Indonesia Untuk Indonesia yang lebih Berkah.... Karena sejatinya " PEMUDA HARI INI HARAPAN HARI ESOK ...
14/08/2016

Bangkitlah Kapilah Indonesia Untuk Indonesia yang lebih Berkah.... Karena sejatinya " PEMUDA HARI INI HARAPAN HARI ESOK " .

Selamat Hari Pramuka......

Hijrahlah wahai Sahabatku karena jalan satu2nya agar Hidup kita Bahagia dunia Akhirat adalah Hijrah menuju pintu ilahiya...
25/07/2016

Hijrahlah wahai Sahabatku karena jalan satu2nya agar Hidup kita Bahagia dunia Akhirat adalah Hijrah menuju pintu ilahiyah........

( Pendiri Kapilah )

14/05/2016

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Salam kapilah
Sehubungan dengan datangnya pesan ini kami ingin mengundang para pemuda/i untuk hadir di acara kantin (kajian rutin) kapilah yg akan di selenggarakan pada

Hari/tanggal: Sabtu/14 mei 2016
Waktu: ba'da maghrib
tempat: masjid an-nisa jannah kp. Cikoang kaler Rt 01 /03

Demikian undangan yg dapat saya sampaikan besar harapan kami agar para pemuda/i bisa hadir

# # a.n ketua harian

Inspirasi KapilahSuatu hari saya bersenggolan dengan seseorang yang tidak saya kenal. “Oh, maafkan saya,” reaksi spontan...
23/04/2016

Inspirasi Kapilah
Suatu hari saya bersenggolan dengan seseorang yang tidak saya kenal. “Oh, maafkan saya,” reaksi spontan saya. Ia juga berkata: “Maafkan saya juga.” Orang itu dan saya berlaku sangat sopan. Kami pun berpisah dan mengucapkan salam.

Namun cerita jadi lain, begitu sampai di rumah. Pada hari itu juga, saat saya sedang menelphone salah satu kolega terbaik saya, dengan bahasa sangat lembut dan santun untuk meraih simpati kolega saya itu, tiba2 anak lelaki saya berdiri diam-diam di belakang saya. Saat saya berbalik,
hampir saja membuatnya jatuh. "Minggir!!! Main sana, ganggu saja!!!" teriak saya dengan marah. Ia pun pergi dengan hati hancur dan merajuk.

Saat saya berbaring di tempat tidur malam itu, dengan halus, Tuhan berbisik, "Akan kusuruh malaikat menyabut nyawamu dan mengambil hidupmu sekarang, namun sebelumnya, aku akan izinkan kau melihat lorong waktu sesudah kematianmu. Sewaktu kamu berurusan dengan orang yang tidak kau kenal, etika kesopanan kamu gunakan. Tetapi dengan anak yang engkau kasihi, engkau perlakukan dengan sewenang-wenang, akan kuberi lihat setelah kematianmu hari ini, bagaimana keadaan atasanmu, kolegamu, sahabat dunia mayamu, serta keadaan keluargamu"
Lalu aku pun melihat, hari itu saat jenazahku masih diletakkan di ruang keluarga, hanya satu orang sahabat dunia mayaku yg datang, selebihnya hanya mendoakan lewat grup, bahkan jg ada yg tdk komentar apapun atas kepergianku, dan ada yg hanya menulis 3 huruf singkat, 'RIP'.
Lalu teman-temanku sekantor, hampir semua datang, sekejap melihat jenazahku, lalu mereka asik foto-foto dan mengobrol, bahkan ada yg asik membicarakan aibku sambil tersenyum-senyum. Bos yg aku hormati, hanya datang sebentar, melihat jenazahku dalam hitungan menit langsung p**ang. Dan kolegaku, tidak ada satupun dari mereka yang aku lihat.
Lalu kulihat anak-anakku menangis dipangkuan istriku, yang kecil berusaha menggapai2 jenazahku meminta aku bangun, namun istriku menghalaunya. istriku pingsan berkali-kali, aku tidak pernah melihat dia sekacau itu. Lalu aku teringat betapa sering aku acuhkan panggilannya yg mengajakku mengobrol, aku selalu sibuk dengan hpku, dengan kolega2 dan teman2 dunia mayaku, lalu aku lihat anak2ku.. Sering kuhardik dan kubentak mereka saat aku sedang asik dengan ponselku, saat mereka ribut meminta ku temani. Oh Ya Allah.. Maafkan aku.

lalu aku melihat tujuh hari sejak kematianku, teman-teman sudah melupakanku, sampai detik ini aku tidak mendengar aku mendapatkan doa mereka untukku, perusahaan telah menggantiku dengan karyawan lain, teman-teman dunia maya masih sibuk dengan lelucon2 digrup, tanpa ada yg mbahasku ataupun bersedih terhadap ketiadaanku di grup mereka.
Namun, aku melihat istriku masih pucat dan menangis, airmatanya selalu menetes saat anak2ku bertanya dimana papah mereka? Aku melihat dia begitu lunglai dan pucat, kemana gairahmu istriku?
Oh Ya Allah Maafkan aku..

Hari ke 40 sejak aku tiada.
Teman FB ku lenyap secara drastis, semua memutuskan pertemanan denganku, seolah tidak ingin lagi melihat kenanganku semasa hidup, bosku, teman2 kerja, tdk ada satupun yang mengunjungiku kekuburan ataupun sekedar mengirimkan doa.
Lalu kulihat keluargaku, istriku sudah bisa tersenyum, tapi tatapannya masih kosong, anak2 masih ribut menanyakan kapan papahnya p**ang, yang paling kecil yang paling kusayang, masih selalu menungguku dijendela, menantikan aku datang.

Lalu 15 tahun berlalu.
Kulihat istriku menyiapkan makanan untuk anak2ku, sudah mulai keliatan guratan tua dan lelah diwajahnya, dia tidak pernah lupa mengingatkan anak2 bahwa ini hari jumat, jangan lupa kekuburan papah, jangan lupa berdoa setiap sholat, lalu aku membaca tulisan disecarik kertas milik putriku malam itu, dia menulis.. "Seandainya saja aku punya papah, pasti tidak akan ada laki2 yang berani tidak sopan denganku, tidak akan aku lihat mamah sakit2an mencari nafkah seorang diri buat kami, oh Ya Allah.. Kenapa Kau ambil papahku, aku butuh papahku Ya Allah.." kertas itu basah, pasti karena airmatanya..
Ya Allah maafkanlah aku..

Sampai bertahun2 anak2 dan istriku pun masih terus mendoakanku setelah sholat, agar aku selalu berbahagia diakherat sana.

Lalu seketika,, aku terbangun.. Dan terjatuh dari dipan.. Oh Ya Allah Alhamdulillah.. Ternyata aku cuma bermimpi..

Pelan-pelan aku pergi ke kamar anakku dan berlutut di dekat tempat tidurnya, masih aku lihat airmata disudut matanya, kasihan sekali, terlalu kencang aku menghardik mereka..
“Anakku, papah sangat menyesal karena telah berlaku kasar padamu.“Si kecilku pun terbangun dan berkata, “Oh papah, tidak apa-apa. Aku tetap mencintaimu.”
“Anakku, aku mencintaimu juga. Aku benar-benar mencintaimu, maafkan aku anakku” Dan kupeluk anakku. Kuciumi p**i dan keningnya.
Lalu kulihat istriku tertidur, istriku yang sapaannya sering kuacuhkan, ajakannya bicara sering kali aku sengaja berpura2 tidak mendengarnya, bahkan pesan2 darinya sering aku anggap tak bermakna, maafkan aku istriku, maafkan aku.

Air mataku tak bisaku bendung lagi.
Apakah kita menyadari bahwa jika kita mati besok pagi, perusahaan di mana kita bekerja akan dengan mudahnya mencari pengganti kita dalam hitungan hari? Teman2 akan melupakan kita sebagai cerita yang sudah berakhir, beberapa masih menceritakan aib2 yang tidak sengaja kita lakukan. Teman2 dunia maya pun tak pernah membahas lagi seolah, aku tidak pernah mengisi hari2 mereka sebagai badut di grup.
Lalu aku rebahkan diri disamping istriku, ponselku masih terus bergetar, berpuluh puluh notifikasi masuk menyapaku, menggelitik untuk aku buka, tapi tidak.. tidak..

Aku matikan ponselku dan aku pejamkan mata, maaf.. Bukan kalian yang akan membawaku ke surga, bukan kalian yang akan menolongku dari api neraka, tapi ini dia.. Keluargaku..
keluarga yang jika kita tinggalkan akan merasakan kehilangan sekali

04/04/2016

Haid bolehkah baca Quran ???

YANG namanya lagi haid atau menstruasi bagi perempuan itu, seperti kita tahu, kadang-kadang s**a bikin repot atau malah membuat kita santai sekali. Repotnya coba kalo mau olahraga atau aktivitas lain yang menguras energi, kita diharuskan menyiapkan “bekal” yang banyak. Santainya, kita perempuan tak harus bangun shubuh-shubuh, dan pada waktu-waktu tertentu lainnya, waktu kita demikian teramat longgar.

Nah, salah satu yang menjadi banyak pertanyaan, adalah membaca Quran. Jika tengah haid bagaimana hukumnya sehubungan dengan membaca Al-Quran?

Ali bin Abi Thalib berkata: “Rasulullah saw membacakan Al-Quran kepada kami selagi beliau tidak dalam keadaan junub,” (HR Ahmad, Abu Daud, At Turmudzi, An-Nasai dan Ibn Majah). Lebih lanjut Ali ra berkata: “Aku melihat Rasulullah saw mengambil air wudhu seraya membaca Al-Quran, kemudian bersabda: ‘Demikian ini bagi orang yang tidak junub, adapun orang yang sedang junub maka jangan membawa dan membaca ayat (Al-Quran),’” (HR Abu Ya’la).

Atas dasar dua hadits tersebut, para ahli fiqh dalam Madzab Empat berpendapat bahwa orang junub haram membaca Al-Quran. Tetapi mereka berbeda pendapat jika yang dibaca beberapa ayat saja.

Menurut madzab Maliki, orang junub boleh membaca Al-Quran asalkan sedikit saja dengan niat membentengi diri, seperti membaca ayat Kursi, surat Al Ikhlas dan Al Mu’awidzatain. Imam Ahmad bin Hambal berpendapat, orang junub boleh-boleh saja membaca satu ayat semisalnya.

Imam Abu Hanifah membolehkan orang junub membaca sebagian dari ayat. Menurut madzab Syafi’i, boleh membaca ayat dengan niat dzikir seperti Basmallah, Hamdalah dan Istirja’ (inna illahi…) dan tidak berniat membaca Al-Quran. Pendapat dalam madzab Syafi’I ini adalah pendapat yang moderat.

Ketentuan-ketentuan hukum (termasuk vaariasinya) bagi orang junub, berlaku juga bagi orang yang berhadats besar lainnya seperti haid, nifas, jimak dan wiladah. Kedudukan hukum haid sama dengan hukum orang junub sebagaimana hadits: “Orang junub dan orang haid tidak boleh membaca sesuatu dari ayat Al-Quran,” (HR Ahmad, At Turmudzi dan Ibnu Majah dari Ibnu Umar).

Atas dasar hadits itulah para ahli fiqh dalam Madzab empat berpendapat bahwa orang haid haram membaca Al-Quran. Demikian p**a bagi orang yang nifas, wiladah dan jimak. Wallaho alam bi shawwab. [Ummu Haura/islampos/berbagaisumber]

TANDA-TANDA ANDA SUDAH MENJADI BUDAK KEHIDUPAN DUNIA:1. Anda tidak bersiap-siap saat waktu shalat akan tiba.2. Anda mela...
03/04/2016

TANDA-TANDA ANDA SUDAH MENJADI BUDAK KEHIDUPAN DUNIA:
1. Anda tidak bersiap-siap saat waktu shalat akan tiba.
2. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun membuka lembaran Al-Qur'an lantaran Anda terlalu sibuk.
3. Anda sangat perhatian dengan omongan orang lain tentang diri Anda.
4. Anda selalu berpikir setiap waktu bagaimana caranya agar harta Anda semakin bertambah.
5. Anda marah ketika ada orang yang memberikan nasihat bahwa perbuatan yang Anda lakukan adalah haram.
6. Anda terus menerus menunda untuk berbuat baik. “Aku akan mengerjakannya besok, nanti, dan seterusnya.”
7. Anda selalu mengikuti perkembangan gadget terbaru dan selalu berusaha memilikinya.
8. Anda sangat tertarik dengan kehidupan para selebriti.
9. Anda sangat kagum dengan gaya hidup orang-orang kaya.
10. Anda ingin selalu menjadi pusat perhatian orang.
11. Anda selalu bersaing dengan orang lain untuk meraih cita-cita duniawi.
12. Anda selalu merasa haus akan kekuasaan dan kedigdayaan dalam hidup, dan perasaan itu tidak dapat dibendung.
13. Anda merasa tertekan manakala Anda gagal meraih sesuatu.
14. Anda tidak merasa bersalah saat melakukan dosa-dosa kecil
15. Anda tidak mampu untuk segera berhenti berbuat yang haram, dan selalu menunda bertaubat kepada Allah.
16. Anda tidak kuasa berbuat sesuatu yang diridhai Allah hanya karena perbuatan itu bisa mengecewakan orang lain
17. Anda sangat perhatian terhadap harta benda yang sangat ingin Anda miliki.
18. Anda merencanakan kehidupan hingga jauh ke depan.
19. Anda menjadikan aktivitas belajar agama sebagai aktivitas pengisi waktu luang saja, setelah sibuk berkarir.
20. Anda memiliki teman-teman yang kebanyakannya tidak bisa mengingatkan Anda kepada Allah.
21. Anda menilai orang lain berdasarkan status sosialnya di dunia.
22. Anda melalui hari ini tanpa sedikitpun terbersit memikirkan kematian.
23. Anda meluangkan banyak waktu sia-sia melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi kehidupan akhirat.
24. Anda merasa sangat malas dan berat untuk mengerjakan suatu ibadah.
25. Anda tidak kuasa mengubah gaya hidup Anda yang s**a berfoya-foya, walaupun Anda tahu bahwa Allah tidak menyukai gaya hidup seperti itu.
26. Anda senang berkunjung ke negeri-negeri kafir.
27. Anda diberi nasihat tentang bahaya memakan harta riba, akan tetapi Anda beralasan bahwa beginilah satu-satunya cara agar tetap bertahan di tengah kesulitan ekonomi.
28. Anda ingin menikmati hidup ini sepuasnya.
29. Anda sangat perhatian dengan penampilan fisik Anda.
30. Anda meyakini bahwa hari kiamat masih lama datangnya.
31. Anda melihat orang lain meraih sesuatu dan Anda selalu berpikir agar dapat meraihnya juga.
32. Anda ikut menguburkan orang lain yang meninggal, tapi Anda sama sekali tidak memetik pelajaran dari kematiannya.
33. Anda ingin semua yang Anda harapkan di dunia ini terkabul.
34. Anda mengerjakan shalat dengan tergesa-gesa agar bisa segera melanjutkan pekerjaan.
35. Anda tidak pernah berpikir bahwa hari ini bisa jadi adalah hari terakhir Anda hidup di dunia.
36. Anda merasa mendapatkan ketenangan hidup dari berbagai kemewahan yang Anda miliki, bukan merasa tenang dengan mengingat Allah.
37. Anda berdoa agar bisa masuk surga namun tidak sepenuh hati seperti halnya saat Anda meminta kenikmatan dunia.
Wallahul musta'an

Klik Bagikan

26/03/2016

Salam Kapilah Indonesia ...

Hadirilah Kantin Kapilah Ahad ke 4
Hari ini, Ba'da Maghrib, bertempat di Masjid Riyadhul Jannah, cikoang Kaler, Ujung Berung.
" Mencari ilmu sjak dini akan membuat cahaya hidup untuk hari Esok "

Pemateri : Ust. Endang / team

Rekomendasi

Ketua Umum : M. Riyandi
Ketua Harian : Ajun j

Huwah Kapilah
Agus Kurnia

Salam dari pengurus Majlis Al-Mu'minun Pasirluyu untuk kapilah IndonesiaSukses terus
18/03/2016

Salam dari pengurus Majlis Al-Mu'minun Pasirluyu untuk kapilah Indonesia

Sukses terus

" Bangkit Tak Kenal Sakit, Jaya Tak Kenal Manja, Bhakti Suci Kersaning ilahi Robbi "Selamat Milad Kapilah Indonesia yang...
17/03/2016

" Bangkit Tak Kenal Sakit, Jaya Tak Kenal Manja, Bhakti Suci Kersaning ilahi Robbi "
Selamat Milad Kapilah Indonesia yang Ke-7 , walaupun tidak dirayakan seperti biasa, tidak menyurutkan tekad kami untuk membangun Pemuda-Pemudi Islam di Nusantara, menjadi lebih baik dan bermanfaat. Serta menjunjung tinggi Syi'ar Agama Alloh......

17 Maret 2009 - 17 Maret 2016

Salam KapilahHadirilah Kantin KapilahEdisi : Ke 2 Minggu Ke 2   bagi yang Non Muslim.Share Semoga jadi pahala karena men...
12/03/2016

Salam Kapilah

Hadirilah Kantin Kapilah

Edisi : Ke 2 Minggu Ke 2


bagi yang Non Muslim.
Share Semoga jadi pahala karena menyalurkan kebaikan kepada sesama

Kami Keluarga Besar Kapilah Indonesia , mengajak kepada seluruh Masyarakat Muda-Mudi Bandung Raya, untuk hadir pada Kantin Kapilah Indonesia ( Kajian Rutin Kapilah Indonesia ), yang akan dilaksanakan pada :
Hari / Tanggal : Sabtu , 12-03-16
Waktu : 18.30 - Isya ( berjama'ah)
Tempat : Masjid Annisa
Alamat Masjid : Kp Cikoang Kaler Rt 01 Rw 01, Desa Jati Endah, Kec. cilengkrang, Kab. bandung, Ujung Berung
Pemateri : Ust. H. Mustofa
Moderator : Permana Berkah
Qori : Ajun J ( Ketua Harian )
Deklarator : Kang Muhri ( Ketua Umum )

Mari kita Charger hati ini agar tidak menjadi keras . Sehingga menghantarkan kita pada kesuksesan Dunia dan Akhirat Kelak.

Ketua Bidang Huwah Kapilah
Ttd
Agus Kurnia

Address

Bandung

Opening Hours

Monday 08:30 - 19:00
Tuesday 08:30 - 19:00
Wednesday 08:30 - 19:00
Thursday 08:30 - 19:00
Friday 08:30 - 19:00
Saturday 09:00 - 17:00
Sunday 09:00 - 16:00

Telephone

+628812230330

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kajian Mendaki posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kajian Mendaki:

Share