03/10/2025
Bumi Raflesia, 3 Oktober 2025
Dalam kehidupan ini, lisan adalah anugerah, namun bisa jadi ujian. Allah Azza Wa Jalla memperingatkan bahwa Dia tidak menyukai perkataan buruk yang diucapkan terang-terangan, kecuali jika datang dari mereka yang dizalimi. Ini menunjukkan bahwa keadilan tetap dijunjung tinggi dalam Islam, bahkan dalam hal ucapan. Orang yang teraniaya diberi ruang untuk menyuarakan luka dan kebenarannya, bukan untuk membalas, tetapi untuk menuntut hak dan menghindari kezhaliman terus berulang.
Namun, di luar keadaan terzalimi, setiap kata yang keluar dari lisan kita adalah cerminan hati dan iman. Maka, jagalah kata, karena Allah Maha Mendengar dan Maha Mengetahui—tidak ada satu pun kalimat yang luput dari pengawasan-Nya. Gunakan lisan untuk kebaikan, bukan untuk menyakiti. Sebab di hadapan Allah, setiap ucapan ada hisabnya.