30/05/2015
POKOK CINTA RASUL.
Assalamu’alaikum Sahabat.
Sudah 1400 tahun lebih Rasulullah SAW meninggalkan kita. Seberapa seriuskah kita merindunya?
Salah satu tanda kecintaan kita kepada Rasulullah SAW adalah dengan mengambil hikmah dari kisah-kisahnya, setuju?
Tahukah anda bahawa bukan hanya umat dan sahabat Nabi, pohon kurma pun ada yang dijamin berada di syurga? Berikut kisah singkatnya..
Dahulu, wilayah di mana Masjid Nabawi sekarang berdiri adalah kebun kurma milik dua anak yatim.
Di sekitaran bangunan Masjid terdapat banyak pohon kurma sebagai penghias di pelataran sekitar Masjid.
Di salah satu pokok kurma inilah Rasulullah SAW berdiri dan bersandar sambil memberi khutbah pada umat Islam.
Semakin meningkatnya jumlah umat Islam membuat Nabi berpindah dan berkhutbah di mimbar. Kejadian luar biasa pun terjadi saat itu..
Ketika Rasulullah SAW berjalan meninggalkan pohon kurma tersebut untuk menuju ke mimbar, terdengarlah suara rintihan..
Rintihan tersebut diiringi dengan tangisan & goncangan tanah yang terus bergetar, sehingga para sahabat pun bertanya-tanya..
Ternyata, sumber suara tersebut berasal dari batang/pokok pohon kurma, yang tidak mampu menahan rasa rindu dengan Rasulullah SAW..
Rasullullah SAW kemudian mendatangi pohon kurma yang tak jauh dari mimbar tersebut, lalu meletakkan tangannya pada batang pohon kurma dan mengusap-usapnya dengan perlahan-lahan.
Rasulullah saw berkata pada pohon kurma itu: “Jika engkau mahu, aku akan jadikan kau dinding masjid ini, akarmu tumbuh lagi, tubuhmu hidup lagi & engkau berbuah lagi.
Atau jika engkau mahu, engkau aku tanam di syurga, supaya para wali Allah dapat memakan buah-buahmu..”
Batang kurma itu menjawab: “Saya memilih untuk ditanam di syurga sehingga wali-wali Allah dapat memakan buahku..”
Goncangan tanah dan suara rintihan pun berhenti. Rasulullah SAW kemudian kembali pada mimbar dan menyampaikan kejadian tersebut kepada para sahabatnya. Rasulullah SAW berkata: “Ia (pohon kurma) memilih negeri yang kekal dibandingkan negeri yang fana!”
Kisah ini diceritakan oleh 2 sahabat Nabi, Jabir bin Abdillah R.A & Ibnu Umar R.A dari hadith yang diriwayatkan Bukhari & Tirmidzi
Kini, batang pohon kurma tersebut diberi sejenis pewangi yang disebut Khaluq. Tetap berdiri di hujung kanan Mihrab Masjid Nabawi sebagai tiang.
Tiang ini pun kemudian dikenali dengan nama Ustuwanah Mukhallaqah (Tiang yang diberi pewangi). Wallahu a’lam..
Subhanallah, hebat pokok kurma ini rupanya. Marilah kita bersama menghidupkan sunnah dan menanam "Pokok Cinta Rasul" ini.
Semoga kita akan mendapat syafaat dari Rasulullah SAW kelak di yaumil akhir.. Aamiin ya Rabb.. .