07/07/2024
Pemerintah Kota Tual Harap Pemuda Pelopor Jadi Agen Perubahan.
Aula Kantor Walikota Tual, 10 Mai 2024 - Jam : 07:57 WIT
KBRN, Tual: Pesan proklamator kemerdekaan RI B**g Karno bahwa “Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, tetapi jika beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” terus mengilhami setiap anak bangsa terkhusus yang berumur 16 sampai 30 tahun, yang disebut sebagai pemuda untuk memiliki jiwa patriot, kepekaan dan yang terpenting adalah sebagai Agen of change. Jiwa itu p**a yang harus dimiliki oleh para pemuda di kota Tual.
Demikian sambutan Penjabat Wali Kota Tual, Akhmad Yani Renuat, yang dibacakan oleh Pj. Sekretaris Daerah Rini Atbar, pada pembukaan kegiatan seleksi pemuda pelopor Tingkat kota Tual, yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tual, di aula kantor Walikota Tual, pada hari Senin (6/5/2024).
Renuat mengatakan, pemuda merupakan pilar utama dalam kelangsungan perjuangan bangsa, juga sebagai generasi yang memiliki tanggung jawab besar sebagai penerus perjuangan bangsa dalam membangun dan menjaga keutuhan serta keberlangsungan negara dan masyarakat dalam menjalankan peran sebagai pelopor, yakni pemuda sebagai energi dan semangat baru, yang bermakna pemuda membawa semangat baru dalam perjuangan bangsa karena memiliki energi, antusiasme, dan keinginan untuk membawa perubahan positif. Semangat inilah yang membantu menjaga api perjuangan terus menyala di dalam masyarakat.
Renuat menambahkan, pemuda adalah sumber Ide dan Inovasi, di mana seringkali menjadi sumber ide-ide segar dan inovasi, karena cenderung berpikir kreatif dan melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda. Inovasi yang dibawa oleh pemuda dapat menjadi kunci untuk mengatasi tantangan-tantangan baru yang dihadapi bangsa. Selain itu, Pemuda sebagai agenda pembangunan masa depan, bermakna pemuda adalah orang-orang yang akan mewarisi hasil pembangunan yang telah dilakukan oleh generasi sebelumnya. Oleh karena itu, harus memiliki peran penting dalam merancang agenda pembangunan masa depan yang berkelanjutan dan inklusif.
Renuat juga mengatakan, pemuda sebagai penjaga nilai-nilai keberagaman, memiliki peran strategis dalam menjaga dan memperkuat nilai-nilai keberagaman dan persatuan bangsa, yang merupakan agen perubahan dalam memperjuangkan kesetaraan, keadilan, dan perdamaian di tengah-tengah masyarakat yang beragam. Ditambahkan, pemuda sebagai penggagas kesadaran sosial dan kemanusiaan, yang berarti pemuda seringkali menjadi ujung tombak dalam gerakan sosial dan kemanusiaan, karena memiliki kemampuan untuk menyebarkan kesadaran tentang isu-isu sosial, lingkungan, dan kemanusiaan, serta menggerakkan aksi nyata untuk memperbaiki kondisi yang ada.
Point penting lainnya, yakni pemuda pembawa harapan dan inspirasi, di mana pemuda adalah sumber harapan dan inspirasi bagi bangsa karena membawa impian untuk masa depan yang lebih baik dan berkomitmen untuk bekerja keras demi mewujudkannya. Semangat perjuangan menjadi pendorong bagi generasi yang lebih muda untuk ikut berkontribusi dalam membangun bangsa.
Penjabat Wali Kota menjelaskan, peran pemuda pelopor sebagaimana yang disebutkan, adalah hal nyata yang dibuktikan oleh para peserta seleksi untuk berkompetisi. Ditandaskan, ajang berkompetisi ini bukan mencari siapa yang pintar atau siapa yang lebih hebat, tetapi lebih dari itu, adalah siapa yang selangkah lebih cepat dengan kemauan yang gigih untuk melakukan aksi karya nyata, dan bukan sebaliknya banyak bicara, atau sering dikatakan “banyak teori saja, padahal cuma par cerita.
Kepada para peserta seleksi pemuda pelopor tahun 2024, Renuat berpesan, bahwa langkah yang dilakukan hari ini adalah investasi bagi masa depan. Meskipun tak mudah, namun keberanian untuk menghadapi tantangan dan ketekunan dalam menggapainya akan membawa para peserta menuju kesuksesan.
Atas nama Pemerintah Daerah, Penjabat Wali Kota mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini, dan berharap tidak berakhir sampai disini, tetapi setelah seleksi yang dikuti, para pemuda terus berpacu dalam aksi-aksi nyata dalam peduli negeri, terutama mempelopori peran sebagai pendamai di kompleks masing-masing, serta menebar suasana aman dan tertib. Renuat juga mengapresiasi dan mendukung program kerja dinas kepemudaan dan olahraga, terkait inovasi untuk penguatan kompetensi kewirausahaan pemuda di Kota Tual.
Renuat menyampaikan terima kasih kepada dewan juri, atas kemitraan dalam menggali potensi anak negeri ini, dengan harapan kiranya ke depan mereka terus dibina menjadi pemuda potensial yang mampu berwirausaha untuk membuka peluang lapangan kerja. Adapun juri pada seleksi pemuda pelopor Kota Tual tahun 2024, yakni Dr. Jusron Ali Rahayaan dan Dr. Linda Dangeubun dari Politeknik Perikanan Negeri Tual serta Rustam Ngabalin, SE dari UNINGRAT Tual.