Kelompok Pelajar Peduli Lingkungan Hidup KPPLH Smazapo

Kelompok Pelajar Peduli Lingkungan Hidup KPPLH Smazapo Salam Bumi! Pasti Lestari! | Adiwiyata! Pasti Bisa! | Ponorogo! Jegeg! | Ganesha! Go green! | SMA N 1 Ponorogo! Jaya! Follow : IKRAR GANESHA GO GREEN!

Kelompok Pelajar Peduli Lingkungan Hidup!
1. Kami siswa-siswi SMA Negeri 1 Ponorogo Berjanji, Senantiasa menjaga dan melestarikan lingkungan.
2. Kami siswa-siswi SMA Negeri 1 Ponorogo Berjanji, Senantiasa berbudaya hidup bersih dimanapun kami berada.
3. Kami siswa-siswi SMA Negeri 1 Ponorogo Berjanji, menciptakan SMA Negeri 1 Ponorogo yang ramah lingkungan.

02/11/2014

Selamat dan sukses!

Untuk Adik-adikku tim Panglima bumi yang telah membawa SMA Negeri 1 Ponorogo menjadi sekolah ADIWIYATA NASIONAL.. Kalian luar biasa! :D
Dan terimakasih untuk semua pihak OSIS, Sekolah, dan seluruh Warga SMAZA :)

Ingat! Ini bukanlah akhir.. Tapi awal dari perjuangan kalian!

Selalu semangat! :)

TTD
Pengurus KPPLH 2013/2014

Untuk kalian pecinta lingkungan terkhusus untuk SMA 1 Ponorogo!Mari menuai Prestasi dibidang lingkungan!Ayo ikut serta d...
26/07/2014

Untuk kalian pecinta lingkungan terkhusus untuk SMA 1 Ponorogo!

Mari menuai Prestasi dibidang lingkungan!
Ayo ikut serta dalam lomba OLIMPIADE LINGKUNGAN 2014 yang diadakan oleh IPB.

info lebih lanjut, silahkan masuk ke link dibawah :

~~> http://unikonservasifauna.org/ol_2014/

Mari harumkan nama SMA 1.. terutama Panglima bumi. tunjukkan jika SMA 1 juga unggul dalam lingkubgan. Go Green!

  Syarat dan Ketentuan Lomba dapat diunduh di sini. Formulir Pendaftaran dapat diunduh di sini.

26/07/2014

Assalamulaikum.
SELAMAT DAN SUKSES!

berdasarkan diskusi pertemuan lalu.. maka telah diterapkan :

Pengurus KPPLH periode 2014 / 2015
Ketua : Nurul Widayah
Wakil : Handika F
Sekretaris : Dwi Cahya
Wakil Sekre : Wahyulia
Bendahara : Retno Syafitri
Wakil Benda : Nail
Humas : Iqbal
Sie Kelingkungan luar : Rio Kurnia
Sie kelingkuangan dalam : Erwindya
Sie Unggulan produk : Canessia Ais

Dengan Bidang pokja (koor) tanggung jawab :
1. Hutan Sekolah : Nurul
2. Bank Sampah : Retno S
3. Green House : Dwi C
4. Pengomposan : Nail
5. Toga dan perikanan : Handika
6. Pembibitan/pembenihan : Rio Kurnia
7. Tambulampot : Erwindya
8. Produk unggulan : Wahyulia dan Ais
Go Green! Bismilah.

13/03/2014

Hari Hutan Sedunia, Tanggal 21 Maret

Hari hutan sedunia sudah diperingati oleh masyarakat dunia sekitar 30 tahun belakangan ini.
Awalnya sih, hari hutan sedunia ini hanya diperingati oleh General Assembly of the European Confederation of Agriculture . Nggak berapa lama kemudian, organisasi di PBB yang mengurus bidang makanan dan pertanian segera mendukung kegiatan itu di seluruh dunia.
Tanggal 21 Maret dipilih oleh masyarakat dunia untuk menjadi momentum peringatan Hari Hutan Sedunia yang saat itu mengampanyekan 3 hal utama untuk menjaga keberadaan hutan di dunia, yaitu melindungi hutan, memanfaatkan hasil hutan, dan menjadikan hutan sebagai tempat rekreasi alam untuk kesejahteraan manusia.
Soal Hutan
Hutan
hutan tropis yang banyak di Indonesia. Foto: jenningsk.net
Kamu tahu d**g, di hutan itu enggak melulu pohon-pohon besar saja, tapi di hutan pun terdapat berbagai makhluk hidup yang berkembang biak di dalamnya, termasuk air, tumbuhan dan hewan.
Sayangnya, karena global warming (pemanasan global) fungsi hutan sebagai paru-paru dunia mulai menipis. Pembukaan areal hutan, penebangan liar, pembabatan hutan untuk lahan pertanian dan segala kegiatan produksi komersial lainnya, termasuk memburu hewan-hewan liar yang hidup di hutan dilakukan manusia secara besar-besaran.
Dari tahun ke tahun kegiatan itu terus berlangsung, sampai akhirnya pemanasan global, bencana alam, seperti longsor, banjir, dan lainnya mulai melanda.
Oleh karena itu, untuk memperingati hari hutan sedunia, setiap organisasi yang bergerak dalam bidang lingkungan hidup menghimbau untuk menyelamatkan hutan.
Hutan
Hutan tropis di Indonesia sudah mulai rusak karena ulah manusia.
Luas Hutan di Indonesia
Kawasan hutan Indonesia mencapai 162 juta hektar . Lahan hutan terluas itu ada di Papua (32,36 juta hektar luasnya). Kemudian hutan Kalimantan (28,23 juta hektar), Sumatera (14,65 juta hektar), Sulawesi (8,87 juta hektar), Maluku dan Maluku Utara (4,02 juta hektar), Jawa (3,09 juta hektar), Bali dan Nusa Tenggara (2,7 juta hektar).
Nah, luas banget, kan hutan di Indonesia. Asal kamu tahu saja nih, Indonesia adalah pemilik hutan hujan tropis terluas ke-3 di dunia, setelah Brasil dan Kongo. Dan sayangnya, menurut buku Rekor Dunia Guinness , Indonesia adalah negara yang memiliki tingkat kehancuran hutan tercepat di antara negara-negara yang memiliki 90 persen dari sisa hutan di dunia.
Berapa luas hutan yang dihancurkan?
Menurut buku tersebut, Indonesia menghancurkan luas hutan yang setara dengan 300 lapangan sepakbola setiap jamnya. (Gleekkk!) Forest Watch Indonesia pun mencatat kerusakan hutan di Indonesia dari tahun terus meningkat, sampai saat ini saja sudah mencapai 2 juta hektar per tahun.
Sebanyak 72% dari hutan asli Indonesia telah musnah. Akibatnya, luas hutan Indonesia selama 50 tahun terakhir telah berkurang dari 162 juta hektar menjadi 98 juta hektar.

Kidnesia.com adalah situs yang menyajikan beragam informasi seputar anak. Rubrik Indonesiaku, Tanya Nesi, Sekitar Kita, Karya Kita, Barang Baru, Video, dan Parents Area akan menemani setiap hari, lengkap, menarik, dan informatif. Informasi yang disajikan dapat mudah dimengerti oleh anak serta dapat…

Sekolah Adiwiyata??Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang inda...
13/03/2014

Sekolah Adiwiyata??

Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. Dengan adanya program adiwiyata diharapkan seluruh masyarakat di sekitar sekolah agar dapat menyadari bahwa lingkungan yang hijau adalah lingkungan yang sehat bagi kesehatan tubuh kita.

ADIWIYATA berasal dari 2 kata sansekerta yaitu ADI dan WIYATA. Adi sendiri mempunyai arti yaitu besar, agung, baik, ideal atau sempurna. Sedangkan Wiyata mempunyai arti tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika. ADIWIYATA artinya tempat yang besar, agung, baik dan indah yang dimana tempat itu digunakan oleh seseorang untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, norma, dan etika.

12/11/2013

Program Ganesha KPPLH Smazapo 2013/2014 #1

"Pembuatan Hutan Sekolah"
Status : Terlaksana !
------------------------------------------

SUSUNAN PANITIA
“PEMBUATAN HUTAN SEKOLAH”
GANESHA KPPLH
SMA NEGERI 1 PONOROGO
PERIODE 2013/2014

Penanggung Jawab : Kepala SMA Negeri 1 Ponorogo
Penasehat : Pembina OSIS SMA Negeri 1 Ponorogo
Pembina : Pembina KPPLH SMA Negeri 1 Ponorogo
Koordinator : Ketua OSIS SMA Negeri 1 Ponorogo
Ketua Panitia : Ridho Rinumpoko (XI IPA 7)
Wakil Ketua : Ricky Ahmad R (XI IPA 7)
Sekretaris : Nurfa Dwiki Fitriani (XI IPA 7)
Bendahara I : Sarah Nur Maya (XI IPA 7)
Bendahara II : Bagus Aji Miftahudin (XI IPA 2)

Sie Kegiatan
Koordinator : Ery Nurwijayanti (XI IPA 7)
Anggota :
1) Canesia Aisah Jean Nonaveva ( X IPA 9)
2) Dheo Fernando (X IPA 2)
3) Dwi Cahyaningsih (X IPA 7)
4) Iqbal Hanan A. (X IPA 3)
5) Wahyulia Rizqia Umami (X IPA 7
6) Dimas Alvind Dzulfikar (X IPA 9)

Sie Dokumentasi
Koordinator : Sarah Nur Maya (XI IPA 7)
Anggota :
1) Mohammad Romza (X IPS 1)


Sie Perlengkapan
Koordinator : Tunjung Danianto (XI IPS 2)
Anggota :
1) Rio Kurniawan Wijaya (X IPA 3)
2) Fitra Elbi (XI IPA 5)
3) Shamsul Hadi (XI IPA 1)
4) Nashiruddin Nail (X IPS 3)
5) Krishna Yudha Pramana (X IPA 9)
6) Kahfi Wikrananta (X IPA 9)

Sie Konsumsi
Koordinator : Nosa Retno Palupi Utami (XI IPA6)
Anggota :
1) Farda Hakimah (XI IPA 7)
2) Reni Albertin (XI IPA 2)
3) Retno Syafitri (X IPA 7)
4) Erwindyah Nur Widiyanti (X IPA 7)
5) Moh. Birbik Nur Ihsan (XI IPA 7)

LAPORAN KEGIATAN
“PEMBUATAN HUTAN SEKOLAH”
GANESHA KPPLH
SMA NEGERI 1 PONOROGO
PERIODE 2013/2014

A. DASAR KEGIATAN
Dalam rangka mewujudkan sekolah Adiwiyata dan menciptakan lingkungan hijau di lingkungan SMA Negeri 1 Ponorogo. Maka, kegiatan Pembuatan Hutan sekolah ini kami adakan oleh seluruh anggota Ganesha KPPLH.

B. PELAKSANAAN KEGIATAN
Waktu : Tanggal 6 s.d 10 November 2013
Tempat : Utara lapangan bola voli SMA Negeri 1 Ponorogo.

C. HASIL KEGIATAN
Kegiatan ini dapat terlaksanakan dengan baik oleh seluruh anggota KPPLH. Sehingga terciptalah kawasan hutan sekolah di SMA Negeri 1 Ponorogo sekaligus menjadi nilai tersendiri untuk terwujudnya sekolah Adiwiyata.

# Dengan rincian kegiatan sebagai berikut : #

No Tanggal | Kegiatan Tempat | Pelaksana Keterangan
1 6 s.d 7 November 2013 | Pengolahan tanah | Sebelah utara lapangan volly | Pekerja SMA N 1 Ponorogo dibantu anggota KPPLH

2 8 November 2013 | Pengolahan tanah | Sebelah utara lapangan volly | Angggota KPPLH di bantu pekerja SMA N 1 Ponorogo

3 9 November 2013 Pembelian pohon Jl. Soekarno Hatta No. 8 Anggota KPPLH yang bertugas

4 10 November 2013 Penanaman pohon Sebelah utara lapangan volly Seluruh Anggota KPPLH

ADMIN_KETUA KPPLH

22/06/2013
Assalamualaikum wr. wb�sampah merupakan sesuatu yang telah di buang dan mungkin sudah tidak bisa lagi untuk dimanfaatkan...
20/06/2013

Assalamualaikum wr. wb



sampah merupakan sesuatu yang telah di buang dan mungkin sudah tidak bisa lagi untuk dimanfaatkan kembali. Sampah terbagi atas dua yaitu :

Sampah organik

A. Pengertian sampah organik
Sampah Organik adalah merupakan barang yang dianggap sudah tidak terpakai dan dibuang oleh pemilik/pemakai sebelumnya, tetapi masih bisa dipakai kalau dikelola dengan prosedur yang benar.Sampah organik adalah sampah yang bisa mengalami pelapukan (dekomposisi) dan terurai menjadi bahan yang lebih kecil dan tidak berbau (sering disebut dengan kompos). Kompos merupakan hasil pelapukan bahan-bahan organik seperti daun-daunan, jerami, alang-alang, sampah, rumput, dan bahan lain yang sejenis yang proses pelapukannya dipercepat oleh bantuan manusia. Sampah pasar khusus seperti pasar sayur mayur, pasar buah, atau pasar ikan, jenisnya relatif seragam, sebagian besar (95%) berupa sampah organik sehingga lebih mudah ditangani. Sampah yang berasal dari pemukiman umumnya sangat beragam, tetapi secara umum minimal 75% terdiri dari sampah organik dan sisanya anorganik.

B. Jenis-jenis sampah organik

Sampah organik berasal dari makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan.[6]
Sampah organik sendiri dibagi menjadi :

• Sampah organik basah.
Istilah sampah organik basah dimaksudkan sampah mempunyai kandungan air yang cukup tinggi. Contohnya kulit buah dan sisa sayuran.

• Sampah organik kering.
Sementara bahan yang termasuk sampah organik kering adalah bahan organik lain yang kandungan airnya kecil. Contoh sampah organik kering di antaranya kertas, kayu atau ranting pohon, dan dedaunan kering.

C. Dampak sampah organic

a. Dampak terhadap Kesehatan
Potensi bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan adalah sebagai berikut:
• Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan tidak tepat dapat bercampur air minum. Penyakit demam berdarah (haemorhagic fever) dapat juga meningkat dengan cepat di daerah yang pengelolaan sampahnya kurang memadai.
• Penyakit jamur dapat juga menyebar (misalnya jamur kulit).
• Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan. Salah satu contohnya adalah suatu penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia). Cacing ini sebelumnya masuk ke dalam pencernakan binatang ternak melalui makanannya yang berupa sisa makanan/sampah.
• Sampah beracun: Telah dilaporkan bahwa di Jepang kira-kira 40.000 orang meninggal akibat mengkonsumsi ikan yang telah terkontaminasi oleh raksa (Hg). Raksa ini berasal dari sampah yang dibuang ke laut oleh pabrik yang memproduksi baterai dan akumulator.

b. Dampak terhadap Lingkungan
Cairan rembesan sampah yang masuk ke dalam drainase atau sungai akan mencemari air. Berbagai organisme termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap, hal ini mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis.

Penguraian sampah yang dibuang ke dalam air akan menghasilkan asam organik dan gas-cair organik, seperti metana. Selain berbau kurang sedap, gas ini dalam konsentrasi tinggi dapat meledak.

D. PRINSIP PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK
Berikut adalah prinsip-prinsip yang bisa diterapkan dalam pengolahan sampah.Prinsip-prinsip ini dikenal dengan nama 4R, yaitu:

• Mengurangi
Sebisa mungkin meminimalisasi barang atau material yang kita pergunakan. Semakin banyak kita menggunakan material, semakin banyak sampah yang dihasilkan.
• Menggunakan kembali
Sebisa mungkin pilihlah barang-barang yang bisa dipakai kembali. Hindari pemakaian barang-barang yang sekali pakai, buang
• Mendaur ulang

Sebisa mungkin, barang-barang yang sudah tidak berguna didaur ulang lagi. Tidak semua barang bisa didaur ulang, tetapi saat ini sudah banyak industri tidak resmi dan industri rumah tangga yang memanfaatkan sampah menjadi barang lain.
• Mengganti
Teliti barang yang kita pakai sehari-hari. Gantilah barang-barang yang hanya bisa dipakai sekali dengan barang yang lebih tahan lama.

E. CARA MENGOLAH SAMPAH ORGANIK
Pengomposan sampah kota umumnya sama saja seperti pengomposan bahan baku lainnya. Hanya yang patut dipikirkan adalah jumlah bahan organik kering yang digunakan dalam pencampuran bahan baku proses pengomposan. Pengomposan secara sederhana bisa dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.
Pengomposan Menggunakan Drum Plastik
Pengomposan menggunakan drum plastik sangat cocok diterapkan untuk mengolah sampah rumah tangga.
Bahan Dan Peralatan Yang Digunakan
1. Ember atau drum plastik yang telah dimodifikasi (dibuat berlubang) dengan kapasitas minimum 100 kg.
2. Bioaktivator cair (metode aerob) atau bioaktivator padat (metode anaerob).
3. Bahan baku sampah organik (hindari daging, tulang, duri ikan, sisa makanan berlemak, susu, kotoran anjing, kucing, dan babi).
Cara Membuat
1. Cacah bahan baku hingga berukuran 2-5 cm.
2. Taburkan bioktivator OrgaDec 0,5% ke atas bahan baku, aduk hingga tercampur rata.
3. Siram dengan air hingga diperoleh kelembapan yang diinginkan (50-60%), langsung masukkan ke dalam drum plastik.
4. Inkubasi selama 1-2 minggu, tergantung dari bahan bakunya.
5. Pada hari ketiga atau hari kedelapan perlu dilakukan pengadukan atau pembalikkan secara manual agar aerasi di dalam drum berlangsung baik.
Proses Pembuatan Kompos Aktif Ekspres (24 jam)
Bahan
1. Jerami kering, daun-daun kering, sekam, serbuk gergaji, atau bahan organik apa saja yang dapat difermentasi (20 bagian).
2. Kompos yang sudah jadi (2 bagian).
3. Dedak 1 bagian.
4. Dectro disesuaikan dengan dosis (5 sendok makan).
5. Air disesuaikan dengan dosis (20 liter).

Cara Membuat
1. Cacah atu giling bahan baku kompos hingga agak halus, lalu campurkan dengan dedak dan kompos yang sudah jadi.
2. Larutkan Dectro ke dalam air.
3. Siramkan secara merata larutan Dectro ke dalam campuran bahan baku sampai kadar airnya mencapai 45-50%.
4. Tumpuk campuran bahan baku tersebut di atas ubin yang kering dengan ketinggian 30-35 cm, lalu tutup menggunakan karung goni.
5. Pertahankan temperatur 40-600 C.
6. Setelah 24 jam, kompos aktif ekspres selesai terfermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.

Sampah ANORGANIK

A. PENGERTIAN SAMPAH ANORGANIK
Sampah anorganik yaitu sampah yang terdiri dari bahan-bahan yang sulit terurai secara biologis sehingga penghancurannya membutuhkan waktu yang sangat lama. Sampah Anorganik berasal dari sumber daya alam tak terbarui seperti mineral dan minyak bumi, atau dari proses industri. Beberapa dari bahan ini tidak terdapat di alam seperti plastik dan aluminium. Sebagian zat anorganik secara keseluruhan tidak dapat diuraikan oleh alam, sedang sebagian lainnya hanya dapat diuraikan dalam waktu yang sangat lama. Sampah jenis ini pada tingkat rumah tangga, misalnya berupa botol, botol plastik, tas plastik, dan kaleng.

B. JENIS-JENIS SAMPAH ANORGANIK
Contoh sampah dari sampah anorganik adalah: potongan-potongan / pelat-pelat dari logam, berbagai jenis batu-batuan, pecahan-pecahan gelas, tulang-belulang, kaleng bekas, botol bekas, bahkan kertas, dan lain-lain.
Sampah jenis ini, melihat fisiknya keras maka baik untuk peninggian tanah rendah atau dapat p**a untuk memperluas jalan setapak. Tetapi bila rajin mengusahakannya sampah dari logam dapat kembali dilebur untuk dijadikan barang yang berguna, batu-batuan untuk mengurug tanah yang rendah atau memperkeras jalan setapak, pecahan gelas dapat dilebur kembali dan dijadikan barang-barang berguna, dan tulang-belulang bila dihaluskan (dan diproses) dapat unutk pupuk dan lain-lain.

C. DAMPAK SAMPAH ANORGANIK
a.Gangguan Kesehatan
>Timbulan sampah dapat menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong enularan infeksi;
>Timbulan sampah dapat menimbulkan penyakit yang terkait dengan tikus;

b. Menurunnya kualitas lingkungan

c. Menurunnya estetika lingkungan

>Timbulan sampah yang bau, kotor dan berserakan akan menjadikan lingkungan tidak indah untuk dipandang mata;

d. Terhambatnya pembangunan negara

Dengan menurunnya kualitas dan estetika lingkungan, mengakibatkan pengunjung atau wisatawan enggan untuk mengunjungi daerah wisata tersebut karena merasa tidak nyaman, dan daerah wisata tersebut menjadi tidak menarik untuk dikunjungi. Akibatnya jumlah kunjungan wisatawan menurun, yang berarti devisa negara juga menurun.

D. Cara mengolah sampah anorganik
Sampah anorganik tidak dapat terdegradasi secara alami. Dengan kreativitas, sampah ini bisa didaur ulang untuk beragam kebutuhan. Ada beberapa sampah yang bisa dimanfaatkan:
• Sampah kertas
Sampah kertas bisa dikumpulkan menjadi satu bagian yang dipisahkan dari sampah lainnya. Entah selanjutnya dibuang ke tempat sampah atau dijual ke tukang loak, minimal kita sudah memudahkan langkah para pengelola sampah untuk melakukan pengolahan tingkat lanjut. Kump**an sampah kertas bisa dibuat berbagai macam jenis kerajinan tangan, seperti topeng, patung, dan kertas daur ulang. Nilai jual sampah kertas daur ulang jauh lebih tinggi dari sekadar sampah kertas biasa. Kertas daur ulang bisa dijual ke pengrajin sebagai bahan pembuat kerajinan tangan, atau Anda sendiri yang membuat karya seni yang menghasilkan.
• Sampah kaleng
Banyak sekali kemasan kaleng yang digunakan untuk barang-barang keperluan sehari-hari. Sementara sumber daya tambang tidak dapat diperbaharui, jika bisa pun butuh waktu ratusan bahkan ribuan tahun untuk membentuknya. Suatu saat bahan tambang tersebut akan habis dieksplorasi. Oleh karena itu, akan bijak jika kita ikut andil dalam gerakan menyukseskan daur ulang. Kaleng baja 100% dapat didaur ulang karena siklus hidupnya tidak akan pernah berakhir.
Membuat baja dari kaleng bekas hanya memerlukan 75% energi yang digunakan untuk membuat baja dari bijih besi. Itu berarti, setiap kita mendaur ulang 1 ton baja, akan dihemat 1.131 kg bijih besi, 633 kg batu bara, dan 54 kg kapur.
Perlakuan kaleng bekas tergantung jenis kegunaan wadahnya. Kaleng bekas wadah makanan memiliki tutup yang cenderung tajam, sebaiknya bagian itu dimasukkan ke arah dalam, lalu digepengkan untuk menghemat ruang di tempat sampah. Kaleng cat harus dibersihkan dari sisa-sisa catnya dengan kertas koran dan biarkan kering, kemudian digepengkan. Kertas kaleng minyak goreng juga begitu. Kaleng yang mengandung aerosol, seperti parfum dan cat semprot harus ditangani hati-hati, jangan ditusuk atau digepengkan. Untuk kaleng drum bisa dimanfaatkan sebagai tempat sampah atau pot.
• Sampah botol
Botol beling memiliki nilai tinggi, apalagi masih utuh. Jika sudah tidak utuh akan didaur ulang lagi bersama dengan berbagai jenis kaca lainnya untuk dicetak menjadi botol baru. Harga sampah botol bekas minuman lebih rendah karena bentuknya khusus sehingga pembelinya terbatas perusahaan minuman itu. Botol kecap lebih mahal karena banyak produk yang bisa dikemas dengan botol itu. Usaha botol bekas juga memberi peluang kerja bagi ibu-ibu sebagai pencuci botol.
• Sampah plastik

Saat ini sudah banyak kerajinan yang dibuat dengan bahan dasar sampah plastik seperti tas, dompet, cover meja, dan tempat tisu.
• Sampah B3 (limbah berbahaya dan beracun)
Limbah B3 ternyata bisa menghasilkan uang. Cairan cuci cetak film (fixer), bisa menghasilkan perak murni. Memang diperlukan pengetahuan proses kimia yang memadai karena melibatkan bahan-bahan kimia yang berbahaya dan beracun.
• Sampah kain
Sampah kain bisa digunakan untuk cuci motor atau sebagai bahan baku kerajinan. Pakaian yang sudah tidak terpakai, tapi masih layak pakai bisa disumbangkan kepada yang membutuhkan, atau dijual dengan harga miring. Sisa kain atau kain perca juga dimanfaatkan untuk banyak aplikasi bisa selimut, tutup dispenser, magic jar, dan lainnya.

Sumber : http://www.buletinbelantara.com/

Post By : Ridho Rinumpoko [ RR11 ]

Address

Ponorogo
63471

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kelompok Pelajar Peduli Lingkungan Hidup KPPLH Smazapo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share