25/01/2022
REZEKI SERET KARENA KURANG MEMULIAKAN ORANG TUA
Sukses memang impian semua orang yang ada di bumi ini. Namun cara untuk meraih sukses itu berbeda-beda. Bahkan ada orang yang sudah berusaha bekerja siang malam dan semaksimal mungkin juga terkadang sukses belum diraih.
Jika kita membaca kisah para orang sukses, banyak diantara mereka yang berasal dari keluarga yang tidak mampu, ataupun mereka adalah orang yang gagal dalam pendidikan.
Pendidikan memang bukan jaminan untuk sukses. Setinggi apapun pendidikan kita, bukanlah jaminan untuk sukses. Namun tanpa pendidikan juga orang akan sulit untuk sukses.
Memang pada dasarnya rezeki itu diatur oleh Tuhan, namun jika kita hanya berdiam diri dan menunggu rezeki itu tanpa kita jemput, sama saja dengan nol.
Terkadang, pendidikan sudah tinggi, usaha sudah maksimal, modal juga banyak, tetapi banyak orang yang justru gagal dalam karir atau usahanya.
Bisa jadi, karena mereka tidak perduli pada sesama, pada keluarga, ataupun pada orang tua. Nah, bagaimana biar kita sukses?
Salah satu guru saya, pengusaha sukses di Indonesia. Ketika ditanya rahasia suksesnya menjadi pengusaha, jawabnya singkat: “Jadikan orang tuamu raja, maka rezekimu seperti raja!”.
Pengusaha ini pun bercerita bahwa orang hebat dan sukses yang ia kenal semuanya memperlakukan orang tuanya seperti raja.
Mereka menghormati, memuliakan, melayani dan memprioritaskan orang tuanya. Pengusaha ini bertutur, “Jangan perlakukan Orang tua seperti pembantu!”.
Orang tua sudah melahirkan dan membesarkan kita, lha kok masih tega-teganya kita minta harta ke mereka, pada hal kita sudah dewasa.
Atau orang tua diminta merawat anak kita sementara kita sibuk bekerja.
Bila ini yang terjadi maka rezeki orang itu adalah rezeki pembantu, karena ia memperlakukan orang tuanya seperti pembantu.
Walau suami istri bekerja, rezekinya tetap kurang bahkan nombok setiap bulannya.
Menurut sebuah lembaga survey yang mengambil sampel pada 700 keluarga di Jepang, anak-anak yang sukses adalah : mereka yang memperlakukan dan melayani orang tuanya seperti seorang kaisar.
Dan anak-anak yang sengsara hidupnya adalah mereka yang sibuk dengan urusan dirinya sendiri dan kurang perduli pada orang tuanya.
Mari terus berusaha keras agar kita bisa memperlakukan orang tua seperti raja. Buktikan dan jangan hanya ada diangan-angan!
Beruntunglah bagi yang masih memiliki orang tua, masih BELUM TERLAMBAT untuk berbakti. Sebelum mereka kembali keharibaan Allah SWT.
Uang bisa dicari, ilmu bisa digali, tapi waktu dan kesempatan untuk mengasihi dan memuliakan orang tua kita TAK AKAN bisa kembali lagi. Banyak anak yang menyesal karena dulu merasa kurang berbakti dan memuliakan orang tuanya ketika orang tuanya masih hidup.
*copas dengan editan seperlunya*
By : Satria Hadilubis
jika info ini bermanfaat silahkan gab**g group wa saya berbagi ilmu pengetahuan dan motivasi. Silahkan klik link dibawah ini
WhatsApp Group Invite