09/02/2018
*[ PRESS RELEASE ]*
Jumat, 09 Februari 2018 kawan2 aktivis kammi melaksanakan aksi di bundaran DPRD SUMBAR,, adapun tuntutan yg dibawah adalah :
" Melihat semakin buruk dan besarnya beban rakyat dalam menajalankan kehidupan, kemudian belum ada solusi yang jelas dari pemerintah untuk mengatasi permaslahan bangsa ini seperti:
1. Naiknya berkala Tarif Daya Listrik (TDL)
2. Pencabutan subsidi BBM, Pupuk, dan naiknya harga gas
3. Terjadinya Impor beras tanpa pertimbangan sehingga merugikan petani
4. Semakin meningkatnya kriminalisasi terhadap ulama
*Maka kami Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Barat menuntut:*
1. Hentikan kenaikan TDL dan
2. Kembalikan subsidi BBM, Pupuk, dan Gas
3. Berikan dukungan yang positif pemerintah terhadap petani sehingga menajdi sejahtera
4. Hentikan kriminaslisasi ulama dan usut tuntas kasus pembunuhan ulama
Demikianlah tuntutan kami, kami mendesak Presiden memberikan solusi permasalahan ini dengan waktu sesingkat-singkatnya."
Namun,, pemerintah hari ini sepertinya anti kritik,, Aksi yg baru berlangsung lebih kurang 10 Menit langsung diamankan polresta kota padang,, Tman2 aktivis kammi,, di amankan dan dibawah ke polresta Padang,, ..
Sampai saat ini,, kawan2 aktivis masih berada di dalam polresta padang dab introgasi,, .. Pertanyaan nya hari ini?
Apakah benar pemerintah hari ini *ANTI KRITIK ??*
,, ... ...