03/11/2012
AREMA Tawarkan Kontrak Jangka Panjang
Manajemen Arema pelan namun pasti tak akan beda jauh dengan klub-klub Eropa dalam urusan mengikat kontrak para pilarnya.
Manajemen akan bergerak cepat dengan segera menawarkan kontrak baru kepada pem
ain untuk kompetisi musim depan. Dan yang dirancang oleh manajemen klub berjuluk Singo Edan tak tanggung-tanggung karena Arema menjadi klub terdepan dengan langkahnya yang bakal menyodori kontrak jangka panjang. Mulai musim ini, kontrak dengan durasi dua sampai tiga tahun disiapkan bagi penggawa Arema.
Chief Executive Officer (CEO) Arema, Iwan Budianto mengatakan, manajemen telah menyusun konsep matang terkait durasi kontrak pemain dengan kontrak jangka panjang.
“Rencananya kita akan mengontrak beberapa pemain selama dua tiga tahun, rata-rata dua sampai tiga tahun,” katanya.
Menurutnya, saat ini pemain yang sebelumnya memperkuat Pelita Jaya Karawang sudah mendapatkan kontrak jangka panjang, dengan demikian tinggal pemain yang sebelumnya berada dalam gerbong Arema yang akan diikat dengan durasi kontrak dua sampai tiga tahun.
“Dari Arema sudah pra kontrak, tinggal kita lanjutkan dengan kontrak jangka panjang. Pemain yang dari Pelita sudah kita ikat dengan rata-rata dua sampai tiga tahun. Cuma Greg, Victor, Irsyad, dan Safee Sali yang kontraknya tinggal tersisa 18 bulan, terhitung mulai bulan ini,” bebernya.
Dengan jajaran skuad yang banyak berisi pemain-pemain muda yang berpotensi menjadi bintang di masa depan, Iwan yakin tawaran kontrak dengan jangka panjang akan sangat menguntungkan Arema yang bercita-cita menjadi klub profesional.
Disinggung pemain yang layak untuk dikontrak dalam jangka waktu lama, kata Iwan, pemain harus memiliki kriteria yang menjanjikan seperti memiliki skill tinggi dan berpotensi berkembang di musim selanjutnya.
“Ini menjadi bagian menuju klub profesional dan menjadi program beberapa tahun kedepan,” ucapnya.
Berkaca pada musim lalu, Arema Indonesia sering gonta-gonti pemain hingga pelatih, dikatakan Iwan, tentunya hal itu dapat menggangu stabilitas tim dan sulit untuk menjadikan tim yang solid.
“Setiap tahun ada evaluasi. Ini akan sinergi bisnis dan permainan tim akan jalan,” jelasnya.
Nah, apabila dalam semusim ada kekurangan yang dinilai butuh menambah pemain maka Arema tinggal membeli pemain untuk membuat tim semakin tangguh.
“Satu dua pemain kita beli supaya tim makin bagus. Itu semua melalui mekanisme tranfers, demikian juga pemain Arema bisa pindah tim lain dengan mekanisme tranfers, dan itu menguntungkan klub,” jelasnya.