Sebagai organisasi eksekutif, BEM FISIP UI mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pelayanan, pengabdian, dan pengembangan yang bermanfaat dan relevan bagi masyarakat FISIP UI, khususnya kehidupan kemahasiswaannya sebagai perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Dalam menjalankan pengabdian kami satu tahun ke depan, BEM FISIP UI 2013 akan membawa visi “Mewujudkan BEM FISIP UI yang Bergerak de
ngan Pemahaman, Berjiwakan Kreativitas, dan Berorientasikan Pelayanan dan Pengabdian” sebagai arahan strategis dari perjuangan dan perwujudan nyata dalam rangka membuat perubahan bagi FISIP UI kearah yang lebih baik lagi. Air sungai harus terus mengalir agar ia tidak keruh. Elemen dalam matahari harus terus meledak agar tetap ada pendar cahaya yang menyinari jagat raya. Bumi pun harus terus berputar agar kehidupan bisa tetap berjalan dan kita tetap bisa merasakan indahnya siang dan malam. Semuanya bergerak. Karena bergerak adalah esensi kehidupan. Karena bergerak adalah respon alamiah untuk menghindari kematian. Manusia pun terus bergerak dalam hidupnya. Bayangkan jika seorang bayi tidak belajar untuk merangkak dan berjalan. Dia akan lumpuh total. Bayangkan p**a jika orang-orang yang kini menyandang status sebagai mahasiswa dulunya hanya berdiam diri di rumah. Sebaliknya, manusia yang memilih untuk diam dan bertahan dengan dalih kepuasan hanya akan menjadi penghitung mundur waktu kematian. Itulah mengapa, kesempurnaan ala manusia adalah justru perasaan tidak sempurna. Karena dengan perasaan itu seseorang akan semakin bersemangat untuk menjadi sempurna. Berproses. Bergerak. Begitu pun seharusnya yang dilakukan BEM FISIP UI. Sebagai salah satu lembaga yang paling diharapkan dapat memberi kebermanfaatan nyata bagi mahasiswa FISIP UI, sikap berpuas diri dan merasa sudah sempurna justru membahayakan. Baik bagi internal BEM maupun mahasiswa FISIP UI yang mengharapakan sesuatu darinya. Di zaman yang begitu dinamis dan cepat berubah seperti sekarang ini, apa yang disebut kebermanfaatan itu harus terus disempurnakan. Harus terus bergerak. Mengapa Pemahaman? Bergerak itu respon alamiah. Namun, manusia punya sesuatu yang khas dari makhluk lain: akal pikir. Coba bandingkan apa bedanya petikan gitar yang dihasilkan pengamen bis kota dengan gitaris sekelas Piyu Padi. Ada perbedaan keindahan di sana. Inilah jarak yang diberikan oleh pemahaman terhadap dua gerakan yang sebenarnya sama, gerakan tangan. Pemahaman menjadikan bergerak menjadi tidak sekadar bergerak. Dalam dunia profesi, orang-orang yang bergerak dengan pemahaman akan selalu lebih dihargai, baik secara sosial maupun ekonomi. Itulah mengapa, kita rela berlama-lama kuliah: karena kita ingin bergerak dengan pemahaman. Oleh karena itu, sangat kontras justru ketika di lembaga kemahasiswaan seperti BEM FISIP UI, bergerak justru diartikan sebatas ‘yang penting bergerak’. Walau tak paham mengapa harus bergerak, bagaimana cara bergerak, dan untuk apa bergerak. Jika itu yang terjadi, maka BEM FISIP UI hanya akan menjadi Event Organizer yang mengerjakan program kerja secara ‘proyekan’ dan selesai ketika LPJ dirampungkan. Tanpa orientasi yang jelas, kecuali sekadar menjalankan program kerja yang telah dirancang. Mengapa Berjiwakan Kreativitas? Kreativitas merupakan sesuatu yang begitu penting dalam hidup manusia. Tanpa kreativitas kita akan tergilas dan larut dalam roda perubahan yang terus berjalan. Tanpa kreativitas kita tidak akan mampu bertahan menghadapi perubahan yang semakin cepat meninggalkan yang tak akan berhenti untuk mengunggu kita. Tuntutan-tuntutan inilah yang mendorong kita untuk terus bergerak dan mewarnai gerakan kita dengan jiwa kreativitas. Pada hakikatnya, kita semua merupakan orang-orang yang kreatif. Selama manusia bisa dan mau untuk mengoptimalkan dirinya untuk berpikir dengan baik, maka dia bisa menjadi kreatif. Oleh karena itu jiwa kreativitas menjadi sesuatu yang wajib dimiliki oleh BEM FISIP UI agar kegiatan-kegiatan yang dihasilkan maupun pelayanan dan pengabdian yang dilakukan tidaklah monoton dan tak lekang oleh waktu, sehingga dapat diterima oleh masyarakat yang senantiasa menginginkan perubahan dan penyegaran setiap waktu.. Mengapa Berorientasi Pelayanan dan Pengabdian? Fungsi utama BEM FISIP UI adalah pelayanan dan pengabdian. Berpijak pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka sudah menjadi harga mati bagi BEM FISIP UI untuk memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik bagi masyarakat FISIP UI maupun bagi Bangsa Indonesia. Menjadi pelayan dan pengabdi yang baik bukanlah hal yang mudah. Namun, berbekal pemahaman akan masalah sebelum bergerak dan jiwa kreativitas yang tinggi semakin meyakinkan kami untuk bisa menjadi BEM FISIP UI yang nantinya akan dikenang sebagai organisasi yang memberikan pelayanan dan pengabdian yang terbaik dan terasa kebermanfaatannya bagi masyarakat FISIP maupun bagi Bangsa Indonesia.