FMDKI Daerah Baubau

FMDKI Daerah Baubau Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Baubau

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاًNabi shallallahu 'alaihi wa s...
05/04/2017

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengawali pagi hari beliau dengan memohon kepada Tuhannya tiga hal: ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amal yang diterima.

Mengapa tiga hal ini? Karena tigal hal ini merupakan kunci kebutuhan hidup manusia.

🔹Ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang bermanfaat adalah semua ilmu yang menjadi panduan seseorang untuk melaksanakan amal wajib atau anjuran, baik terkait dengan aqidah, ibadah, maupun muamalah. Demikian penjelasan Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 1/141. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengawali doa di atas dengan meminta ilmu yang bermanfaat, karena dengan bekal ilmu, seseorang bisa membedakan antara yang halal dan yang haram. Dengan ilmu orang bisa membedakan mana amal shaleh dan mana amal yang kelihatannya shaleh

🔹Rizki yang halal
Dengan rizki yang halal, manusia bisa menjalani kehidupan dunianya dengan baik. Karena manusia hidup butuh nutrisi. Agar nutrisi ini tidak menjadi bahan pertanyaan di hari kiamat, nutrisinya harus berupa makanan yang halal. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meminta rizki yang halal sebelum amal yang diterima. Karena syarat doa seseorang bisa diterima adalah rizkinya halal.

🔹Amal yang diterima
Syarat amal diterima ada tiga:
1.Pelakunya mukmin Karena amal orang kafir tidak diterima
2. Dilakukan dengan ikhlas
3. Amal yang dilakukan untuk tendensi dunia atau pujian orang lain tidak akan diterima.

🔹Sesuai petunjuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam. Tanpa ini, amal seseorang tidak akan dinilai

Sumber: Apa Doanya app/dzikir pagi

08/03/2017

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,:
“Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.”
(HR. Al Baihaqi)

Agar dapat menyempurnakan separuh agama yang lain, seorang muslim haruslah mencari pasangan yang dapat membantunya mewujudkan hal tersebut. Pasangan yang mempunyai kesamaan visi dan misi, membangun bahtera rumah tangga demi mencapai Jannah-Nya. Aamiin.
Tentu saja tidak semua wanita pantas untuk dinikahi. Ada beberapa syarat yang harus dimiliki oleh wanita-wanita tersebut agar dapat menjadi wanita penyempurna separuh agama.

🌸Memiliki Pemahaman dan Pengamalan Agama yang Baik🌸
Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu mengabarkan dari Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda,:
“Wanita itu dinikahi karena 4 perkara. Karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya. Pilihlah wanita yang memiliki agama, engkau akan bahagia.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Boleh saja memilih wanita berdasarkan kecantikannya atau karena hartanya atau karena martabatnya. Namun yang lebih utama dari semua itu adalah memilih wanita dari segi agamanya. Karena seorang wanita yang unggul dari segi agama serta mengamalkan pemahamannya itu, insya Allah akan menghantar dan membawa suaminya kepada kebaikan dunia dan akhirat.

🌸Memiliki Sifat Malu🌸
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,:
“Rasa malu tidaklah mendatangkan kecuali kebaikan.”
Seorang wanita yang memiliki dan memelihara rasa malu adalah wanita yang terbaik. Rasa malu akan membuatnya menjaga kehormatannya. Rasa malu juga akan menghalanginya untuk melakukan hal-hal yang dilarang oleh syariat. Rasa malu akan menjaga dirinya dari bergaul dengan lawan jenis, menampakkan perhiasannya selain kepada suaminya. Sikap ini akan membuat suaminya kelak merasakan ketenangan dan kebahagiaan karena menyadari kalau istrinya seutuhnya hanya miliknya dan terjaga dari pandangan dan jamahan laki-laki asing.

🌸Betah Tinggal di Rumah🌸
Allah Ta’ala berfirman,:
“Dan tinggallah kalian di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berdandan sebagaimana dandan ala jahiliah terdahulu”
(QS Al Ahzab: 33).
Wanita diciptakan dan ditakdirkan untuk lebih banyak berdiam di rumah. Rumah adalah hijab, pelindung terbaik bagi seorang wanita. Wanita yang lebih banyak berdiam di rumah akan lebih selamat dan terhindar dari fitnah. Wanita seperti ini juga dapat menyelamatkan masyarakat, utamanya laki-laki dari godaaan fitnah wanita yang mana fitnah terbesar seorang laki-laki adalah wanita.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,:
“Sesungguhnya perempuan itu aurat. Jika dia keluar rumah maka setan menyambutnya. Keadaan perempuan yang paling dekat dengan wajah Allah adalah ketika dia berada di dalam rumahnya”
(HR Ibnu Khuzaimah)
🌸Penyayang Dan Subur🌸
“Nikahilah wanita yang penyayang dan subur! Karena aku berbangga dengan banyaknya ummatku.”
(HR. An Nasa’i dan Abu Dawud)
Salah satu alasan menikah adalah adanya keinginan untuk memeroleh keturunan. Islam tidak melarang hal tersebut bahkan sangat menganjurkan. Dari sebuah pernikahan diharapkan lahirlah generasi kaum muslimin yang siap membawa panji-panji tauhid di muka bumi ini. Karenanya Rasulullah menganjurkan untuk memilih calon istri yang subur agar nantinya ia dapat melahirkan putra putri pelanjut generasi muslim.
🌸Baik Nasabnya🌸
Mengetahui nasab seseorang yang akan menjadi pasangan kita merupakan hal yang penting untuk diketetahui. Sebuah keluarga memiliki peranan yang besar dalam membentuk karakter, akhlak, keilmuan bahkan keimanan seseorang. Seorang wanita yang tumbuh dalam lingkungan yang islami biasanya akan terbentuk menjadi wanita shalihah dibanding wanita yang tumbuh dalam lingkungan yang tidak atau kurang islami.

______________________________________________
Menjadi wanita penyempurna separuh agama memang bukanlah hal yang mudah. Namun jika semuanya dikerjakan dengan ikhlas dan hanya mengharap ridho Allah semata maka semua akan terasa ringan. Semoga Allah senantiasa memudahkan niat-niat kita. Aamiin.

Sumber Dari -> http://wahdah.or.id/wanita-penyempurna-separuh-agama/ .

25/02/2017

Istiqomah bukan berarti kita tak boleh lelah, tapi kita tak boleh menyerah

13/02/2017

Mahalkan cintamu ukhty
Cokelat bukanlah pembuktian cinta yang sesungguhnya

Hadirilah..KAJIAN KONTEMPORER..*Boleh Nggak Aku Ucapin Selamat Natal???*🎙Pamateri :Al Hafidz Mohamad Faisal Ali Fasa(Pim...
20/12/2016

Hadirilah..
KAJIAN KONTEMPORER..
*Boleh Nggak Aku Ucapin Selamat Natal???*

🎙Pamateri :
Al Hafidz Mohamad Faisal Ali Fasa
(Pimpinan Pondok Pesantren Ar Royyan-Tahfizul Qur'an Samparona)

🗓 *Sabtu, 24 Desember 2016*
⏰ Pukul 08.00-Selesai
🕌 *Masjid Baitul Hikmah*
(Panti Asuhan Muslimin-depan SMA N 4 BB)

📞Contac Person:
085340515397 (Muslim)
085242782515 (Muslimah)

Penyelenggara:
*Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (LIDMI) Kota Baubau
*Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Baubau

15/12/2016
📢📢🎉🎉👉👉👉REMINDER PUASA SUNNAH AYYAMUL BIDHBesok إِنْ شَاءَ اللَّهُ puasa ayyamul bidhKita disunnahkan berpuasa dalam sebu...
12/12/2016

📢📢🎉🎉👉👉👉REMINDER PUASA SUNNAH AYYAMUL BIDH
Besok إِنْ شَاءَ اللَّهُ puasa ayyamul bidh
Kita disunnahkan berpuasa dalam sebulan minimal tiga kali. Dan yang lebih utama adalah melakukan puasa pada ayyamul bidh, yaitu pada hari ke-13, 14, dan 15 dari bulan Hijriyah (Qomariyah). Puasa tersebut disebut ayyamul bidh (hari putih) karena pada malam-malam tersebut bersinar bulan purnama dengan sinar rembulannya yang putih
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda
صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ
“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari no. 1979)
Dari Ibnu Milhan Al Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَأْمُرُنَا أَنْ نَصُومَ الْبِيضَ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ . وَقَالَ هُنَّ كَهَيْئَةِ الدَّهْرِ
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu Daud no. 2449 dan An Nasai no. 2434. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
In syaa Allah besok Selasa, Rabu, Kamis tanggal 13, 14, 15 Desember 2016 bertepatan dengan puasa sunnah ayyamul bidh, silakan di share dan semoga bermanfaat.
“Barangsiapa yang menunjukkan kepada kebaikan, maka ia (orang yang menunjukkannya) akan mendapat pahala seperti orang yang melakukannya. [HR. Muslim, 3509]💐💐💐

Alhamdulillah,,Telah terlaksana SIGMA (Studi Islam Generasi Muda) ke 11 dengan tema "Karena Aku Muslimah, Aku Siap Belaj...
28/11/2016

Alhamdulillah,,
Telah terlaksana SIGMA (Studi Islam Generasi Muda) ke 11 dengan tema "Karena Aku Muslimah, Aku Siap Belajar Islam". Tanggal 27 November 2016 . Dayanu Ikhsanuddin.
Sejak pukul 06.30 WITA peserta mulai berdatangan dari berbagai kampus,.
Peserta pun antusias selama mngikuti kgiatan ini.
mhasiswa menyadari kedudukannya jg sbagai muslimah yg wajib untk menuntut ilmu Syar'i.

01/09/2016


Merdekakan hatimu...Ikuti event spesial pelajar dan mahasiswa muslimah Baubau
19/08/2016

Merdekakan hatimu...
Ikuti event spesial pelajar dan mahasiswa muslimah Baubau

17/08/2016

Sejatinya Kemerdekaan

Kemerdekaan adalah hak setiap manusia, tapi harus sejalan dengan syariat Islam itu sendiri. Dalam Al Quran Surat An Nazi'at ayat 37-39: "Orang yang melampaui batas dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, sesungguhnya neraka adalah tempat tinggalnya."
Bukan kemerdekaan bila Indonesia masih dijajah dengan konsesi-konsesi politik, kapitalisme atas nama investasi, setting kurikulum pendidikan yang membodohkan kaum pelajar, kebebasan beribadah dicekal, dan lainnya. Mirisnya, hampir tidak bisa membedakan siapa yang menjajah, karena sebagian manusia Indonesia juga menjajah sesama manusia Indonesia lainnya.
Sebab, arti dan makna kemerdekaan RI seharusnya bebas dan lepas dari segala bentuk penjajahan, baik itu penjajahan langsung maupun proxy war.
Kemerdekaan adalah mimpi setiap mereka yang berusaha melakukan perubahan yang lebih baik, mengajak kepada yang ma'ruf dan menjauhi yang mungkar, melepaskan diri dari kejahiliaan berpikir dan bertindak. Merdeka berarti bebas dari segala penghambaan makhluk, dan hak setiap manusia sebagai khalifatul fil ardh selama ia taat pada syariat.
Namun sejatinya kita belum pernah merdeka. Nasib bangsa ini tergantung generasi penerus, apakah tetap membiarkan terjajah atau benar-benar memerdekakan negeri tercinta ini.

Inspired by: Islam cendekia, Fauzia, Nur Rahmah, Sajiah, Dewi

*Klik Like & share
Follow us:
Fanpage: muslimah care to nation
IG: infokom_fmdki
Tw:
WA:085399787794
BBM:D237B866





Address

Jln. Limbo Wolio, Lrg. Kehutanan (samping Masjid Nurusyarif)
Baubau

Telephone

085242782515

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when FMDKI Daerah Baubau posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share