PT Batulicin Agro Sentosa

PT Batulicin Agro Sentosa Pabrik Kelapa Sawit Pola Kerakyatan (Karang Bintang Mill Project) A. B. Total jumlah investasi keseluruhan sebesar Rp.120.000.000.000,-


E. C. Akta Pendirian P.T.

PENDAHULUAN

Perkembangan industri agribisnis terutama bidang perkebunan kelapa sawit pada saat ini sangat pesat, dimana kepemilikan perusahaan perkebunan didominasi oleh para Pemodal Besar/Kapitalis, sehingga akan semakin memperluas kesenjangan ekonomi dan sosial di masyarakat, terutama masyarakat di daerah/pedesaan. Karena jika dicermati dan dianalisa secara mendalam, bahwa permodalan perusahaa

n sebenarnya adalah juga akumulasi modal yang dilakukan oleh sekumpulan para pemilik modal yang telah berani mengambil resiko dan keputusan bisnis secara bersama, dengan melibatkan peran serta pihak Bank sebagai mitra kerja dalam penambahan modal dengan cara pinjaman modal kerja. Dengan kondisi tersebut diatas, kami Pengurus dan Anggota Koperasi Sinar Kencana Tanah Bumbu dengan KUD/Kelompok Petani Kelapa Sawit dan Investor Perorangan, telah mulai menjalin kerjasama dalam usaha membangun Pabrik Kelapa Sawit Kerakyatan. Dengan berdirinya PKS-BAS ini akan memberikan wawasan dan metode baru bahwa masyarakat/petani kelapa sawit mampu untuk menjadi pengusaha baru di bidang Agribisnis. Pabrik Kelapa Sawit-BAS ini akan melakukan penerimaan dan pengolahan hasil panen / TBS Kebun Kelapa Sawit milik anggota petani yang selama ini dikirim ke PKS milik Perusahaan Swasta, sehingga diharapkan dapat memberikan jaminan ketenangan proses penjualan TBS hasil panen Kebun Sawit milik Petani dan dapat memberikan nilai tambah penghasilan bagi petani yang ikut serta ber-investasi dalam pembangunan Pabrik Kelapa Sawit-BAS. TAHAPAN PROSES PEMBANGUNAN PKS

Proses pembangunan PKS-BAS telah dimulai dengan proses Penyusunan Perancanaan dan Program Kerja, yang di bagi dalam beberapa Aspek sebagai berikut :

1. Legalitas / Per-ijinan
Dokumen Legalitas Pembangunan PKS-BAS mengacu pada Dokumen Legalitas Koperasi Sinar Kencana.

2. Penentuan Lokasi PKS
Survey Lokasi telah dilakukan dan dengan berbagai kajian tehnis geografis, topografi serta leveling, maka ditentukan bahwa Lokasi Pendirian PKS-BAS adalah di desa Karang Bintang dengan kebutuhan luas lokasi Pabrik sebanyak 21 Ha.

3. Perencanaan Bangunan Fisik
Secara fisik, proses pembangunan akan dimulai pada tanggal 31 Desember 2012 dan diprogramkan akan selesai selama 16 bulan yaitu selesai pada bulan April 2014. PKS-BAS akan dibangun untuk kapasitas olah sebesar 30 ton / jam dengan persiapan ekstension kapasitas olah ke 60 ton / jam.

4. Sosialisasi Dan Penyuluhan ke Petani
Sosialisasi ke seluruh petani didesa-desa untuk memberikan penjelasan tentang proyek pembangunan PKS Rakyat dengan cara ikut serta ber-investasi sudah berjalan sesuai schedule dan akan berjalan terus untuk seluruh Desa. Dan berdasarkan hasil sosialisasi di Desa-desa di kecamatan Angsana, di wilayah kecamatan Mantewe ( desa Sarimulya, Sidomulyo dan Bulurejo), dan di desa Serongga ( wilayah Kab. Kotabaru ), telah terjadi akumulasi Respon Positif yang luar biasa, dimana 100 % seluruh petani kelapa sawit dan masyarakat desa sangat setuju untuk dilakukan pembangunan PKS Kerakyatan, sekaligus berminat untuk ikut ber-investasi dalam pembagunan PKS-BAS.

5. Penggalangan Modal Investasi Launcing/Pengumuman Harga dan penjualan Investasi, akan dilakukan secara resmi dan terbuka pada tanggal 1 Oktober 2012, dan batas akhir penjualan sertifikat Investasi direncanakan akan ditutup pada tanggal 15 Nopember 2012. BIAYA INVESTASI PEMBANGUNAN PKS PT.BAS
Biaya investasi ini meliputi bangunan pabrik beserta instalasi permesinan, perumahan, gudang, kendaraan dan jalan beserta sarana dan prasarana penunjang lainnya. ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN BAKU DAN JUMLAH PRODUKSI
Pasokan bahan baku berupa Tandan Buah Segar (TBS), akan diperoleh dan diprioritaskan dari hasil panen Kebun Sawit milik petani. Sedangkan sesuai Survey Inventarisasi Awal Luas Areal Kebun Kelapa Sawit milik petani yang akan menjadi pemasok bahan baku PKS-BAS, saat ini mencapai 6.300 Ha, yang tersebar di seluruh Kabupaten Tanah Bumbu dan sebagian masuk wilayah Kabupaten Kotabaru, sehingga cukup untuk memenuhi sumber pasokan bahan baku TBS untuk PKS dengan kapasitas olah 30 ton / jam. KRITERIA KELAYAKAN INVESTASI
Analisis finansial pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) dengan menggunakan kriteria-kriteria kelayakan investasi yaitu; Net present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), Net Benefit Cost Ratio (Net B/C) dan Payback Period.

1. Net Present Value (NPV)
NPV suatu proyek adalah manfaat bersih yang diperoleh selama umur proyek. Di dapat dari selisih antara total PV (Present Value) manfaat dan biaya pada setiap tahun kegiatan usaha dimasa yang akan datang. Kriteria dan keputusan dalam analisis ini adalah layak jika
NPV > 0 sedangkan bila NPV < 0, usaha tersebut tidak layak untuk di usahakan. Hasil analisis menunjukkan NPV bernilai positif pada discount rate 7 persen, sebesar Rp.108.405.817.000 selama 15 tahun. Nilai NPV positif merupakan indikasi bahwa rencana investasi pembangunan pabrik kelapa sawit layak untuk dilaksanakan karena hasil yang diperoleh lebih besar dari nol.

2. Internal Rate Return (IRR)
Internal Rate Return (IRR) adalah tingkat pengembalian internal selama umur proyek. IRR merupakan discount rate yang menjadikan manfaat bersih sekarang sama dengan nol. Nilai IRR yang lebih besar atau sama dengan discount rate yang telah ditentukan, maka usaha layak dilaksanakan sedangkan jika IRR lebih kecil dari discount rate yang telah ditentukan, maka usaha tidak layak untuk dilaksanakan. Analisis Internal Rate of return dengan discount rate 7 persen digunakan untuk mengevaluasi kemampuan proyek dalam menghasilkan keuntungan yang dikaitkan dengan nilai waktu uang. Nilai IRR mencerminkan besarnya discount rate yang apabila digunakan untuk mendiskontokan seluruh kas masuk akan menghasilkan jumlah kas yang sama dengan jumlah investasi proyek. Hasil analisis menunjukkan nilai IRR 18,71%. Hal ini menunjukkan bahwa rencana pembangunan pabrik kelapa sawit mampu menghasilkan opportunity cost yang lebih besar daripada cost of capital yang diinginkan sehingga layak untuk dilaksanakan.

3. Net Benefit Cost Ratio (Net B/C)
Net B/C merupakan perbandingan antara NPV total dari manfaat bersih terhadap total dari biaya bersih. Metode ini diguna untuk melihat berapa besar maanfaat bersih yang dapat diterima suatu proyek untuk setiap investasi yang dikeluarkan. Bila Net B/C lebih besar atau sama dengan 1 usaha dianggap layak untuk dilaksanakan dan jika B/C kurang dari 1 maka usaha tidak layak untuk dilaksanakan. Hasil analisis rencana pembangunan pabrik kelapa sawit menghasilkan nilai B/C Ratio 1,97. Artinya keuntungan yang dihasilkan dari proyek ini, lebih besar dari biaya yang harus dikeluarkan sehingga layak untuk dilaksanakan.

4. Payback Period
Payback Period merupakan salah satu metode dalam menilai kelayakan suatu investasi, yang digunakan untuk mengukur periode pengembalian modal. Dasar yang digunakan untuk perhitungan adalah aliran kas (Net Cashflow). Semakin kecil angka yang dihasilkan mempunyai arti semakin cepat tingkat pengembalian investasinya, maka usaha tersebut semakin baik untuk dilaksanakan

Analisis payback period dilakukan bertujuan untuk mengetahui jangka waktu pengembalian investasi. Hasil analisis proyek pembangunan pabrik kelapa sawit ini akan mencapai titik pengembalian pada saat proyek berumur 4 tahun 4 bulan. Bila di tinjau dari umur proyek pabrik kelapa sawit yang mencapai 15 tahun, maka pembangunan pabrik memungkinkan dan layak untuk dilaksanakan karena jangka waktu pengembalian investasi lebih kecil dari umur proyek. LEGALITAS & PERIZINAN

PT. BAS ( Batulicin Agro Sentosa ) merupakan Unit Usaha Otonom yang didirikan oleh Kopbun Sinar Kencana berdasarkan Keputusan Rapat Khusus Anggota dan Pengurus, yang bergerak dalam bidang Pengolahan Kelapa sawit dengan produk akhir CPO dan Kernel.
1. No. 53 Tanggal 28 Agustus 2012 oleh Notaris Rolita Lusyana, SH , Kotabaru – Kalsel
2. Pengesahan Badan Hukum Perseroan dari Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-03339.AH.01.01.Tahun 2013 Tanggal 30 Januari 2013
3. TDP No. 16130001360 Tanggal 10 Sept.2012
4. SIUP No. 530/01315/BP3MD/IX/2012 Tanggal 10 Sept. 2012
5. ITU No. 503/0599/ITU/2012 Tanggal 10 Sept.2012
6. NPWP No. 03.261.602.1-734.000 Tanggal 19 Sept.2012
7. Ijin Lokasi Pembangunan PKS sesuai Keputusan Bupati Tanah Bumbu No. 188.45/83/BAPPEDA/2013 Tanggal 28 Januari 2013
8. Dokumen Amdal/UKL/UPL dari BLHD Kab. Tanah Bumbu, No 660.4/263/PDL-BLHD/2013 Tanggal 18 April 2013
9. IMB Pabrik dari Dinas Tatakota dan Bangunan Kab. Tanah Bumbu No 640/0300/PEMB-IMB/IV/2013 Tanggal 29 April 2013
10. HGB ( Hak Guna Bangunan ) dari BPN Nomor 01002 Tanggal 3 September 2013

Address

Jl. Raya Transmigrasi/Plajau KM. 2 RT. 002 No. 88 Simpang Empat
Batulicin
72171

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PT Batulicin Agro Sentosa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to PT Batulicin Agro Sentosa:

Shortcuts

Share